Ekonomi dan Bisnis

Kaum Milenial di Bali Jadi Sasaran Kejahatan Investasi, FIN.E Edukasi Belajar Keuangan


Badung, PancarPOS | Founder Financial Evolution (FIN.E), AA Ngurah Cahaya Paramananda mengaku telah banyak menerima pengaduan dari masyarakat yang menjadi korban dari investasi nakal. Untuk itu, pihaknya akan turun ke masyarakat melakukan edukasi, memberikan pemahaman yang baik dan benar tentang investasi, termasuk juga resikonya. Apalagi secara teori, investasi yang benar itu berbanding lurus dengan resiko. Artinya, setiap investasi pasti ada resiko. Untuk itu, perlu mengetahui terkait apa itu investasi, termasuk juga resiko yang akan dihadapi. “Kejadian adanya masyarakat yang menjadi korban dari oknum investasi itu, karena tidak ada pengetahuan mereka. Jadi dengan kita tahu, maka bisa meminimalisir kejahatan dari diri kita sendiri,” tuturnya di sela-sela jumpa pers, Jumat (28/5/2021).

1bl#bn-21/5/2021

Untuk itu, ia meminta agar selalu berhati-hati dalam memilih investasi. Seperti halnya FIN.E sendiri merupakan perusahaan rintisan yang bergerak untuk mengedukasi di bidang keuangan. Menyasar kaum milenial Bali dan nasional pada umumnya. Kata dia, tujuan dari FIN.E ini, bagaimana untuk melepas generasi sandwich (roti lapis, red) yang terhimpit hutang. Tujuannya untuk menekan kejahatan keuangan. Karena dengan tahu, akan lebih sedikit berpikir ketersesatan. Dan untuk di Bali sendiri ada beberapa klien yang datang mengaku menjadi korban dari investasi nakal. Ia mengatakan, harus belajar terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan jika melakukan investasi. “Generasi muda memiliki jiwa konsumtif yang sangat tinggi, maka dari itu FIN.E melakukan Gerakan untuk menyadarkan masyarakat agar berubah ke arah lebih baik. Kami akan mengadakan Millennials on Investment, bertajuk ‘The Ultimate Financial Evolution’ pada Sabtu 12 Juni 2021 dengan menghadirkan Raditya Dika sebagai pembicara,” ujarnya.

1th#ik-10/5/2021

Ia mengatakan, acara itu bertujuan untuk memperkecil resiko jika ingin berinvestasi di pasar modal. Di sisi lain, Chief of Research and Development – CRD, I Putu Bagus Pramana Putera menambahkan, acara ini akan berlangsung via aplikasi zoom dengan target peserta seribu sampai dengan dua ribu orang dari seluruh Indonesia. “Untuk yang sudah registrasi hingga saat ini lebih dari tiga ratus peserta,” sebutnya. Dia menjelaskan, acara itu bakal mengedukasi, konsultasi keuangan, hingga resiko berinvestasi. “Jadi FIN.E ini adalah lembaga edukasi dengan misi agar masyarakat tidak salah memilih dalam berinvestasi. Jangan hanya iming-iming untung, tapi malah bunting. Melalui FIN.E ini, masyarakat tahu resiko dalam berinvestasi, artinya tidak seperti beli kucing dalam karung,” pungkasnya. gus/ama/ksm

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close