Teknologi dan Otomotif

Empat Bulan Lembur Demi “Arjuno”: Kisah Vulla Hendrata Siapkan Honda Stylo160 ke Mooneyes Jepang


Yogyakarta, PancarPOS | Di balik gemerlap panggung modifikasi Kustomfest 2025, tersimpan kisah perjuangan seorang modifikator asal Indonesia, Vulla Hendrata, yang berhasil menembus ajang dunia Mooneyes Yokohama Hot Rod Custom Show 2025 lewat karyanya berbasis Honda Stylo160.

Empat bulan lamanya, Vulla bergulat dengan detail—dari merombak rangka, stoplamp, headlamp, hingga memadukan konsep Neo Boardtracker yang mengusung tema modern retro futuristik. Hasilnya, lahirlah motor bernama Arjuno, yang berhasil membuat juri internasional Mooneyes terpukau.

1th#ik-006.16/02/2025

“Proyek ini bukan cuma tentang motor, tapi tentang proses. Banyak malam tanpa tidur, diskusi dengan mentor, sampai akhirnya Arjuno jadi seperti sekarang. Saya ingin karya ini bukan sekadar menang, tapi membanggakan Indonesia,” tutur Vulla dengan penuh semangat.

Selama pengerjaan, Vulla didampingi mentor-mentor terbaik Indonesia dan dunia seperti Lulut Wahyudi (Retro Classic Cycles), Ajus Mulyawarman (AMS Garage), Kengo Kimura (Heiwa MC), dan Yayack Lekha (Queenlekha Choppers).

Sementara itu, dua peserta HDRP lainnya juga menampilkan karya yang tak kalah menawan. Yusa Firdaus dari 902 Garage Bekasi menghadirkan konsep low rider dengan bodi kekar dan suspensi kustom, sedangkan Lutvia Fasichin dari TCM tampil berani dengan konsep streamliner handmade yang elegan.

General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM), Andy Wijaya, menyebut keberhasilan ini bukti nyata bahwa dunia modifikasi Indonesia sudah diakui secara global.

1th#ik-014.25/2/2024

“Honda Dream Ride Project adalah ruang untuk berkarya dan berinovasi. Pengakuan dari Mooneyes jadi motivasi besar bagi modifikator muda Indonesia,” ujarnya. uni/ama


Back to top button