Rabu, April 15, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaDaerahPemprov Bali Perkuat Sinergi Bappenas Masuk Agenda Prioritas Nasional

Pemprov Bali Perkuat Sinergi Bappenas Masuk Agenda Prioritas Nasional

Denpasar, PancarPOS | Pemerintah Provinsi Bali memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat melalui pertemuan strategis antara Gubernur Bali Wayan Koster dan Menteri PPN/Kepala Bappenas RI Rachmat Pambudy di Gedung Jayasabha, Denpasar, Rabu (11/2/2026).

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menegaskan komitmen bersama untuk menjadikan Bali sebagai prioritas dalam agenda pembangunan nasional, khususnya pada sektor infrastruktur darat, laut, udara, serta digitalisasi.

Menteri Pambudy menyampaikan bahwa Bali memiliki posisi strategis sebagai representasi Indonesia di mata dunia. Karena itu, pembangunan Bali tidak boleh parsial, melainkan harus terintegrasi dan berkelanjutan.

“Bali adalah wajah Indonesia. Apa yang terjadi di Bali akan berdampak pada citra Indonesia,” ujarnya.

Deputi Bidang Perencanaan Makro Pembangunan Kementerian PPN Eka Chandra Buana memaparkan bahwa sejumlah proyek strategis Bali telah masuk dalam agenda perencanaan nasional. Keberlanjutan Tol Gilimanuk–Mengwi, pengembangan LRT, hingga rencana bandara baru saat ini tengah diproses dalam skema perencanaan dan pendalaman teknis.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjawab tantangan mobilitas, pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan arus wisatawan dan logistik.

Selain infrastruktur fisik, penguatan sektor pertanian juga menjadi perhatian. Menteri Pambudy menyinggung pengalaman pandemi Covid-19 ketika sektor pertanian menjadi penopang utama ekonomi Bali saat pariwisata mengalami tekanan.

Menanggapi hal itu, Gubernur Wayan Koster menegaskan komitmen Pemprov Bali dalam mengembangkan pertanian organik serta mendorong budidaya bawang putih lokal guna memperkuat kemandirian pangan daerah.

“Kami ingin Bali kuat secara struktur ekonomi, tidak hanya bertumpu pada pariwisata,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ibu Putri Suastini Koster menyampaikan harapan agar Bali dapat dikembangkan sebagai super hub pemasaran produk kerajinan Nusantara, seiring percepatan infrastruktur dan digitalisasi.

Pertemuan ditutup dengan pertukaran cendera mata sebagai simbol eratnya sinergi pusat dan daerah. Gubernur Bali menyerahkan kain tenun endek, sementara Menteri PPN memberikan buku dan kopi sebagai tanda persahabatan. Ibu Putri turut menyerahkan tas anyaman ate dan tas kulit ukir khas Bali kepada Ny. Ninuk Mardiana Estilistiati Pambudy.

Sinergi yang terbangun ini diharapkan mempercepat realisasi proyek-proyek strategis sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional yang berbasis budaya dan keberlanjutan. mas/ama/*

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img