“Kedua sekolah ini diusulkan oleh Pak Gede Dana selaku Ketua DPRD Karangasem, dan astungkara SMAN ini terwujud berkat kerja keras Pak Sekda dan Pak Kadis PUPR Bali, sehingga SMA ini bisa dibangun tahun ini walau anggarannya terbatas ditengah Covid-19,” ujar Gubernur jebolan ITB ini seraya menegaskan pembangunan SMAN 1 Abang tanpa melalui pembebasan lahan, karena berdiri diatas tanah Pemprov Bali.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Provinsi Bali, Ir. I Nyoman Astawa Riadi menyatakan pembangunan SMAN 1 Abang dilaksanakan pada tahun 2020 ini selama 150 hari dengan anggaran mencapai Rp. 12 Milyar, dan akan berakhir pada 17 Desember 2020. “Secara lokasi, sekolah ini sangat strategis karena berada di jalan utama Kecamatan Abang dan berlokasi di tengah permukiman penduduk, sehingga jarak siswa untuk bersekolah tidak jauh seperti dulu lagi,” ujarnya seraya berharap anak-anak yang terdaftar di tahun ajaran ini bisa menempati bangunan kelas baru SMAN 1 Abang. hum/jmg






