Politik dan Sosial Budaya

Hadapi Jurang Resesi Ekonomi, Made Urip Guyur Bantuan Aspirasi Pertanian Senilai Rp6 Miliar


Pada kesempatan itu, Ketua Kelompok Tani Yeh Panes, I Gede Darta Aryawan mengucapkan terimakasih banyak atas bantuan yang diberikan oleh Made Urip. “Bantuan ini berkat kerja keras Pak Made Urip. Ke depan kami berharap kelompok lainnya juga bisa mendapat bantuan seperti ini,” paparnya, seraya ditambahkan Perbekel Desa Kebon Padangan, I Made Arif Hartawan mengaku sangat mengenal sepak terjang Made Urip. Dikatakan, selama ini menjadi wakil rakyat yang low profil, selain sangat rajin dan merakyat dengan petani, termasuk di Pupuan. Terbukti kembali diberi bantuan pertanian, berupa bantuan mitigasi yang sangat penting dibutuhkan untuk meningkatkan mutu dan produksi pertanian yang sebelumnya sempat kekurangan pengairan. “Bantuan berupa embung dan pupuk organik ini sangat dibutuhkan dan terbukti telah dibantu oleh Pak Made Urip. Bantuan ini kami rasakan sangat luar biasa sebagai program pertanian di daerah Pupuan yang harapkan terus dilanjutkan untuk kelompok yang lain. Ini bukti Pak Made Urip selalu peduli,” tandasnya.

1th-ks#1/7/2020

Di sisi lain, Sesditjen Antarjo Dikin, juga mengakui komitmen Made Urip kepada petani selama ini sangat luar biasa. Karena itulah, bersama Made Urip sengaja turun langsung sebagai dukungan di sektor pertanian di Kabupaten Tabanan. “Beliau (Made Urip, red) ini semangatnya untuk meuripkan (menghidupkan, red) kita semua. Tanpa beliau bagaimana petani bisa hidup seperti ini? Jadi, agar dijaga bantuan pemerintah pusat yang disuarakan oleh Pak Made Urip makin kencang, sehingga makin banyak bantuannya turun ke para petani, termasuk di Tabanan,” sebutnya. Sedangkan, Made Urip melihat kekompakan petani dan krama subak abian merasa sangat berbahagia bisa bertatap muka sekaligus menyerahkan bantuan aspirasi dari APBN tahun 2020, meskipun anggarannya mengalami gonjangan sangat luar biasa, karena hampir Rp7 triliun direfocusing. “Kondisi ini akibat ibarat kita mendayung di antara dua karang, antara ekonomi dan kesehatan yang harus jalan keduanya, karena tidak bisa jalan sendiri,” jelas politisi senior asal Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan tersebut.

Baca selanjutnya:

Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button