Buleleng, PancarPOS | Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana melantik dan mengambil sumpah Direksi Perumda Pasar Argha Nayottama periode 2023-2028 di Lobi Athiti Wisma Kantor Bupati Buleleng. Dimana dalam hal ini Pj. Lihadnyana menargetkan Perumda Pasar Argha Nayottama menyetor pendapatan sebesar Rp 1 miliar ke kas daerah. Ditegaskan para direksi yang baru dilantik dan diambil sumpahnya ini, harus memperbaiki bisnis utama dari Perumda Pasar Argha Nayottama. Dengan begitu, bisa memberikan kontribusi terhadap pembangunan perekonomian di Buleleng.
“Geliat pasar menjadi sebuah indikator dari kemajuan ekonomi sebuah daerah. Setelah itu, penanganan aset yang dimiliki oleh Perumda Pasar Argha Nayottama agar lebih baik dan juga bisa memberikan kontribusi.” ucapnya di Buleleng, pada Jumat (1/9/2023). “Masa tidak ada kontribusi khususnya kepada pendapatan asli daerah (PAD). Oleh karena itu kita berikan target kinerja kepada direksi baru ini,” imbuh Pj. Lihadnyana sembari memotivasi para direksi.
Berangkat dari hal tersebut, dirinya memberikan target kepada direksi baru untuk menyumbang PAD sebesar Rp 1 miliar. Kendatipun pada awalnya direksi meminta hanya Rp 500 juta. Namun, pihaknya tetap menargetkan Rp 1 miliar. Dimana target tersebut dituangkan dalam pakta integritas yang ditandatangani direksi pada saat pelantikan. “Pada saat wawancara kemarin, saya tanya upaya-upaya untuk mencapai target tersebut. Inovasinya apa, apa yang harus dilakukan dan mengetahui apa yang bisa dilakukan untuk efisiensi serta mengetahu letak kebocoran anggarannya dimana,” pungkas Pj. Lihadnyana.
Sementara itu dtanya soal target tersebut, Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Argha Nayottama Buleleng periode 2023-2028 I Putu Suardhana menyebutkan target sebesar Rp 1 miliar yang diberikan itu di luar pendapatan dari Pasar Banyuasri. Pendapatan Pasar Banyuasri yang disetor setiap bulan Maret berjumlah Rp 1,80 miliar. Target tersebut harus dihormati dan kerja keras untuk mencapainya. “Kita sangat hormati target yang diberikan. Dengan kerja keras, kita sanggup dan siap untuk mencapai target tersebut untuk perbaikan perumda ke depan. Saya siap mundur jika tidak memenuhi target,” ujarnya
Selanjutnya terkait Pasar Banyuasri, mantan Direktur Keuangan Perumda Pasar Argha Nayottama Buleleng periode 2018-2023 ini menambahkan pada tahap awal dirinya bersama direksi yang lain akan duduk bersama dengan para pedagang. Menggali permasalahan sebenarnya yang menyebabkan pedagang yang sudah mendapatkan los ini tidak mau menempatinya. “Solusi dari permasalahan di Pasar Banyuasri sebenarnya sudah kami miliki, yaitu bekerjasama dengan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disdagprinkop UKM) dan Dinas Pertanian untuk menarik UMKM mengisi los khususnya di lantai dua.
“Kami uoayakan supaya ramai dulu. Di samping itu, pameran yang rutin rencananya akan saya gelar. Dengan langkah awal ini, diharapkan bisa berpengaruh terhadap yang lain,” tutup Suardhana. mas/ama/*






