Badung, PancarPOS | PT Sentrik Mobilindo Perkasa, dealer resmi VinFast di Bali yang berlokasi di Jl. Gatot Subroto Barat No. 500, Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, Denpasar, mengumumkan kerja sama strategis dengan V-GREEN untuk membangun 1.000 stasiun pengisian kendaraan listrik (charging station) di Bali. Langkah ini bertujuan untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik serta mendukung kebutuhan pengguna yang terus meningkat.
General Manager VinFast Bali, Gede Sastrawan, menyatakan bahwa proyek ini menjadi langkah penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Bali. Dengan adanya 1.000 stasiun pengisian yang ditargetkan rampung pada 2025, para pemilik mobil listrik VinFast tidak perlu khawatir akan ketersediaan fasilitas pengisian daya. Saat ini, proses pembangunan infrastruktur sudah berjalan, dengan target jangka panjang mencapai 5.000 charging station di seluruh Bali.

“Program ini sudah berjalan, dan kami menargetkan pembangunan charging station di tiga kabupaten dan satu kota di awal tahun 2025. Ini adalah bagian dari tanggung jawab V-GREEN dalam mengoperasikan jaringan pengisian daya guna memenuhi permintaan kendaraan listrik yang terus berkembang di Indonesia,” kata Gede Sastrawan pada Minggu (30/3/2025).
Selain itu, Gede menambahkan bahwa kehadiran 1.000 charging station di Bali juga merupakan bentuk komitmen VinFast dalam mendukung program Gubernur Bali, Wayan Koster, untuk menjadikan Bali sebagai destinasi wisata hijau bebas polusi. Stasiun pengisian milik VinFast mengusung teknologi Fast Charging yang memungkinkan pengisian daya dari 10 persen hingga 100 persen hanya dalam waktu 27 menit.
Sejak peluncuran resminya di Indonesia, VinFast telah memasarkan dua model mobil listrik, yakni VF e34 dan VF 5. Perusahaan ini secara aktif memperluas jaringan dealer, menerapkan strategi penjualan yang menarik, dan memulai pembangunan pabrik perakitannya di Subang, Jawa Barat, untuk meningkatkan kapasitas produksi globalnya.

Selanjutnya, mulai Maret 2025, VinFast juga meluncurkan VF 3, yang mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Bali. Model ini menawarkan desain kompak, fitur modern, serta harga yang kompetitif, menjadikannya pilihan menarik bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik.
Pada 9 Maret 2025, VinFast mengirimkan hampir 2.500 unit kendaraan listrik ke Indonesia, termasuk model VF 3, VF 5, VF e34, dan Nerio Green, yang dirancang dengan setir kanan khusus untuk pasar Indonesia. Pengiriman ini merupakan ekspor terbesar VinFast ke Indonesia dalam satu tahun terakhir.
Selain itu, VinFast telah membuka penjualan model VF 3 di Indonesia sejak Februari 2025, dengan menawarkan kebijakan spesial berupa pengisian daya gratis hingga 1 Maret 2028 bagi seluruh pemilik mobil listrik VinFast di stasiun pengisian yang dioperasikan oleh V-GREEN. Kebijakan ini bertujuan untuk menarik minat masyarakat terhadap kendaraan listrik dan mempercepat transisi ke transportasi ramah lingkungan.

Menteri Investasi Indonesia, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa VinFast berencana membangun hingga 100.000 stasiun pengisian kendaraan listrik di seluruh Indonesia dalam tiga tahun ke depan. Proyek ini melibatkan investasi besar hingga 1,2 miliar USD dan mencakup pembangunan pabrik kendaraan listrik di Jawa Barat dengan kapasitas produksi 50.000 unit per tahun. “Dengan kerja sama antara VinFast, V-GREEN, serta dukungan pemerintah, Indonesia sedang menuju era transportasi yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujar Rosan.
Pemerintah Indonesia menargetkan bahwa pada tahun 2030, setidaknya 30 persen kendaraan yang beroperasi di Indonesia adalah kendaraan listrik. Kehadiran 1.000 charging station VinFast di Bali menjadi langkah awal dalam mewujudkan ekosistem transportasi ramah lingkungan yang dapat diandalkan di masa depan. tra/ama/ksm






