Pemprov Bali Percepat Energi Bersih dan Infrastruktur Hijau, DPD RI Dorong Investasi Berdampak bagi Daerah

Denpasar, PancarPOS | Pemerintah Provinsi Bali terus mempercepat pembangunan infrastruktur ramah lingkungan dan transisi menuju energi bersih sebagai bagian dari strategi mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, saat menghadiri Rapat Konsultasi bersama pimpinan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia di The Meru Sanur, Kamis (2/7/2026).
Menurut Giri Prasta, Bali tengah mengembangkan konsep Bali Mandiri Energi melalui pemanfaatan energi baru terbarukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus mempercepat pencapaian target Nir Emisi Karbon (Net Zero Emission).
Salah satu langkah yang terus didorong adalah optimalisasi pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di berbagai sektor sebagai sumber energi bersih yang ramah lingkungan.
Selain pengembangan energi, Pemerintah Provinsi Bali juga memperkuat konektivitas wilayah melalui pembangunan infrastruktur transportasi yang berwawasan lingkungan. Program tersebut meliputi pembangunan jalan baru dan underpass, pengembangan pelabuhan di Bali Timur, Bali Utara, Bali Barat, dan Bali Selatan, hingga integrasi transportasi darat, laut, udara, serta transportasi publik modern.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing investasi sekaligus memperkuat pemerataan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Bali.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPD RI, Gusti Kanjeng Ratu Hemas, menegaskan keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada kemampuan pemerintah menjadikan daerah sebagai subjek utama pembangunan.
Ia menilai investasi tidak cukup diukur dari besarnya nilai proyek atau realisasi investasi, tetapi harus mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah sumber daya daerah, memperkuat pelaku usaha lokal, serta mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Melalui forum konsultasi tersebut, DPD RI berharap lahir berbagai rekomendasi strategis yang mampu menyelaraskan kebutuhan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat sehingga investasi benar-benar menjadi instrumen pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh daerah, termasuk Bali. mas/ama/*









