Politik dan Sosial Budaya

Pandemi Mengganas, Made Urip Guyur Bantuan Rp1,09 Miliar di Bumi Keris


Badung, PancarPOS | Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., kembali mengguyur bantuan aspirasi pertanian untuk para petani dan krama di Kabupaten Badung. Kali ini, Wakil Rakyat Sejuta Traktor itu, menyerahkan secara simbolis seluruh bantuan senilai total Rp1,09 miliar di Bale Subak Pedahanan, Desa Jagapati, Abiansemal, Badung, Senin (28/6/2021). Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan tiga periode yang membidangi Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup ini, menggelontorkan bantuan aspirasi pertanian senilai Rp1,86 miliar di Kabupaten Jembrana, Jumat (25/6/2021). Sementara itu, di Bumi Lahar Karangasem, juga dibombardir bantuan serupa senilai total Rp2,19 miliar di Aula UPTD Balai Pelaksana Penyuluhan Pertarian, Karangasen, Minggu (27/6/2021). Pada kesempatan itu, juga hadir Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, SH., bersama Ketua DPRD Badung Dr.Drs. I Putu Parwata, MK.,MM., Anggota DPRD Badung I Made Ponda Wirawan dan Ni Luh Putu Sekarini dan Ni Luh Kadek Suastiari, Kadis Pertanian dan Pangan Badung I Wayan Wijana dan Sekretaris Kadis Perikanan Badung I Wayan Sujana, Camat Abiansemal Ida Bagus Mas Arimbawa, S.Sos., yang dihadiri para pekaseh se-Pesedahan Yeh Lauh.

1mg#ik-21062021

Ketua Ganti Badung I Nyoman Bagiana, selaku Ketua Panitia mengakui usulan program aspirasi Made Urip di Bumi Keris tahun 2021 sudah terealisasi senilai total Rp1,09 miliar, berupa 5 unit traktor roda dua Rp175 juta, 1 unit traktor roda empat Rp400 juta, 2 kelompok UPPO Rp400 juta, 2 paket kelompok ayam Rp40 juta dan 1 paket kelompok kambing Rp75 juta, termasuk bantuan pencontohan bibit padi MSP (Mari Sejehterakan Petani) seluas 202 hektar di Subak Pedahanan. Dikatakan, Made Urip sangat sigap begitu mendengar aspirasi langsung ditindaklanjuti. “Kita berharap bantuan lainnya bisa dikucurkan di tahun 2022, apalagi Pak Kadis Pertanian juga ikut menindaklanjuti. Kita juga sudah buktikan telah dibantu benih dari Bapak Made Urip termasuk pupuk organik,” katanya, seraya menyebutkan, juga ada bantuan penebaran 25 ribu benih ikan dan Lomba Traktor untuk membuktikan alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang direalisasikan oleh Made Urip bisa dimanfaatkan dengan baik oleh krama subak, sekaligus merayakan Bulan Bung Karno dengan hadiah, berupa piala dan uang pemeliharaan senilai total Rp4 juta.

1th#ik-10/5/2021

Hal senada disampaikan Pekaseh Subak Pedahanan Yeh Lauh I Wayan Sari Merta yang mengakui selama ini bantuan Made Urip sangat dibutuhkan. Karena itu akan digunakan dengan baik seluruh bantuan yang diprogramkan oleh Made Urip yang langsung menyentuh para petani dan krama subak. “Kami sangat berterimakasih kapada Pak Made Urip yang hadir langsung memberikan bantuan. Kami sangat bangga diberikan support dan bantuan dari Pak Urip yang sudah terbukti dan diserahkan seluruhnya secara simbolis diterima petani dan krama subak,” sebutnya. Mewakili Bupati Badung, Wabup Suiasa menyambut baik kedatangan Made Urip bersama Putu Parwata. Dipaparkan selama ini, Made Urip sangat rajin turun langsung mengunjungi petani dan krama subak, sekaligus mendukung sektor pertanian Pemkab Badung sebagai program prioritas utama. Apalagi di masa pandemi Covid-19 membuktikan sektor pertanian yang menjadi andalan yang sudah teruji bagi perekonomian masyarakat, seperti saat bom Bali termasuk dampak erupsi Gunung Agung. “Jika sektor pertanian sudah baik, maka masyarakat bisa bertahap termasuk menghadapi bencana pandemi Covid-19, sehingga kami berterimakasih kepada Pak Urip telah membantu petani dan krama subak di Badung,” bebernya.

1th-ksm#5/2/2021

Di sisi lain, Made Urip menegaskan program dan bantuan ini harus terus dilanjutkan untuk menjaga ketahanan pangan, sekaligus melaksanakan perintah partai sebagai perayaaan Bulan Bung Karno dengan berbagai kegiatan. Karena itu pihaknya mengapreasiasi kegiatan yang digagas oleh Ganti Badung sebagai sayap partai PDI Perjuangan. “Seperti kata Bung Karno, soal pertanian sebagai persoalan hidup dan matinya bangsa. Apalagi pertanian sudah menjadi budaya yang harus terus dilestarikan untuk menjaga subak abian dan subak basah yang dibanggakan selama ini,” ucap M-U sapaan akrab Anggota DPR RI terpilih 5 periode dengan 255.130 suara terbanyak Dapil Bali dan ketujuh nasional tersebut. Apalagi selama pandemi Covid-19 perekonomian Bali mengalami kontraksi sampai minum 9 persen dan belum bisa diprediksi kapan akan berakhir. Ditambah lagi, gelombang kedua yang makin mengganas, sehingga satu-satunya pilihan harus menggarap sektor pertanian, karena tidak bisa hanya bergantung di sektor pariwisata sehingga harus disinergikan. “Sejak terpilih 5 periode, saya tidak pernah pindah dari sektor pertanian untuk mengurus sektor primer atau urusan perut rakyat. Karena itu saya juga akan terus membantu petani dan krama subak di Badung, karena potensinya masih sangat luar biasa dan harus betul-betul digarap bersama dengan program lainnya. Saya juga mengapresiasi Pamkab Badung dan berharap agar lahan abadi tidak disentuh, seperti lahan pertanian di utara Puspem Badung,” tandas Anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI ini. ama/ksm

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close