Kamis, April 30, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaHukum dan KriminalBayang-Bayang Kasus Sampah Bali Meluas, Sejumlah "Mantan" Kepala Daerah Terseret

Bayang-Bayang Kasus Sampah Bali Meluas, Sejumlah “Mantan” Kepala Daerah Terseret

Denpasar, PancarPOS | Kasus pengelolaan sampah di Bali yang menyeret Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung kini berkembang semakin serius. Selain memasuki tahap penyidikan, penyidik juga mulai menelusuri kemungkinan keterlibatan sejumlah pejabat daerah, termasuk “mantan” kepala daerah yang pernah memiliki kewenangan dalam pengelolaan sampah.

Informasi ini diungkapkan oleh seorang sumber dari internal penyidik yang enggan disebutkan namanya. Ia menyebutkan bahwa dalam proses penyidikan yang sedang berjalan, sejumlah nama mulai muncul dalam pemeriksaan dokumen maupun keterangan saksi.

“Dalam proses penyidikan tentu kami menelusuri seluruh pihak yang pernah memiliki kewenangan dalam kebijakan maupun pengelolaan sampah. Dari penelusuran dokumen dan keterangan saksi, memang ada sejumlah nama “mantan” kepala daerah yang ikut terseret dalam rangkaian pemeriksaan,” ungkap sumber tersebut saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2026).

1th#ik-001.1/3/2026

Menurutnya, penyidik saat ini masih melakukan pendalaman untuk memastikan apakah keterlibatan para pihak tersebut berkaitan langsung dengan dugaan pelanggaran hukum dalam pengelolaan sampah di TPA Suwung.

Proses penyidikan dilakukan dengan memeriksa berbagai dokumen kebijakan, perizinan, hingga kontrak pengelolaan yang berkaitan dengan sistem pengelolaan sampah yang berjalan selama ini. “Semua masih didalami. Kami memeriksa banyak dokumen, termasuk keputusan-keputusan yang diambil pada periode sebelumnya,” ujarnya.

Sumber tersebut juga menegaskan bahwa penyidik tidak menutup kemungkinan adanya pemanggilan terhadap sejumlah pejabat lama jika memang ditemukan indikasi keterkaitan dalam perkara tersebut.

Namun ia menegaskan bahwa hingga saat ini penyidik masih mengedepankan asas kehati-hatian sebelum menetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab secara hukum. “Kami bekerja berdasarkan alat bukti. Jadi siapa pun yang terkait akan kami periksa sesuai prosedur hukum yang berlaku,” katanya.

Kasus pengelolaan sampah di Bali sendiri menjadi perhatian serius pemerintah pusat maupun daerah. Hal ini mengingat Bali merupakan destinasi wisata dunia yang sangat bergantung pada kualitas lingkungan yang bersih dan sehat.

1th#ik-039.1/12/2025

TPA Suwung selama ini menjadi titik krusial dalam sistem pengelolaan sampah di wilayah Denpasar, Badung, dan sekitarnya. Namun kapasitas yang terus meningkat serta persoalan teknis pengelolaan membuat lokasi ini kerap menjadi sorotan berbagai pihak.

Dalam beberapa waktu terakhir, pemerintah juga mendorong percepatan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber untuk mengurangi ketergantungan terhadap TPA. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi beban TPA sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari rumah tangga.

Meski demikian, penyidikan yang kini berjalan membuka kemungkinan adanya persoalan tata kelola yang lebih kompleks dalam pengelolaan sampah di Bali selama ini. Sumber penyidik tersebut menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan secara transparan dan profesional. “Yang jelas penyidikan terus berjalan. Semua pihak yang memiliki keterkaitan dengan kebijakan maupun pengelolaan sampah akan dimintai keterangan,” tegasnya.

1bl#ik-003.1/2/.2026

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster sebelumnya telah mengingatkan seluruh kepala daerah dan pemangku kebijakan agar serius menangani persoalan sampah di Bali. Ia menegaskan bahwa masalah sampah tidak boleh lagi dipandang sebagai persoalan biasa karena telah berdampak luas terhadap lingkungan dan citra Bali sebagai destinasi wisata dunia.

Bahkan Gubernur Koster juga mengungkapkan bahwa kasus TPA Suwung telah masuk tahap penyidikan dan meminta seluruh pihak untuk bekerja serius menyelesaikan persoalan sampah dari hulu hingga hilir. “Jangan sampai kepala daerah menjadi tersangka. Kita tidak ingin ada yang jadi tersangka kan? Ini menjadi tanggung jawab kita semua. Semua harus bergerak menangani sampah sesuai target yang telah ditentukan,” tegas Koster. ama/ksm

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img