Ekonomi dan Bisnis

5 Ribu Merchant PT AHDI Kini Gunakan QRIS Bank BPD Bali


Denpasar, PancarPOS | Dalam upaya meningkatkan pasar dan mengembangkan jangkauan merchant-merchant, Bank Pembangunan Daerah Bali (BPD) Bali menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT. Alto Hasil Digital Indonesia (AHDI) pada Selasa (27/4) tentang Akuisisi Merchant. Perjanjian kerjasama ini ditandatangani oleh Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma, SH., MA. dan Direktur PT AHDI Albertus Bambang Koes Roediyanto. Dengan ditandatanganinya PKS ini, ada sekitar 5 ribu merchant AHDI dapat menggunakan pelayanan QRIS dari Bank BPD Bali. Hal ini sangat membantu bagi merchant dalam upaya pengembangan kemudahan transaksi kepada pelanggan. Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma melihat bahwa kerjasama ini dapat menjadi titik awal untuk membantu pemerintah Bali dalam menggerakkan ekonomi Bali khususnya yang terpuruk karena pandemi.

1th#ik-16/4/2021

Sudharma mengucapkan terima kasih karena PT AHDI telah memberi kepercayaan kepada BPD Bali bersinergi untuk membangun ekosistem keuangan digital di Bali. Kerjasama yang dilakukan ini sesuai dengan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) yang diinisiasi Bank Indonesia dalam rangka untuk mendukung percepatan digitalisasi baik pada sistem pembayaran maupun aspek lainnya. “Tentunya hal ini sejalan dengan sistem pembayaran Indonesia 2025 dan searah dengan kondisi pandemi Covid 19, bahwa digitalisasi menjadi game changer bagi kita melakukan penetrasi yang lebih sehat untuk bisa membangun ekonomi dan membantu pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya.

1th-ksm#5/2/2021

Sudharma berharap kerjasama ini dapat memberikan kontribusi positif pada masing – masing pihak. AHDI yang telah berpengalaman di bidang transaksi yang lain juga diharapkan terus mendukung Bank BPD Bali. Selain sharing profit bagi kedua belah pihak, diharapkan juga ada hal lain yang bisa dibangun bersama untuk bisa mempersiapkan diri ketika pariwisata dan ekonomi Bali pulih. “Sejalan dengan BI, Bank BPD Bali juga berupaya untuk menerapkan QRIS secara cross border,” imbuhnya. Harapannya, pelaku UMKM yang ada di Bali, dan sektor lain juga bisa berkontribusi untuk digitalisasi seperti menerapkan QRIS, selain sehat dan transparan, juga memberikan profiling UMKM dalam penyaluran kredit. “Kita dapat profiling UMKM yang bisa dibantu mendapat kredit,” ujarnya.

1bl#ik-5/3/2021

Direktur PT AHDI Bambang Albertus Koes Roediyanto mengatakan, PKS ini merupakan wujud nyata dari upaya membantu para menchant PT AHDI untuk meningkatkan pelayanan dan pemasarannya. Ia juga menyampaikan apresiasi bahwa dalam kondisi pandemi, masih bisa melakukan sesuatu termasuk melakukan perjanjian akuisisi merchant dalam rangka perluasan QRIS dengan Bank BPD Bali. PT. AHDI memiliki 7.000 merchant di Indonesia, 5 ribu diantaranya ada di Bali. Digandengnya BPD Bali, karena 80% merchant AHDI berada di Bali, sementara BPD Bali merupakan bank milik masyarakat Bali diharapkan dapat merangkul semua merchant untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. ama/tim/ksm

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close