Bupati Kembang Bedah Warung Warga Pemedilan, Dorong Kemandirian Ekonomi dari Akar Rumput

Jembrana, PancarPOS | Pemerintah Kabupaten Jembrana terus menegaskan komitmennya memperkuat ekonomi rakyat dari level paling dasar. Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan kembali turun langsung ke lapangan untuk menyerahkan bantuan Program Bedah Warung kepada warga Lingkungan Pemedilan, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, Kamis (15/1/2026).
Program Bedah Warung yang dijalankan melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Jembrana dengan CSR Bank BPD Bali ini diarahkan sebagai intervensi nyata dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, khususnya pelaku usaha mikro yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi lokal.
Penerima bantuan kali ini adalah Ketut Sentra, warga setempat yang bersama istrinya menggantungkan hidup dari usaha warung kecil yang menjual kebutuhan pokok serta aneka gorengan. Sebelum mendapat bantuan, kondisi warung yang dimiliki Ketut Sentra terbilang sederhana dan terbatas, baik dari sisi bangunan maupun kapasitas produksi.
Kehadiran Bupati Kembang tidak sekadar seremonial penyerahan bantuan fisik. Ia berdialog langsung dengan penerima manfaat, melihat aktivitas usaha, hingga mencicipi gorengan yang menjadi produk andalan warung tersebut. Menurutnya, keberpihakan kepada pelaku usaha kecil harus diwujudkan melalui pendekatan yang manusiawi dan berkelanjutan.
Dalam keterangannya kepada PancarPOS, Bupati Kembang menegaskan bahwa Program Bedah Warung tidak boleh dimaknai sebatas renovasi bangunan semata. Lebih dari itu, program ini dirancang untuk mendorong perubahan cara berpikir dan menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan masyarakat kecil.
“Bedah Warung ini bukan hanya soal memperbaiki bangunan, tetapi membedah semangat pemiliknya agar lebih percaya diri, lebih mandiri, dan punya daya juang dalam mengembangkan usaha,” tegas Bupati Kembang.
Sebagai bentuk dukungan lanjutan, Bupati Kembang juga menyerahkan tambahan bantuan modal usaha yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi gorengan Ketut Sentra. Ia bahkan memberikan sejumlah masukan agar kualitas produk tetap terjaga sehingga pelanggan tidak hanya bertahan, tetapi terus bertambah.
Respons emosional terlihat jelas dari Ketut Sentra. Di usia senja, bantuan tersebut menjadi harapan baru bagi keberlangsungan usaha kecil yang telah ia tekuni bertahun-tahun.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Bank BPD Bali. Warung kami sekarang jadi lebih layak. Astungkara, ke depan usaha kami bisa jalan lebih baik dan mencukupi kebutuhan keluarga,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Program Bedah Warung menjadi salah satu contoh konkret sinergi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan dalam upaya pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan ekonomi. Pemkab Jembrana menargetkan program ini terus berlanjut dengan sasaran pelaku usaha mikro lain yang benar-benar membutuhkan sentuhan negara. mas/ama/*









