Politik dan Sosial Budaya

Badung Terdampak Pandemi, Made Urip Gelontorkan Bantuan Paket Ikan


Badung, PancarPOS | Usai membagikan 500 paket olahan ikan di Kabupaten Tabanan, kini Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., menggelontorkan bantuan serupa di Kabupetan Badung. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Rakyat Sejuta Traktor itu, saat Safari Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) dengan tema “Makan Ikan, Sehat, Kuat dan Cerdas”, bersama Sekretaris Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Sesditjen PDSPKP KKP) Berny Achmad Subki, ST., didampingi Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, S.Sos., beserta Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, SH., dan Ketua DPRD Badung Dr.Drs. I Putu Parwata MK.,MM., serta Kadis Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali dan Kabupaten Badung disaksikan jajaran OPD Badung dan para penerima bantuan di Aula Lantai III Kantor Bupati Badung, Jumat (30/4/2021).

1th#ik-16/4/2021

Salah satu penerima bantuan, Ni Putu Desak Purnamasari mengucapkan terima kasih atas perhatian Made Urip dan Bupati Giri Prasta yang sangat dirasakan saat pandemi Covid-19. “Bantuan Pak Urip dan Pak Bupati ini sangat berguna bagi kami. Saya berharap nantinya sektor perikanan bisa maju dan rakyat makin cerdas,” bebernya singkat. Di sisi lain, Bupati Giri Prasta, juga secara khusus mengucapkan terimakasih kepada Made Urip yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan tiga periode membidangi Pertanian dan Lingkungan Hidup ini, karena sudah 15 tahun mewarnai pembangunan di Kabupaten Badung, salah satunya Safari Gemarikan. “Kita sekarang tidak lagi mencari ikan, tapi sudah menangkap ikan. Karena itu kami sangat mendukungan gerakan ini,” tandas Ketua DPC PDI Perjuangan Badung ini, seraya mengungkapkan Kabupaten Badung juga memiliki potensi perikanan, termasuk Pasar Ikan Kedongan. “Kita memasarkan ikan yang hygienis, sehingga mendukung Pak Made Urip terus Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan ini. Kami juga bercita-cita membuat ternak ikan, seperti budidaya ikan tuna tengah laut,” ujarnya.

Hal senada disampaikan, Kadis Perikanan dan Kelautan Bali Ir. I Made Sudarsana, M.Si., menyampaikan terimakasih telah memilih Provinsi Bali, khususnya Tabanan dan Badung sebagai tempat Safari Gemarikan yang digenjot Made Urip bersama KKP sebagai mitra kerja Anggota Komisi IV DPR RI yang terpilih lima periode meraih suara terbanyak di Dapil Bali dan ketujuh nasional dengan 255.130 suara. Sementara itu, Berny Achmad Subki selaku Sesditjen PDSPKP KKP, juga mengucapkan terimakasih kepada Made Urip yang memperluas Safari Gemarikan di Kabupaten Badung untuk menyukseskan program penuntasan kasus stunting dan gizi buruk secara nasional. Karena salah satu indikatornya tingkat konsumsi ikan yang harus terus ditindaklanjuti ke depan. Untuk itu, pihaknya akan terus bersinergi bersama Made Urip untuk penurunan angka penderita stunting dan gizi buruk dengan konsumsi makan ikan, khususnya bagi para ibu hamil. “Kami dari KKP siap bersinergi dengan Pak Made Urip termasuk Pemerintah Badung untuk meningkatkan angka konsumsi ikan. Karena kami selalu mendapat ide dan arahan dari Pak Made Urip dan pemerintah daerah untuk penuntasan angka stunting ini,” bebernya.

1th-ksm#5/2/2021

Di kesempatan yang sama, Made Urip mengaku terus melaksanakan tugas kenegaraan, seperti bantuan paket ikan ini sebagai hasil kerjasama dengan KKP yang menjadi program aspirasi dari seluruh Indonesia untuk mengatasi stunting dan gizi buruk yang dilaksanakan setiap tahun. Dikatakan Anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI tersebut, bantuan 500 paket tahap kedua kali ini, berupa ikan tongkol, jangki, janglus dan lemuru yang seluruhnya berasal dari usaha pengolahan ikan di Badung. “Mudah-mudah tahun depan bisa dilaksanakan ke seluruh kabupaten/kota di Bali dan kali ini hanya di Tabanan dan Badung yang sangat terdampak pandemi Covid-19 masing-masing 500 paket,” ungkap M-U sapaan akrab politisi asal Desa Tua, Kecamatan Marga, Tabanan itu, sembari menegaskan potensi perikanan sebenarnya belum digarap maksimal dan bahkan masih banyak ilegal fishing atau dicuri oleh negara lain. “Badung juga memilki potensi luar biasa, terutama pertanian dalam arti luas termasuk di perikanan. Saya memberikan apresiasi kepada Pak Bupati dan Wakil Bupati untuk menjaga ketahanan pangan di Badung. Karena pangan bukan hanya beras saja, tapi ikan juga menjadi kebutuhan pangan, agar bisa digarap dengan unggul dan modern,” tegas M-U.

Selain itu, pihaknya berharap melalui Safari Gemarikan ini, bisa mempersiapkan generasi yang lebih cerdas dan unggul, karena ikan ini sangat bergizi dan nutrisinya hebat, seperti tongkol, kerapu, termasuk ikan air tawar seperti lele yang kandungan proteinnya tidak kalah dengan ikan salmon. “Nanti bisa diusulkan bantuan program bioflok hingga Rp200 juta untuk budidaya ikan lele ini. Jika ini berhasil kita tidak perlu lagi importasi pangan, karena kita sudah bisa mandiri di bidang pangan,” tutupnya. ama/ksm

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close