Denpasar, PancarPOS | Mulai awal tahun 2022, Laskar Merah Putih Perjuangan (LMPP) bersinergi dengan PT Sang Saka Gemilang terus mengembangkan aplikasi jasa transportasi unggulan yang diberi nama “MyGo”, sebagai ide dan gagasan untuk sebuah terobosan jasa angkutan terkini. Setelah beberapa daerah di seluruh Indonesia, gini giliran Bali “bergetar” usai MyGo resmi diluncurkan di Pulau Dewata oleh Wakil Direktur PT Sang Saka Gemilang, Ahmad Yani didampingi Ketua Umum Laskar Merah Putih Perjuangan (LMPP), D. Yusad Regar bersama Perwakilan MyGo Pusat Bali, I Nyoman Suteja yang akrab disapa Mangku Suteja di Kantor MyGo Bali, Jalan Baypass Ngurah Rai, Gang Ulun Carik V No.168, Kesiman, Tohpati, Denpasar Timur, Denpasar, Minggu (13/2/2022).

Pada kesempatan itu, juga hadir Ketua Penasehat LMPP, Dr. Tjokorda Udiana Nindia Pemayun beserta Ketua Pembina LMPP Bali, Ir. I Gusti Ngurah Mudita dan Ketua Badan Pertimbangan Organisasi LMPP Bali, I Nyoman Gde Subudi disaksikan ratusan calon mitra driver dan pengemudi ojol (ojek online) MyGo. Pada kesempatan itu, Ahmad Yani mewakili Direktur Utama PT Sang Saka Gemilang, Mahmud S. Laopo menyampaikan bentuk kerjasama MyGo ini untuk membantu kesejahteraan rakyat, sehingga berharap agar seluruh mitra MyGo bisa ramah dan penuh senyum dengan setiap penumpang. “Ikutilah kultur bangsa Indonesia ini, dan hargailah, karena kalau buka kita siapa lagi? Jadi kita semua berharap, agar nanti masyarakat selalu memilih MyGo,” paparnya.
Dikatakan, PT Sang Saka Gemilang bekerjasama dengan LMPP meluncurkan MyGo sebagai upaya mempermudah masyarakat menggunakan jasa aplikasi transportasi online yang aman dan nyaman, sekaligus membuka peluang kerja serta meningkatkan taraf perekonomian para mitra driver dan ojol MyGo. Bahkan, pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatu berkaitan dengan peluncuran aplikasi jasa transportasi online MyGo di Bali, seperti kantor yang nyaman, tenaga ahli IT yang mengendalikan aplikasi MyGo untuk memudahkan para driver dalam penggunaannya serta administrasi dan kelengkapan lainnya. Dijelaskan juga bahwa, aplikasi jasa transportasi online motor dan mobil MyGo ini, juga dilengkapi berbagai fitur untuk memanjakan penggunanya, diantaranya driver mobil kecil, driver mobil besar, driver motor, langsung ke driver, driver sameday, driver food, driver laundry, driver pindahan dan driver ekspedisi.

“Semua kemudahan tersebut diharapkan dapat menggali potensi ekonomi lokal sebagai upaya meningkatkan taraf kehidupan masyarakat Bali, bersama segenap anggota Laskar Merah Putih Perjuangan menuju Indonesia Sehat, Indonesia maju dan Indonesia bangkit,” tegasnya. Ditambahkan, Perwakilan MyGo Pusat Bali, I Nyoman “Mangku” Suteja menyebutkan pendafaran mitra MyGo di seluruh Bali sudah dimulai sejak Sabtu, 9 Februari 2022, dan sudah lebih dari 100 mitra yang secara manual mendaftar, sehingga saat ini sudah ada sekira 300 ojol dan 200 driver sedang proses validasi sistem untuk mitra ojol dan driver MyGo. “Hari ini setelah dilaunching per hari ini (Minggu, red), maka aplikasi MyGo untuk seluruh driver dan ojol sudah bisa diaktifkan untuk melayani masyarakat,” tambah Ketua Markas Daerah (Kamada) LMPP Bali ini.
Meskipun baru bisa beroperasi di Denpasar dan Badung, namun yang mendaftar sudah ada di seluruh Bali, sehingga akan dibuka secara bertahap. Dikatakan, keunggulan lain MyGo dibanding kompetitor sejenis, karena memiliki dukungan misi dan visi dari LMPP untuk memberikan nuasa baru atau warna baru keberadaan Ormas yang ada di Bali yang terkesan keras dan tidak bagus. Untuk itu, melalui MyGo ini ingin memberikan kesan baru yang baik kepada masyarakat, karena Ormas ini ada dari masyadakat dan untuk masyarakat. “Jadi bukan MyGo berasal dari Ormas, tapi kita ingin Ormas ini agar bisa memberikan nusasa baru, sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi anggota yang direkrut dari seluruh Bali,” tegas Mangku Suteja, seraya memastikan MyGo tidak berorientasi bisnis, tapi hanya ingin memberi kesejateraan bagi anggota ojol dan driver.

“Inilah bedanya MyGo dengan aplikasi online lainnya. Pemotongan fee atau jasa juga hanya 10 persen, sebagai wujud nyata memberikan penghasilan lebih bagi mitra, selain memberikan kemudahan bagi ojol dan diver,.namun tetap mengacu aturan transportasi yang ada,” tandas Humas Yayasan Bakti Pertiwi Jati ini. Secara singkat, Ketua Pembina Laskar Merah Putih Provinsi Bali, Ir. I Gusti Ngurah Mudita terkait peluncuran MyGo ini, berharap para mitra harus bisa ikut menjaga Bali. “Mitra MyGo agar di jalan juga selalu menjaga dengan baik keselamatan penumpang,” imbuhnya. Di sisi lain, Ketua Umum Laskar Merah Putih Perjuangan, D. Yusad Regar menyambut baik MyGo bermitra dengan Laskar Merah Putih Perjuangan, sehingga menjadi tanggungjawab yang besar selama di jalan, karena Bali sebagai daerah yang terkenal sebagai destinasi pariwisata di dunia. “Saya mohon jangan uragan di jalan, dan tolong dijaga, agar tampilan selalu bersih dan motor juga harus bersih,” paparnya
Diketahui, MyGo sebagai salah satu aplikasi jasa tranportasi modern, telah diluncurkan oleh PT Sang Saka Gemilang bekerjasama dengan Laskar Merah Putih Perjuangan Markas Daerah Bali. Untuk pendaftaran sebagai mitra driver dan ojol bisa datang langsung ke Kantor MyGo di Jalan Bypass Ngurah Rai Gang Ulun Carik V No.168, Kesiman, Tohpati, Denpasar Timur, Denpasar, atau menghubungi Call Center MyGo Bali di nomor WhatsApp 087759202726, 089617898578, 081999644964 dan 082144700183. ama/ksm






