Sabtu, April 18, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaPolitik dan Sosial BudayaJelang Pemilu 2024, "Kader Sepuh PDI Perjuangan" Kompak Pulang ke Kandang Banteng

Jelang Pemilu 2024, “Kader Sepuh PDI Perjuangan” Kompak Pulang ke Kandang Banteng

Denpasar, PancarPOS | Kader sepuh PDI Perjuangan menjelang Pemilu 2024 kompak menyatakan pulang kembali ke kandang banteng. Tujuannya untuk memperkuat mesin PDI Perjuangan oleh para kader senior dengan menggelar hajatan Reuni Sesepuh Banteng Bali. Pertemuan sesepuh PDi Perjuangan itu, digagas I Ketut Sukita dengan tema “Pro Mega, Pro Pancasila” pada Minggu (12/2/2023) di Kandang Banteng Bersejarah, Jalan Banteng, Patimura Denpasar Utara. Digelarnya reuni sebagai tonggak mengenang kembali masa perjuangan dengan mempunyai ideologi yang jelas, dan tidak menonjolkan pragmatisme.

Inisiator Reuni Sesepuh Banteng Bali, I Ketut Sutika saat memberikan sambutan. (foto: tra)

Selaku Inisiator Reuni Sesepuh Banteng Bali, I Ketut Sutika menjelaskan melalui reuni ini pihaknya berharap PDI Perjuangan tetap mempunyai roh ideologi dan tidak berpragmatisme. Sebab dirinya melihat, kondisi politik sekarang ketika seorang kader tidak dipakai di partai, maka pindah ke partai lain, sehingga efeknya membuat partai menjadi tidak menarik. Sutika juga mengingatkan sejarah kader banteng ini dari dulu berevolusi terus menerus, dari PNI terus menjadi Banteng Segi 5, kemudian menjadi Partai Banteng bulat dalam lingkaran, sehingga bersama Kader Sesepuh Banteng Bali akan tetap ada dan tetap setia pada partai, serta setia pada Pancasila.

“Saya melihat teman-teman kami banyak dibajak oleh partai lain, dan banyak kader-kader kami yang tidak ngeh akan banteng, maka dari itu saya berinisiatif mengumpulkan mereka agar tetap setia pada banteng,” ungkap Sutika menambahkan, dengan adanya Reuni Sesepuh Banteng Bali ini, pihaknya beserta para kader yang hadir sangat yakin akan tetap setia pada DPP PDI Perjuangan. Bahkan diharapkan para peserta reuni bisa menjadi tulang punggung untuk partai. Pasalnya, di dalam garis PDI Perjuangan, kader bisa disebut sebagai tiga pilar, termasuk struktural, dan pengurus partai baik yang di legislatif dan di eksekutif.

1bl#ik-004/31/1/2023

“Kami ini yang di luar juga merupakan kader. Hanya saja kami tidak ada di struktur, legislatif dan di eksekutif, tetapi kami adalah perekat dan kami pegang grass road. Oleh karena itu, kami akan meminta kepada partai supaya tetap memikirkan kader, dan kami akan membangkitkan kembali Kandang Banteng Bersejarah,” paparnya. Melalui reuni tersebut, ternyata visi misi semua kader hanya ingin mengaktifkan Kandang Banteng Bersejarah yang akan dirumuskan dengan badan hukum.

“Sekarang ini kan kami belum merumuskan badan hukumnya, jadi undangannya sementara ini melalui WA, tetapi ketika kami sudah memiliki badan hukum tentu saja undangannya akan melalui surat, dan setiap kabupaten pasti nanti ada koordinatornya. Dan kami mohon kepada teman-teman jangan kami dicurigai, dan kami perintis, pejuang, dan kami tidak meminta apa-apa,” ucap Sutika, sembari mengingatkan, siapapun yang diusung oleh banteng pasti akan terpilih.

1th#ik-4/12/2022

“Ada banyak kasus teman-teman banteng yang pindah ke partai lain belum tentu jadi. Begitu hebatnya teman kita di kabupaten begitu pindah ke partai ya habislah sudah. Makanya saya bilang yang besar itu adalah bantengnya, dan orang yang rata-rata ikut di banteng mereka panjang umur. Ini buktinya dengan adanya Reuni Sesepuh Banteng yang awalnya para kader banyak yang sakit, ketika hadir pada acara reuni ini semuanya jadi segar, dan semangat,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Ketua Panitia Reuni Sesepuh Banteng Bali, I Made Arimbawa. Ia mengaku digelarnya reuni ini para kader yang hadir secara spontan tanpa ada undangan resmi, bahkan kelasnya sama rata, tidak ada kelas pejabat maupun kelas lainya. Selain itu yang hadir pada acara reuni ini merupakan kader sepuh lama, seperti mantan Bupati Badung, Cok Oka Ratmadi dan mantan Bupati Bangli, I Nengah Arnawa. “Tujuan kami adalah menyatukan tulang yang berserakan di kandang banteng. Artinya, ketika sesepuh partai tidak aktif di partai, tapi masih mempunyai darah perjuangan,” jelasnya.

1bl#ik-003/31/1/2023

Arimbawa menegaskan, melalui Reuni Sesepuh Banteng Bali ini, agar tidak melupakan para kader sepuh, dan tetap berada di garis Pancasila. Pihaknya mengingatkan yang namanya sesepuh merupakan orang tua yang bisa mengayomi para kader. Untuk itu, Reuni Sesepuh Banteng Bali ini sangat terbuka untuk seluruh kader maupun simpatisan. “Tetapi kalau ada kader yang ada di partai lain dan masuk menjadi struktur, kami tidak akan mengundang untuk ikut bergabung kembali di kandang banteng,” tegasnya.

Ketua Sesepuh Banteng Bali terpilih itu, juga akan segera membentuk Paguyuban Sesepuh Banteng Bali, di mana dirinya sudah dikukuhkan menjadi ketua. Sementara itu, posisi sekertaris Gus Dek Maharipa, dan bendahara I Ketut Sukita, hingga terbentuk para Korwil di setiap kabupaten/ kota se-Bali. “Itu rencana Korwilnya nanti akan disempurnakan lagi di setiap kabupaten/ kota, dan pastinya kita bergerak sesuai tema kita Pro Mega dan Pro Pancasila. Apapun nanti garis Mega maka itulah kita,” ungkapnya.

1bl#ik-21/7/2021

Sementara itu, I Ketut Kariasa Adnyana, Anggota Komisi IX DPR RI yang ikut hadir saat reuni, mengaku sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Pasalnya, dirinya sangat bersyukur bisa berkumpul dengan para kader senior, di mana mereka mempunyai hati yang tetap tidak melupakan Jas Merahnya, tetap setia pada ajaran Bung Karno, Pancasila dan tetap setia pada Megawati. “Kegiatan ini sangat luar biasa, walaupun pada politik pasti tetap ada riak-riak para kader senior tetap berpegang teguh pada PDI Perjuangan,” ucapnya.

Kariasa menjelaskan, reuni ini juga mengenang tempat yang penuh sejarah, karena banyak cerita yang bisa diceritakan ke generasi selanjutnya, karena kandang banteng ini kurang perhatian, dan perawatan. Karena itulah, dengan adanya reuni ini bisa kembali membangkitkan sejarah kandang banteng. “Dengan reuni yang mengambil tema Pro Mega Pro Pancasila menitikberatkan tidak ada perhelatan politik. Apapun yang sudah digariskan oleh partai harus tetap setia pada garis tersebut untuk berjuang bersama-sama,” ujarnya. tra/ama/ksm

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img