Gubernur Koster Gerak Cepat Pulihkan KBM di SDN 5 Banjar

Sekolah Terendam Nyaris Sampai Plafon
Buleleng, PancarPOS | Gubernur Bali Wayan Koster meninjau langsung kondisi SD Negeri 5 Banjar yang terdampak parah akibat banjir bandang di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Minggu (15/3/2026).
Sekolah tersebut menjadi salah satu fasilitas publik yang mengalami kerusakan cukup serius setelah diterjang banjir. Air bahkan sempat merendam ruang kelas hingga hampir menyentuh plafon bangunan.
Kedatangan Koster disambut hangat para murid yang terdampak banjir. Dalam kunjungan itu, ia meninjau langsung kondisi ruang kelas, ruang guru, perpustakaan, serta sejumlah fasilitas pendidikan lainnya yang mengalami kerusakan akibat terjangan air.
Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng itu juga berdialog dengan kepala sekolah dan para guru untuk mendengar langsung kondisi di lapangan serta kebutuhan mendesak agar kegiatan belajar mengajar dapat segera dipulihkan.
Menurut Koster, pemulihan aktivitas pendidikan menjadi prioritas penting agar para siswa tidak terlalu lama kehilangan waktu belajar.
Ia menegaskan Pemprov Bali siap membantu pemenuhan kebutuhan sarana pendidikan melalui dana gotong royong Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Bali yang telah disiapkan.
“Kegiatan belajar mengajar harus bisa segera berjalan kembali. Untuk kebutuhan seperti papan tulis, buku pelajaran, meja, kursi, dan perlengkapan lainnya akan kita bantu melalui dana gotong royong ASN,” ujarnya.
Ia juga meminta Kepala Desa Banjar bersama pihak sekolah segera melakukan pendataan kebutuhan paling mendesak di sekolah tersebut.
“Hitung semua kebutuhan yang diperlukan. Dalam beberapa hari ke depan datanya harus sudah ada supaya bantuan bisa langsung disalurkan,” tegasnya.
Untuk solusi jangka panjang, Koster mengungkapkan adanya usulan pembongkaran bangunan sekolah yang terdampak banjir untuk kemudian dibangun kembali menjadi gedung bertingkat.
Langkah tersebut dinilai penting karena lokasi sekolah berada di kawasan yang rawan banjir akibat luapan sungai yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi.
“Nanti perencanaan teknisnya dirancang oleh Bupati Buleleng. Jika membutuhkan dukungan dari Pemprov Bali, kami siap membantu melalui Bantuan Keuangan Khusus,” jelasnya.
Selain pembangunan sekolah, pemerintah juga akan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk melakukan normalisasi sungai sebagai langkah mitigasi guna mencegah banjir serupa terjadi kembali di masa depan. mas/ama/*









