Pariwisata dan Hiburan

Ny. Putri Koster Tegaskan Inovasi UMKM Bali Harus Berakar pada Budaya Lokal

Hadiri Penutupan DBFW 2025, Dorong Desainer dan Perajin Bali Tembus Panggung Dunia


Denpasar, PancarPOS | Penutupan Dekranasda Bali Fashion Week (DBFW) 2025 – Session 1 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Denpasar, Jumat (7/11/2025) malam, menjadi ajang penting bagi Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, untuk menegaskan komitmen menjaga kekuatan budaya dalam setiap inovasi pelaku UMKM dan desainer Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Putri Koster menyambut langsung kehadiran Ketua Umum Dekranas, Ny. Selvi Gibran Rakabuming, yang hadir menutup secara resmi DBFW 2025. Menurutnya, dukungan dari pusat menjadi semangat baru bagi seluruh Dekranasda kabupaten/kota di Bali untuk terus memperkuat ekosistem kriya dan fesyen berbasis budaya.

“Kami di Bali berkomitmen membina para perajin dan desainer agar tetap berakar pada budaya lokal. Kreativitas boleh mengikuti perkembangan zaman, tetapi jati diri budaya harus menjadi napas dalam setiap karya,” tegas Putri Koster.

Ia menambahkan, Dekranasda Bali terus menjalankan pembinaan berkelanjutan bagi UMKM dan perajin lokal agar siap bersaing di pasar nasional maupun internasional. Menurutnya, karya wastra dan kriya Bali memiliki kekuatan karakter yang tak tergantikan, dan menjadi inspirasi bagi dunia mode.

“Langkah kecil yang kami lakukan di Bali ini, jika dijalankan dengan tekun dan konsisten, akan melahirkan desainer dan perajin yang mampu menjadi trend centre mode dunia,” ujar istri Gubernur Bali periode 2018–2023 itu dengan penuh keyakinan.

Putri Koster juga mengapresiasi penyelenggaraan DBFW 2025 sebagai wadah nyata sinergi antara pemerintah, pelaku UMKM, desainer muda, dan Dekranasda seluruh kabupaten/kota. Ajang ini dinilai bukan hanya pameran busana, melainkan ruang kreatif untuk menampilkan inovasi berbasis budaya Bali.

“DBFW adalah cermin semangat Bali yang tidak pernah padam dalam menjaga budaya melalui kreativitas. Ini bukan hanya tentang busana, tapi tentang jati diri kita sebagai bangsa yang berbudaya,” tandasnya.

Acara penutupan turut dimeriahkan dengan peragaan busana dari Taksu Design, diiringi alunan musik magis Gus Teja, serta koleksi perajin unggulan seperti Darmawan Silver, Bara Silver, Puspa Mega, dan Geocraft. Perpaduan antara modernitas dan tradisi menciptakan suasana penuh pesona khas Bali.

DBFW Session 2 dijadwalkan berlangsung pada 2–8 Desember 2025 mendatang. Agenda ini diharapkan menjadi kelanjutan dari semangat membangun industri kreatif berbasis budaya menuju Bali dan Indonesia yang berdaya saing, kreatif, dan berkelas dunia. mas/ama/*



MinungNews.ID

Saluran Google News PancarPOS.com

Baca Juga :



Back to top button