Daerah

Bantuan Rp300 Ribu Bupati Bares Belum Cair, Warga: “Enggalan Mati Ngantosin”


Badung, PancarPOS | Janji Bupati Badung untuk memberikan Bantuan Sosial Tunai (BST) senilai Rp300 ribu kepada masyarakat yang terdampak saat Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Badung tak kunjung cair. Padahal PPKM yang awalnya hanya dari tanggal 8 sampai 25 Januari 2021, sesuai SE Bupati Badung, kembali diperpanjang dari tanggal 26 Januari sampai dengan 8 Februari 2021. Kini tepat di masa berakhirnya masa PPKM jilid II, ternyata bantuan yang dijanjikan Bupati Giri Prasta juga belum terealisasi. Akibatnya warga Badung pun bertanya-tanya ada masalah apa sebenaranya bantuan dari Bupati Bares tersebut yang biasa dengan mottonya “SCGT” (Sangat Cenik Gae To) dan “ikan lele ikan mujair” (sing bertele-tele langsung cair).

1bl-bn#7/1/2020

Bahkan, prosesnya ternyata juga dikeluhkan masyarakat, karena dirasakan bertele-tele. Dari awal hanya mengumpulkan Kartu Keluarga (KK), kemudian setelah muncul data nama-nama calon penerima bantuan yang diumumkan oleh masing-masing kepala lingkungan baru beberapa hari kemudian meminta fotocopy KTP dan nama ibu kandung masing-masing. Hingga menjelang akhir PPKM, Senin (8/2/2021) baru diumumkan para penerima BST wajib menggunakan rekening Bank BPD Bali, sehingga kembali harus mengisi data dan formulir untuk pembukaan buku rekening bank. Sayangnya sampai berita ini diturunkan hingga berakhir masa PPKM jilid II bantuan sosial tersebut, juga belum bisa diterima warga Badung. “Ga jelas ini dan bertele-tele belum juga cair,” keluh salah satu warga yang menolak namanya di mediakan.

“Pang selai keti urusan bantuan ne sing pragat-pragat be sing sabar enggalan mati ngantosin cair,” sentil warga lainnya menimpali usai mengumpulkan data dan formulir untuk pembuatan buku rekening Bank BPD Bali, Minggu (7/2/2021) siang. Padahal diketahui sebelumnya, Bupati Giri Prasta menyebutkan di masa sulit seperti ini, semua harus bersyukur karena Pemkab Badung melalui Dinas Sosial Badung masih bisa membantu meringankan beban masyarakat selama penerapan PPKM. Dana bantuan sebesar Rp300 ribu ini, bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Karena itu, Bupati Giri Prasta juga meminta Kelian Dinas, Kaling, Perbekel dan Lurah serta Camat untuk bisa menuntaskan pendataan di masing-masing wilayah dalam 2 hari ke depan. Selanjutnya, dana bantuan sosial tunai tersebut disalurkan melalui rekening Bank BPD Bali dengan sistem jemput bola.

1th-ksm#5/2/2021

Sayangnya, realitanya sampai sekarang bantuan tersebut juga belum muncul, padahal PPKM jilid II sudah berakhir pada Senin, 8 Februari 2021. Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung, I Ketut Sudarsana kepada awak media menjelaskan, saat ini untuk pencairan BST masih terus dalam proses, karena calon penerima terus melakukan pembuatan rekening bank. “Begitu rekeningnya selesai langsung kita transfer. Saat ini sudah ada yang ditransfer, tapi data pastinya berapa yang sudah ditransfer ada di kantor. Yang jelas terus berproses,” bebernya. Diketahui juga sebelumnya, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa telah secara simbolis menyerahkan BST tersebut terhadap 8 orang penerima pada 15 Januari 2021 di Wantilan Objek Wisata Sangeh. Saat itu terdata 52 ribu lebih calon penerima PPKM. Setelah proses scanning ditemukan data 48 ribu KK calon penerima dari total 128.398 KK yang ada di Badung. tim/ama/ksm

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close