Gaya Hidup

Gus Santa: Jadilah Inspirasi Sampai Dunia Tak Membutuhkanmu Lagi


Denpasar, PancarPOS | Inspirasi adalah suatu hal yang berasal dari pemikiran yang menjadikan sebuah gagasan tertentu atau percikan ide-ide kreatif yang waktu dan tempatnya jarang dikenali, kecuali sudah melatih diri dengan pembiasaan. Seperti disampaikan salah satu sosok milenial, Bagus Santa Wardana, SE., MSi., inspirasi adalah akibat hasil dari proses pengembangan diri. “Inspirasi merupakan penemuan momentum of “Aha”. Inspirasi dapat anda munculkan dengan ‘conditionin. Ternyata, banyak cara agar orang bisa mendapatkan inspirasi,” beber politisi muda Partai NasDem itu, dihubungi, Selasa (19/1/2021).

1bl#bn-7/1/2021

“Meng-inspirasi saya identikkan dengan berbuat, berbuat sesuatu “do it something”, menginspirasi menurut ku merupakan suatu langkah besar. Dengan bertindak anda sudah merasa mengispirasi, apalagi anda telah berbuat sesuatu,” papar pengusaha milenial asal Buleleng ini, seraya menyebutkan bertindak dan berbuat atau (inspirasi) menurutnya adalah salah satu cara untuk merangsang kepekaan terhadap apa yang tak disukai. Bahkan orang-orang yang berbuat atau meng inspirasi merupakan orang yang menjadi panutan di masyarakat. Inspirasi pun yang dikatakan berbuat dan bertindak untuk sesuatu perubahan bahkan dapat juga dikatakan inspirasi merupakan suatu inovasi.

Bentuk perubahan tersebut dapat terjadi ketika hal hal yang buruk menjangkiti moral dan mentalitas manusia, bentuk inspirasi yang inovatif merupakan sesuatu yang dapat menjadi pegangan hidup tiap manusia. Menurutnya, bertindak dan berbuat untuk kepentingan bangsa dan negara jauh lebih hebat, bersuara demi rakyat, berlaku bijak dan peduli dengan kepentingan rakyat dan orang lain, hingga hal tersebut menjadikan menjadikan sebuah karya besar yang dapat meng inspirasi dunia. “Inspirasi itu, menurut kami sangat luas, seluas samudra di dunia. Bahkan Einstein berucap, hidup itu seperti bersepeda. Kalau kamu mau menjaga keseimbanganmu, maka kamu dituntut untuk bergerak,” begitulah maksud yang disampaikan Gus Santa sapaan akrabnya dari pengalaman sebuah tuntutan hidup, agar dapat menjadikan tindakan, perbuatan hingga menjadikan inspirasi untuk dunia.

1th#ik-11/10/2020

Dikatakan, banyak  orang yang beranggapan suatu tindakan besar menjadikan orang tersebut telah melakukan hal yang hebat, bahkan di akui public sebagai tindakan yang telah berjuang, berkorban, menyuarakan aspirasi atas nama bangsa dan rakyat. Menurut Gus Santa, semua hal bisa saja, tapi tidak harus dibungkus kepentingan di dalamnya,  ketika gerakan represif dan secara terus menerus di dengungkan ke permukaan, mengangap itu benar, mengoreng isu nasional dan daerah, hingga dianggap menjadi bentuk pembohongan. “Ketika kebohongan dilakukan secara terus menerus, dapat saja kebohongan itu mejadi suatu kebenaran. Mungkin, Iya mungkin? Bahkan suara lantang tentang kebohongan itu, dihembuskan hingga mendapat simpati yang besar. Tapi untungnya belum mengulung pikiran masyarakat semuanya hanya sebagian kecil,” tandasnya.

Rasanya, tidak harus kita berdiri merasakan atau duduk dalam kekuasaaan tertinggi baru dapat berbuat, bertindak sehingga dapat menginspirasi dunia. Tidak harus berbuat, bertindak di depan Paripurna menyuarakan aspirasi di kursi DPR pada saat sidang, itu yang dianggap meng inspirasi? Tidak harus teriak-teriak keras dan lantang demo di depan Istana atau gedung DPR seolah olah membawa kepentingan rakyat, itu yang disebut meng inspirasi? “Kita tidak tahu apa maksud bentuk dan tujuannya dibalik tindakan tersebut, atau jangan jangan hanya menyalurkan kepentingan pribadi semata. Begitupun dengan pencitraan murni di depan media, bahkan seolah olah mengaku paling hebat, paling kuat, membawa nama daerah, membela rakyat, agama, dan RAS dengan kesombongan akulah ‘raja’ di masyarakat luas, menurutku… tidak harus!,” jelasnya.

1th-ks#1/7/2020

Menurut Gus Santha melanjutkan, berbuat dan bertindak hinga menjadikan inspirasi itu luas, karena membenarkan sesuatu yang dianggap bohong tetap saja dianggap pembodohan dan pencitraan publik. Jadi berbuat, bertindak hingga menjadikannya inspirasi adalah dalam bentuk tindakan kecil perlahan tapi pasti, ibarat dalam api yang kecil perlahan akan menjadikan api yang besar sehingga menginspirasi dunia,. “Hal-hal yang tak tampak oleh mata pun dapat kami sebut sebagai tindakan yang menginspirasi, bahkan dalam hal berderma, bersedekah, dan membuat tulisan ini pun kami sebut telah ikut meng inspirasi. Meng inspirasi dengan sebuah karya dapat di sebut sebagai suatu hal yang berharga, karya lukisan, karya sebuah bangunan besar, karya sebuah Negara yang besar menjadikan Negara kuat besar dalam kekuasaan, ekonomi, bahkan dalam politik,” tandasnya.

Sebuah coretan tulisan pun dapat dikatakan seabgai contaoh tindakan yang menginspirasi, tapi, sejauh mana tulisan tersebut dapat menyentuh tingkatan masyarakat dan manusia, apakah di terima oleh akal sehat, jiwa yang kuat atau imajinasi yang hebat. Memberikan inspirasi kepada orang lain dalam bentuk tulisan, dapat menjadikan panutan dan juga memberikan pencerahan atau membuka hati, mata dan pikiran, karena dengan berbuat dan bertindak anda sudah dapat dikatakan menginspirasi. “Kita tak dapat mengambarkan penilaian mengenai karya, tindakan yang dapat menjadi inspirasi, tergantung pikiran kita sejauh mana dapat menilai sebuah karya tersebut, pikiran satu dengan pikiran lain tak dapat di sama ratakan dengan bilangan matematika ketika 1+1 = 2, pikiran manusia tanpa batas, semua punya padangan dan penilaian,” terang Gus Santha.

1bl#bn-14/11/2020

“Jadi sejauh anda bertanya, apa yang sudah anda berikan kepada masyarakat, negara dan daerah anda? Teringat ketika salah seorang presiden amerika John F kenedy berucap, jangan pernah berfikir apa yang Negara berikan kepadamu, tapi berfikirlah apa yang bias kau berikan buat negaramu,” imbuhnya. Menginspirasi bias dengan hal hal kecil, dan dapat pula dengan karya-karya besar yang menjadi panutan dunia, bahkan tidak pernah tahu, ketika hal hal kecil yang dapat mengubah dunia menjadikan itu sebagai kekuatan. “Berbuatlah yang baik, maka akan menghasilkan sesuatu yang besar untuk dunia. Bertindaklah yang benar, maka lakumu akan disejajarkan oleh para tokoh dan pemimpin besar dunia! Mulai hari ini, belajarlah menginspirasi dalam hal-hal kecil kawan!,” tutup penggemar sop kepala ikan itu mengingatkan. tim/ama

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close