Jumat, Mei 1, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaDaerahProyek Trotoar di Gianyar Diduga Asal-asalan, Disebut Warganet Baru 6 Bulan Sudah...

Proyek Trotoar di Gianyar Diduga Asal-asalan, Disebut Warganet Baru 6 Bulan Sudah Hancur

Gianyar, PancarPOS | Proyek pembangunan trotoar di beberapa titik wilayah Kabupaten Gianyar kembali menuai sorotan tajam publik. Sebuah unggahan video dari akun TikTok Sudirga memperlihatkan kondisi trotoar yang sudah rusak parah, padahal proyek tersebut disebut-sebut baru selesai dikerjakan belum genap enam bulan.

Dalam video itu tampak jelas sejumlah titik trotoar di kawasan Katibambungan hingga Bitera, Gianyar, mengalami kerusakan cukup berat. Beberapa bagian amblas, pecah, dan berlubang. Yang paling mengejutkan, di dalam saluran got di bawah trotoar ditemukan potongan kayu gelondongan yang diduga digunakan sebagai pengganjal konstruksi. “Gianyar ne ruu! Trotoar hancur belum genap setengah tahun,” tulis keterangan dalam unggahan video yang kini viral di media sosial tersebut.

Warganet pun membanjiri kolom komentar dengan nada kecewa dan sindiran tajam. Akun Bingkai Budaya Bali menulis, “Artinya korupsinya sangat parah, dan sudah mati urat malunya. Harusnya ini jadi jalan masuk bagi kejaksaan atau KPK untuk mengusut hal itu.” Akun Gianyar Kiri juga menyoroti, “Proyek baru nanem beton di trotoar, ngantosin ujan gede gen.”

Beberapa warga lainnya ikut mengeluhkan kondisi infrastruktur di berbagai desa. “Sampai ke desa-desa hancur juga, udah dua puluh tahunan tidak ada pemeliharaan,” tulis akun Yudistira Painting. Komentar senada datang dari Gede Bagus yang menyinggung wilayah Batuyang: “Jalannya rusak parah.”

Ironisnya, proyek ini sebelumnya digadang-gadang sebagai bagian dari program penataan estetika kota di Gianyar sebagai “daerah seni”. Namun kenyataannya justru memunculkan kekecewaan publik terhadap kualitas pengerjaan yang dinilai asal-asalan.

Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Bupati Gianyar Made Mahayastra belum memberikan respons. Publik kini menunggu langkah nyata pemerintah daerah, termasuk kemungkinan audit atau pemeriksaan terhadap proyek tersebut.

Sejumlah warganet menilai, temuan ini seharusnya menjadi perhatian serius aparat penegak hukum, termasuk Inspektorat dan Kejaksaan Negeri Gianyar. Jika benar ada penggunaan bahan tidak sesuai standar seperti kayu gelondongan dalam konstruksi drainase, maka proyek tersebut patut diaudit secara menyeluruh.

Masyarakat berharap pemerintah daerah tidak tinggal diam dan segera melakukan evaluasi, agar proyek infrastruktur di Gianyar benar-benar berkualitas, kuat, aman, dan bermanfaat untuk warga. tim/ama/ksm

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img