Jelang Idul Fitri, Bupati dan Wabup Badung Gelontorkan Bantuan Rp 2 Juta Per KK

Badung, PancarPOS | Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Badung menunjukkan keberpihakan nyata kepada masyarakat dengan menggelontorkan bantuan sosial sebesar Rp 2 juta per kepala keluarga (KK) bagi umat Muslim. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta secara simbolis di Musholla Nurul Hikmah, Banjar Kwanji, Desa Dalung, Kuta Utara, Senin (9/3/2026).
Langkah ini tidak sekadar bantuan rutin, tetapi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan. Di saat daya beli masyarakat kerap tertekan akibat inflasi musiman, intervensi pemerintah menjadi krusial.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri.
“Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat Muslim. Kita memahami bahwa setiap menjelang hari raya keagamaan sering terjadi inflasi. Karena itu pemerintah hadir untuk menjaga daya beli masyarakat agar tetap mampu memenuhi kebutuhannya,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa langkah ini juga memiliki dampak strategis terhadap stabilitas sosial di Badung sebagai daerah pariwisata internasional. Menurutnya, kesejahteraan dan kerukunan masyarakat menjadi indikator penting dalam menjaga citra daerah.
“Dengan kondisi masyarakat yang sejahtera dan harmonis, tentu akan berdampak pada kondusivitas wilayah. Ini penting bagi Badung sebagai destinasi pariwisata dunia,” ujarnya.
Tidak hanya fokus pada bantuan sosial, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan sarana pengelolaan sampah berupa tong komposter dan kompos bag kepada perwakilan sembilan masjid di Kecamatan Kuta Utara. Langkah ini menunjukkan bahwa program sosial dan lingkungan berjalan beriringan sebagai satu kesatuan kebijakan.
Namun yang menarik, momentum Idul Fitri tahun 2026 memiliki dinamika tersendiri. Perayaan malam takbiran bertepatan dengan Hari Raya Nyepi, sehingga membutuhkan pengaturan khusus agar tidak menimbulkan gesekan sosial.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Adi Arnawa mengungkapkan bahwa Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Badung bersama tokoh lintas agama telah menyepakati mekanisme pelaksanaan malam takbiran yang tetap menghormati nilai-nilai Nyepi.
“Untuk menjaga kerukunan, disepakati bahwa malam takbiran dapat dilaksanakan dalam radius 500 meter dari tempat ibadah, dengan berjalan kaki dan tanpa menggunakan pengeras suara. Ini bagian dari komitmen kita menjaga harmoni antar umat beragama di Badung,” jelasnya.
Kebijakan ini menjadi bukti konkret bagaimana toleransi dan kearifan lokal di Bali dijaga melalui dialog dan kesepakatan bersama, bukan melalui konflik.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Badung I Gde Eka Sudarwitha dalam laporannya menyebutkan bahwa total penerima bantuan sosial Idul Fitri di Kabupaten Badung mencapai 6.518 KK yang tersebar di enam kecamatan.
Rinciannya meliputi Kecamatan Abiansemal sebanyak 186 KK, Kuta 1.887 KK, Kuta Selatan 2.470 KK, Kuta Utara 1.278 KK, Mengwi 542 KK, dan Petang 155 KK. Khusus di Kecamatan Kuta Utara, penerima tersebar di beberapa wilayah, termasuk Desa Dalung yang mencapai 509 KK, serta Kelurahan Kerobokan Kaja sebanyak 439 KK.
Penyaluran bantuan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk jajaran DPRD Badung, perangkat daerah, aparat keamanan, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakatan. Hadir pula Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, Sekda Badung Surya Suamba, Ketua MUI Badung Faisol Tantowi, serta sejumlah pejabat lainnya.
Dengan langkah ini, Pemkab Badung tidak hanya hadir sebagai regulator, tetapi juga sebagai pelindung sosial yang memastikan masyarakat tetap kuat secara ekonomi dan harmonis secara sosial.
Di tengah dinamika perayaan keagamaan yang beririsan, Badung justru menunjukkan bahwa toleransi bukan sekadar slogan, melainkan praktik nyata yang dijaga bersama. mas/ama/*





