Bangli, PancarPOS | Anggota Komisi DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., kembali mengucurkan bantuan aspirasi pertanian di Kabupaten Bangli Tahun 2022 senilai total Rp3,301 miliar. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U ini, bersama Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, S.ST. Par., di Kantor Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Bangli, Jumat (26/8/2022). Penyerahan bantuan Alsintan, atau alat dan mesin pertanian, peternakan dan perkebunan kepada kelompok dan subak di Kabupaten Bangli tersebut, senilai total Rp3,301 miliar, berupa 11 paket bantuan intensifikasi kopi dan peremajaan kopi Rp920 juta, 6 unit traktor roda dua Rp150 juta, 2 unit traktor roda empat Rp570 juta, 2 paket UPPO Rp400 juta, 4 paket irigasi perpompaan Rp400 juta, 4 paket P2L Rp200 juta, 2 paket KBR Rp200 juta, 15 ekor bibit sapi Rp150 juta, 2 paket Bang Pesona Rp100 juta, 9 unit pompa air Rp126 juta, 2 paket bantuan intensifikasi bawang merah Rp50 juta, dan 1 unit motor roda tiga Rp35 juta. Selain itu juga diserahkan 4 unit irigisi perpompaan menengah, bantuan embung, dan bantuan irigasi tersier.

Mewakili para penerima bantuan, Ketua Kelompok Sari Mekar II, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Bangli, I Nengah Selamat C mengucapkap terima kasih kepada Made Urip yang sangat getol membantu petani. Apalagi terbukti telah memfasilitasi berbagai bantuan Alsintan di Kabupaten Bangli. “Kami semua mengucapkan terima kasih banyak kepada Pak Made Urip. Ke depan bantuan ini akan dimanfaatkan dengan baik untuk mengembangkan pertanian di wilayah kami,” bebernya. Di sisi lain, Kadis Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Bangli, Ir. I Made Alit Parwata, M.Si., menegaskan bantuan Alsintan yang diperjuangan Made Urip sebagai bentuk perhatian yang selalu konsen dengan pertanian di Bali, termasuk di Bangli. Terbukti bantuan Alsintan yang telah dikucurkan ini, diarahkan untuk peningkatan produksi dan ketahanan pangan di Bangli. Bantuan yang diberikan kepada kelompok tani dan krama subak di Bangli itu, juga sangat dibutuhkan selama ini untuk memperkuat sektor pertanian di Bangli agar makin maju, mandiri dan modern. “Kami harapkan Bapak Made Urip bisa terus memberi arahan dan terus mengawal aspirasi para petani dan krama subak di Bangli,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Wayan Diar menyampaikan Made Urip sudah lama dikenal dan selalu ditunggu-tunggu oleh para petani dan krama subak di seluruh Bali. Berkat bantuan Made Urip yang sudah turun berkali-kali telah mampu memperkuat ketahanan dan swasembada pangan di Bangli. Dikatakan, apa pun bantuan yang diberikan Made Urip bisa mempercepat dan memaksimalkan hasil produksi pertanian. “Nilai tukar petani akan selalu meningkat, jika pemerintah selalu hadir lewat Pak Made Urip yang sangat meringankan beban masyarakat, khususnya petani dan krama subak,” sebutnya, seraya menyadari ketahanan pangan di Bangli yang ketersedianya masih tercukupi selama masa pandemi Covid-19. Karena itu pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Made Urip, sehingga ke depan juga wajib memberikan dukungan ketika dibutuhkan. “Saya harap kebersamaan ini terus berlanjut dengan semakin kuat dan erat sebagai bentuk kerja politik,” bebernya, sekaligus mengatakan Made Urip sebagai kader terbaik yang kini menjabat sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan yang khusus membidangi Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup. “Jadi terima kasih banyak kepada Pak Urip yang sudah sangat sering datang ke Bangli,” paparnya.

Usai menyerahkan bantuan, M-U menyampaikan bantuan aspirasi sektor pertanian di Kabupaten Bangli tahun 2022 ini, untuk memperkuat sektor pertanian, apalagi masyarakat juga kena dampak pandemi Covid-19. Karena itulah, sektor pertanian yang menjadi warisan dan budaya melalui subak abian dan basah di Bali harus terus dijaga dan dilestarikan, karena tetap tumbuh selama pandemi. “Karena itu, mari menjaga sektor pertanian dan saya akan berupaya menjembatani para kelompok tani dan subak untuk mendapat akses bantuan dana APBN dari Pemerintah Pusat yang tetap surplus, karena masih banyak sumber pendapatan negara baik hasil tambang maupun ekspor,” jelas Anggota DPR RI terpilih lima periode dengan 255.130 suara terbanyak Dapil Bali dan ranking ke-7 nasional itu, sembari mengharapkan sebagai petani dan krama subak harus pinter mencari mitra DPR RI yang khusus mengurus sektor pertanian. Apalagi selama 5 periode tidak pernah pindah dari Komisi IV DPR RI, karena saking cintanya dengan petani sebagai wong cilik yang harus dibantu bersama. “Karena itu mari kita bekerja sama untuk menggairahkan sektor pertanian ke depan. Karena mitra ini sangat menentukan untuk bisa bekerja sama di sektor pertanian di masa depan,” tegas M-U.

Bantuan yang diberikan Made Urip, juga diharapkan bisa bermanfaat untuk meningkatkan produktifitas sektor pertanian. Apalagi potensi sektor pertanian di Kabupaten Bangli sangat luar biasa, namun masih perlu sentuhan bantuan dan akses program dari Pemerintah Pusat. “Tolong bantuan aspirasi ini dimanfaatkan dengan baik sebagai kebanggaan kita berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan krama subak di Bangli. Gunakan dengan baik untuk kepentingan kita bersama ke depan,” pungkas M-U. ama/ksm






