Bali Digelontor Bantuan Pupuk Cair 36.066 Ha

Denpasar, PancarPOS | Bali mendapat gelontoran bantuan pupuk cair untuk musim tanam tahun 2023 untuk menghadapi krisis pupuk di masa tanam. Bantuan pupuk ini untuk untuk cakupan lahan seluas 36.066 Ha untuk lima kabupaten yang ada di Bali. Pupuk bersubsidi ini ditargetkan mampu meningkatkan produksi hasil pertanian dari masing-masing potensi wilayah kabupaten yang ada di Bali.

Rincian alokasi pupuk cair ini secara proposional dengan areal lahan tanam yang ada di masing-masing kabupaten. Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Dr. I Wayan Sunada, SP.., MP., ditemui Denpasar, pada Selasa (11/7/2023) merinci Kabupaten Tabanan mendapatkan 75 ribu liter pupuk cair (18.749Ha), Klungkung 22.788 liter pupuk cair (5.697Ha), Buleleng 28.828 liter (7.207Ha), Karangasem 5.292 liter (1.323Ha), serta Jembrana 12.300 liter (3.090Ha).
Ia menjelaskan alokasi penerimaan pupuk ini merupakan kerja keras Distanpangan Bali dalam mengawal realisasi kegiatan ke Pemerintah Pusat, yakni Kementerian Pertanian untuk membantu mengoptimalkan produksi hasil pertanian dengan harapan kebutuhan pangan di Provinsi Bali, khususnya hasil pertanian lokal tetap terjaga produksinya, sekaligus mendukung program Gubernur Bali untuk mewujudkan pertanian organik yang mengharuskan menjaga keharmonisan alam dengan mengurangi penggunaan pupuk kimia.

Secara lebih luas, akan mendukung penuh Visi Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan pangan, sandang dan papan dengan mewujudkan kemandirian pangan, meningkatkan nilai tambah dan daya saing pertanian, serta meningkatkan kesejahteraan petani Bali. “Dengan alokasi bantuan pupuk dengan total luasan 36.066 Ha ini juga diharapkan petani melakukan pola tanam sedemikian rupa agar bisa memanfaatkan pupuk secara tepat dan bermanfaat,” pungkasnya. ama/ksm









