Hari Pelanggan Nasional, Jasindo Gaungkan Literasi Asuransi di Bali: 100 Mahasiswa Pariwisata Dapat Polis Gratis!

Denpasar, PancarPOS | Momentum Hari Pelanggan Nasional tahun 2025 dimanfaatkan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem pariwisata Bali. Sebagai daerah dengan ketergantungan tinggi pada sektor pariwisata, Bali memiliki daya tarik luar biasa bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun di balik pesonanya, sektor ini sangat rentan terhadap berbagai risiko, mulai dari bencana alam seperti erupsi gunung berapi dan gempa bumi, gangguan operasional akibat pandemi atau penurunan kunjungan, hingga faktor sosial yang bisa mengancam keberlanjutan usaha.
“Asuransi berperan penting dalam menjaga keberlanjutan industri pariwisata Bali. Perlindungan yang tepat dapat memberikan rasa aman bagi pelaku usaha dan wisatawan, sekaligus memperkuat ekosistem pariwisata agar mampu bertahan menghadapi berbagai tantangan,” ujar Sekretaris Perusahaan Jasindo, Brellian Gema, Kamis (4/9/2025).
Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Jasindo menggelar kegiatan literasi bertajuk “Literasi Asuransi dan Manajemen Risiko” di Jimbaran Hub, Bali. Acara ini diikuti 100 mahasiswa Politeknik Pariwisata Bali yang berkesempatan mendapatkan pengetahuan langsung mengenai peran asuransi dalam mendukung industri pariwisata. Tidak hanya dalam bentuk teori, mahasiswa juga diperkenalkan pada praktik nyata bagaimana asuransi menjadi instrumen mitigasi risiko di sektor pariwisata yang dinamis.
Suasana literasi semakin hidup dengan adanya pertunjukan seni dari seniman lokal Bali, sehingga kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memberi sentuhan budaya yang mempererat kedekatan Jasindo dengan masyarakat setempat. Sebagai bentuk apresiasi, Jasindo memberikan 100 polis Asuransi Personal Accident secara gratis kepada mahasiswa peserta kegiatan, sehingga mereka bisa langsung merasakan manfaat perlindungan diri melalui produk asuransi.
Tak hanya menyasar kalangan mahasiswa, Jasindo juga melaksanakan literasi serupa di Dinas Pertanian Denpasar bersama 50 petani pada hari yang sama. Melalui edukasi ini, Jasindo berharap masyarakat semakin menyadari bahwa asuransi tidak hanya relevan di dunia usaha atau sektor pariwisata, tetapi juga bagian penting dari strategi manajemen risiko dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagi petani yang berhadapan dengan risiko gagal panen atau kerugian akibat perubahan cuaca.
Rangkaian kegiatan literasi ini menjadi bagian dari perayaan Hari Pelanggan Nasional sekaligus bentuk tanggung jawab sosial Jasindo dalam mendukung program pemerintah terkait peningkatan literasi keuangan. Upaya ini sejalan dengan misi memperluas inklusi keuangan nasional, sehingga masyarakat dapat lebih siap, terlindungi, dan berdaya saing dalam menghadapi berbagai ketidakpastian di masa depan.
Dengan langkah nyata ini, Jasindo menunjukkan bahwa peran asuransi tidak sebatas sebagai produk finansial, tetapi juga sebagai fondasi penting dalam memperkuat daya saing pariwisata Bali dan ketahanan ekonomi masyarakatnya. ita/ama/kel









