Rabu, April 22, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaPolitik dan Sosial BudayaBerkat Bantuan Made Urip, Terbukti 4 Mobil Xpander Naik di Desa Unggahan

Berkat Bantuan Made Urip, Terbukti 4 Mobil Xpander Naik di Desa Unggahan

Buleleng, PancarPOS | Usai membuka kegiatan di Tabanan, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si., kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bersama Direktorat Jenderal Prasana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian (Ditjen PSP Kementan) di Kabupaten Buleleng. Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U ini, membuka Bimtek yang mengangkat tema “Peningkatan Kualitas Mutu Pupuk Organik untuk Pertanian Bali” di Puri Saron Baruna Beach Cottages, Buleleng, Senin (18/7/2022). Kedatangan Made Urip yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan membidangi Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup ini, didamping Kasubdit Perluasan dan Perlindungan Lahan, Gloria Merry Karolina Br. Ginting yang hadir mewakili Ditjen PSP Kementan. Pada kesempatan itu, juga hadir Kadis Pertanian Buleleng, Ir.I Made Sumiarta, bersama Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali dan Buleleng, Putu Mangku Mertayasa dan Dewa Gede Sugiarto. Bimtek dengan narasumber dari praktisi lingkungan dan pertanian organik, Sutarman itu, diikuti 100 peserta dari para petani dan krama subak di Buleleng.

1th#ik-14/7/2022

Anggota DPR RI terpilih 5 periode dengan 255.130 suara terbanyak Dapil Bali dan ranking ke-7 nasional itu, sebelumnya sempat”membombardir” Bantuan Aspirasi Pertanian di Kabupaten Tabanan tahun 2022 senilai total Rp1,365 miliar. I Wayan Suarjaya selaku Ketua Kelompok Ternak Kambing Mertasari, Desa Unggahan membeberkan selama pandemi sangat bersyukur dengan bantuan yang diberikan oleh pemerintah lewat ABPN yang difasilitasi langsung oleh Made Urip. Untuk itu bersama kelompok tani lainnya mengucapkan terima kasih kepada Made Urip atas segala bantuan dan arahan yang diberikan kepada kelompok tani dan ternak di Desa Unggahan. Bahkan, selaku anggota gabungan kelompok tani juga mengakui sangat bersyukur sebagai petani saat ini bisa membeli mobil Xpander baru, karena harga Manggis sempat sampai Rp75 ribu per Kg. “Ya bener bisa membeli mobil Xpander baru. Ini dari jual Manggis kemarin,” ujarnya. Mewakili Bupati Buleleng, Kadis Pertanian Buleleng, I Made Sumiarta mengaku berupaya terus membangun sektor pertanian untuk memulihkan perekonomian, akibat dampak pandemi Covid-19. Apalagi bantuan yang difasilitasi Made Urip sangat banyak dikucurkan di Buleleng seperti bantuan JUT dan RJIT agar dimanfaatkan dan dirawat dengan baik.

Termasuk bantuan UPPO sebagai bantuan terintegrasi dengan pengolahan pupuk organik. Petani harus manggunakan bantuan ini dengan baik, termasuk Bimtek harus bisa dimanfaatkan dengan baik. “Karena itu kami mengucapkan terima kasih atas fasilitasi Bapak Made Urip, termasuk bapak-bapak dari Fraksi PDI Perjuangan dari Buleleng,” katanya. Di lain sisi di Buleleng sedang ada indikasi penyakit mulut dan kuku atau PMK di Desa Gerokgak dan diharapkan tidak merembet ke timur. Sementara itu, Gloria Merry Karolina Br. Ginting mewakili Ditjen PSP Kementan memberi apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Made Urip atas komitmennya untuk terus memperjuangkan sektor pertanian. Selain itu, M-U selalu konsisten sejak dulu terus duduk di Komisi IV DPR RI dan terus membantu sinergitas pertanian di Bali termasuk pelaksanaan kegiatan Bimtek. Bahkan, apapun yang difasiltasi Made Urip semua dikerjakan dengan baik dan bertanggungjawab oleh para kelompok tani di Bali. Bahkan, tema kali ini dengan peningkatkan kualitas mutu tidak lagi belajar apa itu pupuk organik. Artinya bagaimana pupuk organik menjadi penyedia bahan baku tananam, sehingga biaya pembelian pupuk organik bisa digantikan dengan belajar dalam Bimtek ini.

1bl#ik-1/6/2022

Lain sisi, daerah lain belum bisa semaju di Bali, karena manfaatnya bukan hanya sebagai penyediaan pupuk, tapi juga bisa menjadi usaha untuk menjual dan memperdagangkan pupuk organik hingga ke luar Kabupaten Buleleng. “Kami berharap praktek ini bisa diserap untuk meningkatkan kesejahteraan bersama,” paparnya. Selaku anggota wakil rakyat asal Buleleng, Mangku Mertayasa menegaskan Buleleng sangat bergantung di sektor pertanian, apalagi di masa pandemi Covid-19. Seperti di Desa Unggahan malah 4 Xpander naik ke Desa Unggahan, karena menjadi basis pertanian komoditas Manggis. Hal ini juga berkat Made Urip yang membantu sektor pertanian di Buleleng. “Inilah faktanya dan saya bukan mengawali kampanya. Jadi, jika ingin kembali Pak Made Urip menjadi DPR RI, maka semuanya harus pilih Pak Made Urip. Karena Pak Urip jelas dedikasinya dan selalu teruji,” tutupnya. Di sisi lain, Made Urip mengakui Bimtek bekerja sama dengan Kementan untuk meningkatkan kapasitas dan membentuk SDM pertanian yang berkualitas. Kali ini mengambil tema mengenai peningkatkan kualitas pupuk organik yang menjadi kebutuhan petani yang selama ini diberikan subsidi secara terbatas.

Karena pemerintah tidak mampu mensubsidi pupuk 23 juta ton per tahun, sehingga hanya 9 ton yang bisa disubdisi. Jika tidak disubsidi pupuk urea maupun NPK (Nitrogen, Fosfor dan Kalium), maka petani akan membeli pupuk dengan harga mahal karena sebagian besar pupuk impor. Untungnya pemerintah masih bisa mensubidi, khususnya bagi petani sebagai kaum marhaen atau wong licik. “Pemerintah dan DPR RI selalu menganggarkan subisidi pupuk, karena sangat strategis untuk semua komoditas pertanian,” katanya, seraya menegaskan Bimtek pupuk organik ini sangat penting karena berpengaruh terhadap kualitas dan unsur hara tanah. Apalagi komoditas pupuk organik jauh lebih mahal, sehingga akan terus menggenjot potensi sektor pertanian khususnya di Buleleng. Disadari dana APBD tidak akan sanggup dialokasi untuk sektor pertanian kena dampak Covid-19, sehingga harus membuka akses bantuan dana maupun program pertanian dari ABPN. Sektor pertanian ini yang bisa tumbuh, sehingga harus bisa menyumbang ketahanan pangan, mininal ketahanan pangan keluarga. “Bahkan sudah terbukti saat pandemi malah di desa, seperti di Buleleng bisa membeli mobil baru. Karena sektor pertanian saja yang bisa tumbuh, terutama sub sektor perkebunan,” pungkas M-U. ama/ksm

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img