Politik dan Sosial Budaya

GW Kembali Turba Bantu Sembako 155 KK Warga Kuta Terdampak Corona


Badung, PancarPOS | Aksi sosial kemanusian lanjutan pembagian bantuan paket Sembako, kembali dilakukan Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Graha Wicaksana, B.Com.MM., untuk meringankan masyarakat terdampak Covid-19 atau virus Corona. Kali ini GW sapaan akrabnya Turba (turun ke bawah) menyasar 155 KK krama ageng (anggota) Banjar (Br) Tegal, Desa Adat Kuta, Badung, Rabu (3/6/2020). Bila pada aksi pertama yang dilaksanakan tanggal 12 Mei 2020 ditujukan untuk Kemonitas Teman GW (pendukung Graha Wicaksana) saat maju sebagai Caleg pada Pileg 2019 lalu, kali ini untuk warga banjar adatnya sendiri. Usai menyerahkan bantuan paket Sembako kepada krama ageng Br. Tegal, Graha Wicaksana mengatakan aksi pembagian kebutuhan pangan pokok ini dilakukan karena ia menyadari pandemi Covid-19 yang telah berlangsung beberapa bulan telah meluluh lantakkan sisi kegiatan ekononi masyarakat khususnya krama Br. Tegal.

1bl-ik#27/4/2020

Melalui kegiatan berbagi ini, diharapkan mampu menumbuhkan rasa empati untuk bersama-sama saling mengisi dan berbagi. “Dampak pandemi Covid-19 benar-benar telah meluluh lantakkan segi ekonomi dan gaya hidup kita. Dengan adanya partisipasi dari seluruh pihak baik itu dari pemerintah, pengusaha, tokoh masyarakat, desa adat dan banjar adat setidaknya bisa memberikan sumbangsih rasa toleransi kepada kita semua yang sebenarnya terdampak secara menyeluruh. Dan sekarang 300 paket Sembako kita bagikan kepada krama Desa Adat Kuta yang kami fokuskan untuk krama ageng Br. Tegal,” terangnya. Dalam setiap aksi pembagian kebutuhan makanan pokok, Graha Wicaksana selalu menyiapkan 100-300 paket Sembako. Diterangkannya selain pada gelombang satu dengan menyerahkan 400 paket Sembako, sebelumnya secara pribadi ia juga penyerahan 150 paket Sembako untuk karyawannya di Hotel Bakung Sari.

Selain untuk krama ageng Br. Tegal pada kesempatan tersebut juga diserahkan paket Sembako bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan, disalurkan melalui Teman GW. “Ini akan kita lakukan secara kontinue apabila dipandang perlu (ada permintaan dari masyarakat, red), jadi hampir setiap bulan kita menyiapkan 100 sampai 300 paket Sembako. Tujuannya adalah untuk membantu semeton (saudara, red) kita yang terdampak pandemi Covid-19. Semoga dengan niat yang baik ini bisa memberikan vibrasi positif sehingga kita bisa bersama-sama melewati pandemi Covid-19 ini untuk bersip menjalankan kehidupan yang baik pula kedepan menyongsong era new normal,” harap Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kuta itu. Seperti aksi sebelumnya kali ini bantuan kebutuhan pokok yang diserahkan juga lebih mengedepankan produksi lokal. Untuk beras merupakan produksi masyarakat di Sobangan, Badung, kopi Bali Banyuatis, sosis pengganti telor yang juga produk olahan lokal Bali.

1th-bn#1/2/2020

Penyerapan produksi masyarakat lokal ini juga berkat dukungan dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Mangu Giri Sedana. “Keinginan kita supaya ekonomi berputar di Badung jadi kita siapkan beras, kopi, sosis buatan krama Bali. Berdasarkan masukan dari teman-teman supaya perputaran ekononi di Badung dan Bali umunya bisa tetap bergerak ditengah pandemi Covid-19,” terangnya. Pada kesempatan tersebut Kelihan Br. Tegal, Kuta, I Wayan Mendi mewakili kramanya menyatakan ucapan terimakasih kepada Nyoman Graha Wicaksana sebagai salah satu wakil masyarakat Badung dari Br. Tegal. Adanya bantuan kebutuhan makanan pokok dari warga ditengah pandemi Covid-19 yang cukup panjang sangat dibutuhkan saat ini. “Terimakasih kepada Nyoman Graha selaku krama Br. Tegal, juga selaku Anggota DPRD Badung serta sebagai salah stau kader PDI Perjuangan. Tentu kami selaku kelihan atas nama masyatakat Tegal, Kuta mengucapkan terimakasih sudah ikut membantu memberikan donasi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai wakil dari masyarakat Br. Tegal, Wayan Mendi juga menyampaikan aspirasi kepada Graha Wicaksana untuk menyuarakan harapan masyarakat terdampak Covid-19 agar pemerintah daerah bisa memberikan bantuan menyeluruh kepada masyarakat. Alasannya, pandemi Covid-19 tidak saja dirasakan oleh sektor tertentu saja namun seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. “Aspirasi kepada Pak Graha selaku anggota dewam bagaimana caranya ada bantuan atau stimulus yang dikeluakan dari pemerintah daerah, sehingga semua masyarakat Kabupaten Badung bisa terbantu dalam rangka menanggulangi dampak Covid-19,” harapnya. Disampaikan, saat ini pemerintah daerah dalam hal ini Pemkab Badung telah memberikan beberapa bantuan salah satunya untuk pedagang di Pasar Seni Kuta namun diakui belum diberikan secara merata untuk usaha sejenis lainnya. Kedepan diharapkan semua sektor terdampak bisa dibantu agar ekononi masyarakat bisa kembali menggeliat.

3bl-ik#4/2/2020

Di sisi lain, salah satu warga Br. Tegal yakni Made Warsa juga mengapresiasi bantuan dari wakil rakyat yang tidak hanya bisa menjadi penyambung lidah masyarakat. “DPR kene mare cocok, kel pilih dadi DPR buin,” selorohnya mengapresiasi ada wakil rakyat yang selalu hadir buat masyarakatnya. eja/ama

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close