Jumat, Mei 1, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaPolitik dan Sosial BudayaSosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Desa Piling Kangin, Adi Wiryatama Angkat Harmoni...

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Desa Piling Kangin, Adi Wiryatama Angkat Harmoni Desa Toleransi Tabanan

Tabanan, PancarPOS | Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan yang juga anggota MPR RI, N. Adi Wiryatama, kembali turun langsung ke tengah masyarakat dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Piling Kangin, Kecamatan Penebel, Tabanan, Rabu (31/7/2025). Kegiatan ini dihadiri ratusan warga adat yang akrab disebut Kerama Adat Piling Kangin.

Namun, yang menarik perhatian dari Desa Piling Kangin bukan hanya antusiasme warganya mengikuti sosialisasi, melainkan kehidupan toleransi yang sudah mendarah daging di desa ini. Selain memiliki Kayangan Tiga sebagai pusat spiritual umat Hindu, desa ini juga berdampingan dengan dua rumah ibadah umat Kristiani, yakni Gereja Katolik dan Gereja Protestan.

Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan yang juga anggota MPR RI, N. Adi Wiryatama, kembali turun langsung ke tengah masyarakat dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Piling Kangin, Kecamatan Penebel, Tabanan, Rabu (31/7/2025). (foto: ist)

Meski berbeda keyakinan, masyarakat Desa Piling Kangin dikenal hidup rukun dan harmonis. Mereka saling menghormati dan menjaga nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak heran jika desa ini dijuluki sebagai “Desa Toleransi” di Tabanan.

“Saya bangga melihat semangat kebersamaan warga Piling Kangin yang hidup damai tanpa memandang perbedaan agama. Inilah wujud nyata nilai-nilai Pancasila yang harus terus kita jaga dan rawat bersama,” ujar Adi Wiryatama di hadapan warga.

Adi Wiryatama mengingatkan bahwa persatuan dan kedatuan adalah fondasi penting bagi bangsa Indonesia. Ia mengajak seluruh warga untuk terus memupuk rasa gotong-royong dan menjaga keharmonisan di tengah derasnya arus informasi dan tantangan zaman.

1th#ik-006.16/02/2025

“Kita boleh berbeda keyakinan, namun kita tetap satu dalam bingkai NKRI. Desa Piling Kangin adalah contoh hidup bagaimana perbedaan justru menjadi kekuatan, bukan alasan untuk terpecah belah,” tegas mantan Ketua DPRD Bali itu.

Sementara itu, Kelian Adat Piling Kangin menyampaikan bahwa keharmonisan yang terjalin di desanya sudah berlangsung turun-temurun. Masyarakat hidup berdampingan, saling membantu dalam kegiatan adat maupun sosial, tanpa mempersoalkan latar belakang agama.

“Kami di sini sudah terbiasa hidup rukun. Kalau ada upacara adat, umat Kristen juga ikut membantu. Begitu juga sebaliknya, kami selalu mendukung kegiatan umat lain. Inilah yang kami sebut ‘Piling Kangin Satu Jiwa’,” ujarnya.

1th#ik-030.1/8/2024

Sosialisasi Empat Pilar ini diakhiri dengan pesan kebangsaan agar seluruh warga tetap menjadi benteng penjaga nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika di tengah-tengah masyarakat. ama/ksm

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img