Badung, PancarPOS | Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Badung I Made Sujana mengharapkan Musyawarah Nasional (Munas) VIII Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) bisa diselenggarakan di Bali. Kegiatan itu rencananya mundur ke tanggal 30 Juni 2021 di Sulawesi Tenggara dari 2-4 Juni 2021 bertempat di Bali. Untuk itu, acara Munas dapat menjadi momentum dalam membangkitkan ekonomi dan pariwisata Bali dari dampak pandemi Covid -19. “Sekarang ekonomi Bali teler, harapan dari pengusaha Bali agar Munas Kadin diadakan di Bali, biar ekonomi bisa tumbuh,” ujar Sujana.

Hal itu disampaikan ketika kunjungan Calon Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie sekaligus penyerahan bantuan kepada nelayan Jimbaran di Badung, Kamis (3/6/2021). Mengingat, saat ini pengusaha Bali banyak yang bangkrut karena pertumbuhan ekonomi yang dicatat Badan Pusat Statistik (BPS) Bali. BPS Bali mencatat pertumbuhan ekonomi Pulau Dewata masih menjadi yang terendah di Indonesia. Selama kuartal I/2021 tercatat perekonomian Bali terkontraksi minus 9,85 persen dibandingkan periode sama tahun lalu (year on year/YoY).

Dibandingkan periode sebelumnya atau pada kuartal IV/2020 (quarter to quarter/QtQ), pertumbuhan ekonomi Bali tercatat minus 5,24 persen alias terendah di Indonesia. Hal senada juga disampaikan Kadin Denpasar Putu Arnawa berharap Munas Kadin diadakan di Bali. Sekaligus sebagai test case untuk kesiapan komponen pariwisata yang sudah babak belur, karena sudah lama tidak buka usahanya. Apabila Munas Kadin di Bali terselenggara tentunya akan membuat multiplier effect kepada seluruh masyarakat baik penyedia jasa dari bandara, penyelenggara dan obyek wisata akan merasakan.

“Harusnya Pak Gubernur dan jajarannya berjuang untuk ini dan kita tunjukkan kepada dunia, bahwa Bali sidah aman dan nyaman untuk dikunjungi,” ungkapnya. Sedangkan Nelayan Kadek Rawan dan I Gede Jose perdana Putra yang menerima bantuan Kadin merasa bersyukur. Dengan kedatangan rombongan Kadin Indonesia dapat menggairahkan Wirata kuliner daerah Jimbaran. Untuk itu, pihaknya pun berharap agar bisa diselenggarakan di Bali. aya/ama






