Minggu, April 19, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaPolitik dan Sosial BudayaPrananda Beri Sinyal Kuat "Koster Gubernur Bali" 2 Periode

Prananda Beri Sinyal Kuat “Koster Gubernur Bali” 2 Periode

Tabanan, PancarPOS | Berbagai trik dan strategi baik terang-terangan, maupun kampanye hitam dan politik adu domba terus dihembuskan oleh lawan tanding PDI Perjuangan untuk menghadang kembali turun rekomendasi Wayan Koster sebagai calon Gubernur Bali pada Pilkada serentak 2024 mendatang. Namun ternyata, Anggota DPR RI terpilih tiga periode (2004/2009 – 2009/2014 – 2014/2019) itu, selain berhasil memenangkan semua agenda politik di Bali, juga terus tancap gas dan berhasil mewujudkan berbagai program dan pembangunan fisik dan non fisik di Bali dengan mulus dan sukses. Bahkan, baru-baru ini mendapat apresiasi langsung dari berbagai pimpinan dan kepala negara yang mengikuti KTT G20 di Bali.

1th#ik-14/8/2022

Atas berbagai terobosan inovatif dan ide kreatif Gubernur Koster beserta jajarannya baik di eksekutif dan legislatif, meskipun di masa pandemi Covid-19 yang mewabah lebih dari 2 tahun ini, namun perekonomian Bali tetap bertahan dan berhasil melakukan pemulihan pariwisata lebih cepat. Secara politis, kebehasilan ini tidak membuatnya Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng ini menepuk dada. Namun banyak lawan politik nampaknya tidak senang, karena tidak menyangka dan menduga langkah dan kebijakan yang gaungkan itu, membawa lebih banyak keberhasilan bagi masyarakat Bali baik secara sekala dan niskala. Sebut saja, kain endek Bali yang makin mendunia, arak Bali mulai masuk pasar industri pariwisata, bahkan garam atau uyah Bali menjadi perhatian serius alumnus jembolan ITB itu.

Dari pembangunan fisik yang pro wong cilik, juga sudah banyak yang terwujud sebagai tanda Bali Era Baru dengan pencapaian pembangunan infrastruktur dan sarana-prasarana strategis yang fundamental dan monumental, meliputi Pembangunan Pelindungan Kawasan Suci Pura Agung Besakih di Karangasem, Pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali, Pembangunan Shortcut Singaraja-Mengwitan, Jalan Tol Jagat Kerthi Bali, Pembangunan Pelabuhan Sanur di Denpasar, Pembangunan Pelabuhan Sampalan di Nusa Penida, Pembangunan Pelabuhan Bias Munjul di Nusa Ceningan, Pembangunan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) Denpasar, Pembangunan Bendungan Sidan di Badung, Pembangunan Bendungan Tamblang di Buleleng, dan Pembangunan Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali di Buleleng.

1th#ik-6/10/2022

Selain itu, juga mewajibkan penggunaan berbagai buah dan produk lokal Bali, termasuk pengembangan Aniing Kintamani juga diberi tempat khusus di Bali. Seperti baru-baru ini, Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Bupati Gianyar, Made Agus Mhayastra dan Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara mendampingi langsung Muhammad Prananda Prabowo mengunjungi Taman Penangkaran Anjing Kintamani di Baturiti Tabanan, pada Minggu 20 November 2022. Uniknya saat itu, Prananda yang kini memegang jabatan sebagai Kepala Pusat Analisis dan Pengendali Situasi PDI Perjuangan ini, langsung mengacungkan tangan salam 2 jari, saat berfoto bersama Gubernur Koster. Putra Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri itu, nampaknya memberi sinyal kuat turunnya rekomendasi KBS atau “Koster Gubernur Bali'” 2 periode untuk Pilgub Bali 2024.

Sebelumnya diketahui, Megawati telah memberi posisi baru kepada putranya, Muhammad Prananda Prabowo menjelang Pemilu 2024. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDI Perjuangan, Bambang Wuryanto alias Pacul menyebut posisi baru Prananda merupakan jabatan strategis yang berada langsung di bawah ketua umum. “Itu lembaga strategis yang bertanggung jawab langsung kepada Ketua Umum,” kata Pacul di kompleks parlemen, Rabu (23/11/2022). Prananda kini memegang dua posisi di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan. Selain posisi barunya itu, ia masih memegang jabatan sebagai Ketua DPP Bidang Ekonomi Kreatif. Pacul menerangkan posisi baru yang dipegang Prananda sebetulnya merupakan jabatan lama. Namun, jabatan tersebut sempat dikosongkan.

1bl#bn-29/8/2020

Lebih lanjut, Pacul menyebut Prananda bertugas untuk mengawal langsung kebijakan-kebijakan ketua umum. Dalam SK yang beredar, Prananda juga bertanggung jawab untuk menyaring para calon legislatif partai banteng dari daerah hingga pusat. Sebelum menjadi calon Gubernur Bali, sebenarnya sepak terjang Wayan Koster bukan tanpa jejak nyata prestasi dalam membangun Bali. Sebagai anggota DPR RI yang hanya memiliki kewenangan legislasi, kontrol dan penganggaran untuk eksekutif, calon Gubernur Bali di nomor urut 1 pada Pilgub Bali 2018 itu berhasil berbuat banyak untuk Bali. Tak hanya untuk satu wilayah tertentu saja seperti Buleleng sebagai tanah kelahirannya misalnya, namun Wayan Koster sangat banyak meninggalkan jejak pembangunan yang bisa dibuktikan dengan nyata di seluruh Kabupaten/ Kota di Bali.

Sebagai anggota DPR RI ia mengakses anggaran Pemerintah Pusat terkait di Jakarta untuk membangun tanah kelahirannya di Bali. Wantilan untuk desa adat misalnya, terlacak sudah 300 unit dibangun di seluruh Bali. Bahkan, beberapa di antaranya bisa dilacak berada di Kota Denpasar. Selain wantilan, sejumlah pura, gong dan gamelan, infrastruktur jalan, sekolah, beasiswa dan BIDIK MISI (Beasiswa Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi), universitas negeri, seperti akademi komunitas, balai serbaguna, gedung olahraga dan sejumlah bukti nyata lainnya. ama/tim/ksm

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img