Karangasem, PancarPOS | masyarakat diminta menghindari melewati Jalan Raya Besakih, Desa Adat Nongan serangkaian menggelar acara Ngusaba Tahun 2023. Warga masyarakat Desa Nongan, Rendang, Karangasem dipastikan akan tumpah ruah sepanjang jalan dari titik central, Pasar Desa Adat Nongan sampai ke areal Pura Dalem Nongan dan Pura Dalem Kupa, karena ribuan warga dengan antusias mengikuti upacara Aci Ngusaba Dalem, Ida Betara Memasar, dan Pujawali di Pura Pesamuan Agung dan Pura Melanting Desa Adat Nongan pada Senen, 24 April 2023.

Upacara ritual Ngusaba Dalem telah menjadi tradisi yang dinanti setiap tahun secara turun menurun oleh krama Desa Adat Nongan yang jatuh pada pinanggal ping tiga Sasih Jyesta ini. “Kemudian dilanjutkan Ida Bathara Dalem memasar di pasar adat Desa Nongan, dan Pujawali di Pura Pesamuan Agung dan Pura Melanting,” ujar I Komang Yadnya selaku Bendesa Adat Nongan kepada PancarPOS, Jumat (21/4/2023).
Lazimnya pada pelaksanaan aci ini seluruh krama Desa Adat Nongan yang terdiri dari 13 banjar adat atau kurang lebih 1.674 KK, termasuk yang diperantauan akan berusaha ‘nangkil’ dan melaksanakan pemuspaan, apalagi pelaksaan aci memasar yang sebelumnya 2 hari. Kali ini dilakukan hanya 1 hari sehubungan dengan upacara Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Agung, pada Buda Wage Klawu, 3 Mei 2023 di Pura Dalem Kupa.

Krama Desa Adat meyakini tradisi aci Ngusaba dan Ida Bathara Memasar ini menjadi wahana perekat/ pemersatu krama Desa Adat Nongan yang terdiri dari 2 empon Pura Dalem, yaitu Dalem Kupa dan Dalem Nongan. Pada masa lampau tradisi ini sering dirangkaikan dengan mesimakrama antar masyarakat dengan pemimpinnya. IGN. Indra Kecapa, selaku angga Kertha Desa Nongan, dan sekaligus humas panitia menyebutkan ritual aci Ngusaba dan Ida Bhatara memasar bertujuan sebagai ungkapan rasa puji syukur atas waranugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) yg telah dilimpahkan-Nya.
Yang menjadi daya tarik menurut Indra Kecapa bahwa saat aci turut pula dipentaskan oleh anak-anak binaan sanggar Pasraman Nongan ‘maskot’ tarian sakral Rejang Pala dan Baris Kumbang yg sudah berusia ratusan tahun, tarian ini direvitalisasi tahun 2019 atas kerja sama dengan tim ISI Denpasar, teristimewa tarian yang bersumber dari kearifan lokal desa Adat Nongan turut disponsori dan ditarikan oleh Bunda Putri Suastini Konster kala aci Ngusaba tahun 2019.

Mengingat aci Ngusaba dan Ida Bhatara Memasar yang dilaksanakan masih dalam rangkaian upacara Ida Betara Turun Kabeh di Pura Besakih, Pande Ikrar Purjana, selaku panitia dari unsur generasi muda melalui WA menyampaian : MOHON PERMAKLUMAN!
Pemedek yang akan tangkil ke Pura Besakih, pada tanggal 24 APRIL 2023 AGAR MENGHINDARI JALUR JL. RAYA BESAKIH NONGAN KE BESAKIH dikarenakan saat itu berlangsung upacara Ida Bhatara Lunga Mesucian ke Pesucian Dalem Kupa Desa Adat Nongan dalam rangkaian NGUSABHA DALEM IDA BHATARA DALEM MEMASAR LAN PUJAWALI RING PURA PESAMUAN AGUNG LAN MELANTING DESA ADAT NONGAN,
Diperkirakan Ida Betara Lunga menghabiskan waktu dari Pukul 10.00 hingga 14.00 WITA, untuk itu agar dimaklumi bagi para pemedek yang akan tangkil ke Pura Besakih yang melalui jalur Nongan-Besakih agar mencari jalur alternatif di waktu yang tersebut di atas. “Demikian kami sampaikan agar dimaklumi dan dibagikan ke semeton yang lain,” pungkasnya. ama/ksm






