Mantan “Bupati SCGT” Diguyur Dukungan Total, KONI Denpasar Tegaskan Siap Kawal Aklamasi Ketum KONI Bali 2026–2030

Denpasar, PancarPOS | Gelombang dukungan terhadap Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, yang dikenal luas sebagai mantan “Bupati SCGT”, terus menguat dan nyaris tak menyisakan ruang bagi kompetitor dalam bursa Bakal Calon Ketua Umum KONI Bali masa bakti 2026–2030. Setelah dukungan solid dari seluruh pengurus KONI kabupaten, kini KONI Kota Denpasar secara resmi menyatakan sikap berdiri di barisan Giri Prasta.
Label mantan “Bupati SCGT” yang melekat pada sosok Giri Prasta bukan sekadar julukan politik, tetapi simbol kepemimpinan yang dinilai tegas, progresif, dan berpihak pada pembangunan, termasuk sektor olahraga. Selama dua periode memimpin Badung, ia dikenal memberi perhatian serius terhadap infrastruktur dan pembinaan olahraga, yang kini menjadi salah satu alasan utama dukungan mengalir deras.
Ketua Umum KONI Kota Denpasar, Putu Yudi Atmika, didampingi Sekretaris Umum KONI Denpasar, Made Darmiasa, Rabu (4/3/2026), menegaskan dukungan tersebut diberikan secara sadar dan penuh pertimbangan strategis.
“Kami melihat sosok Giri Prasta sangat pas memimpin KONI Bali empat tahun ke depan. Apalagi beliau adalah orang nomor dua di Bali. Sudah sepantasnya tampil memimpin induk organisasi olahraga di Bali. Karena itu, sudah sewajarnya beliau didukung,” tegas Yudi Atmika.
Sebelumnya, dukungan terbuka juga datang dari Ketua Umum KONI Klungkung yang juga Ketua DPRD Klungkung, Anak Agung Gede Anom, serta Ketua Umum KONI Badung, I Made Sutama. Bahkan, informasi yang dihimpun menyebutkan seluruh pengurus KONI kabupaten telah menyatakan dukungan kepada mantan “Bupati SCGT” tersebut.
Yudi Atmika mengungkapkan, pencalonan Giri Prasta juga telah mendapat restu dari Gubernur Bali, Wayan Koster. Menurutnya, restu tersebut sangat penting mengingat hampir 100 persen pendanaan KONI kabupaten/kota bersumber dari APBD.
“Kita di KONI kabupaten/kota hampir 100 persen dananya dari APBD. Tanpa restu Pemerintah Provinsi Bali, ke depan tidak akan bisa bergerak maksimal KONI Bali itu, termasuk cabor-cabor di bawahnya,” ujarnya.
Sebagai Ketua Pengprov FPTI Bali, Yudi meyakini jika Wakil Gubernur Bali turun langsung memimpin KONI, maka sinergi kebijakan, anggaran, dan pembinaan akan semakin solid. Ia optimistis Gubernur dan Wakil Gubernur telah satu visi dalam membangun olahraga Bali yang lebih berprestasi.
“Saya yakin teman-teman KONI se-Bali pasti sepakat mendukung Bapak Wagub Giri Prasta maju sebagai Calon Ketua Umum KONI Bali. Kita harapkan pemilihan nanti bisa berlangsung aklamasi demi memperkuat KONI Bali,” ucapnya.
Di sisi lain, dinamika bursa calon sempat diwarnai kehadiran incumbent I Gusti Ngurah Oka Darmawan serta Anak Agung Ngurah Mahadiptha yang menjabat Ketua Bidang Dana dan Kesejahteraan Pelaku Olahraga KONI Bali. Namun Mahadiptha telah mengundurkan diri dan merapat ke kubu Giri Prasta, semakin mempertegas konsolidasi dukungan.
Sementara Oka Darmawan hingga kini belum menyatakan sikap apakah tetap maju atau mengikuti arus dukungan yang semakin menguat kepada mantan “Bupati SCGT” tersebut.
Melalui dukungan hampir menyeluruh dari KONI kabupaten/kota dan sinyal kuat dari cabang olahraga, kontestasi ini tak lagi sekadar perebutan kursi, melainkan momentum konsolidasi besar olahraga Bali. Jika aklamasi benar-benar terjadi, maka Giri Prasta berpotensi mengawali babak baru kepemimpinan KONI Bali dengan legitimasi politik dan organisatoris yang sangat kuat. ama/ksm














