Nasional
Trending

Selama 11 Tahun, Jabatan Mang De di KNPI Bali Dipertanyakan


Denpasar, PancarPOS | I Putu Gede Wirakusuma yang akrab disapa De Wira terpilih aklamasi sebagai Ketua Umum DPD KNPI Provinsi Bali, saat agenda Musprov XIV KNPI Bali berdasarkan Keputusan DPP KNPI Nomor KEP.0101/DPP KNPI/XII/2021 tentang pencabutan SK Karetaker DPD KNPI Provinsi Bali, dan pembentukan kepengurusan karetaker baru DPD KNPI Prov Bali di di Balai Diklat Provinsi Bali, Kamis (27/1/2022). Namun, kegiatan itu mengusung tema “Bersama OKP Kita Bangkitkan Marwah Pemuda Dalam Wadah KNPI Bali Yang Bersinergi Bersama Pemerintah Provinsi Bali Untuk Bali Bangkit” itu, malah dituduh sebagai kegiatan Musprov Abal-abal oleh kubu yang membawa-bawa SK Menkumham.

1th#ik-18/1/2022

Pada Musprov itu dibuka langsung dengan pemukulan gong oleh Kabid Bidang Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali, I Made Dana Tenaya. Secara khusus dihadiri langsung Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama, Sekjen DPP KNPI Gandung Rafiul Nurul Huda. Namun, Ketua KNPI Bali sebelumnya yaitu Nyoman Gede Antaguna alias Mang De yang menyatakan Musprov XIV KNPI Bali tidak sah, bahkan beranggapan pidato Kabid Disdikpora Prov Bali, Made Dana Tenaya dipaksa untuk memberi sambutan Musprov XIV KNPI Bali. “Padahal Mang De itu, sudah menjabat Ketua DPD selama 11 tahun lebih dari dua periode, tetapi sejatinya dua periode di KNPI hanya enam tahun,” sentil mantan salah satu Wakil Ketua OKP Pemuda Pancasila (PP) Bali, selaku Senior Pemuda Pancasila MPW Bali, Anak Agung Bagus Tresna Suarta alias Gung Ges mempertanyakan jabatan Mang De di saat dihubungi, Rabu (2/2/2022).

Karena itu, pihaknya meminta Mang De mengikuti Keputusan DPP KNPI Nomor KEP.0101/DPP KNPI/XII/2021 tentang pencabutan SK Karetaker DPD KNPI Provinsi Bali. Di samping itu, Mang De diharapkan legowo dan berlapang dada menerima Surat Keputusan itu dan diberikan yang lebih memimpin KNPI Bali agar lebih maju dan kreatif. “SK kan menentukan masa jabatan kita, kita harus menerima SK sebagai mandat,” ujar Gung Ges. Ditegaskan kembali, SK itu dapat dijadikan pedoman dalam melangkah dan menjalankan roda organisasi KNPI Bali.

1bl#ik-5/3/2021

“Pemuda bisa bersatu membangun Bali, dengan lapang dada memberikan kesempatan yang lebih muda,” tegasnya. Begitu juga, Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia Bali, Anak Agung Kompiang Gede, SH.,MH.,CIL., telah mengharapkan Mang De legowo dan berjiwa besar menerima Kepemimpinan Dewira yang juga Sekretaris PP Bali. Kompiang mengharapkan pemerintah mendukung kepemimpinan KNPI yang legal dan De Wira bisa memajukan pemuda Bali agar mampu bersaing secara nasional dan global. “Harapan saya dengan sudah terpilihnya De Wira menjadi Ketua KNPI Bali periode 2022-2025, dapat bekerja secara maksimal dan bisa berkolaborasi dengan OKP di Bali untuk kemajuan para pemuda,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bali sebagai wadah berhimpunnya para pemuda diharapkan mampu bersatu membangun Pulau Dewata. Regenerasi kepemimpinan begitu penting dalam memberikan kesempatan yang lebih muda meminpin sehingga menjadi calon – calon pemimpin masa depan bangsa menuju Indonesia Maju 2045 bertepatan pada 100 Tahun Kemerdekaan NKRI.

1th#ik-1/1/2022

Pemuda Bali memiliki potensi besar dan talenta kepemimpinan yang dapat diandalkan baik tingkat daerah maupun nasional, berikutnya kiprah di tingkat internasional semakin ditingkatkan. Sebagian besar, pemuda Bali telah tergabung dalam Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang patut diberikan apresiasi dan didukung oleh semua komponen, khususnya dari pemerintah. Dimana anggota KNPI Bali adalah OKP tingkat provinsi yang telah terdaftar secara sah sesuai dengan persyaratan.

Namun, KNPI Bali sempat mati suri, kini tengah menjadi sorotan publik dan awak media. Untuk itu, akhirnya Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama yang terpilih saat Kongres KNPI XV yang berlangsung di Bogor pada 18-22 Desember 2018 langsung mengkarateker dan membekukan atau memecat kepemimpinan Mang De yang sudah digantikan oleh Choir Sarifudin yang juga menjabat sebagai Ketua OKK DPP KNPI berkewajiban menggelar Musprov pada Kamis (27/1/2022) hingga terpilih aklamasi I Putu Gede Wirakusuma yang akrab dipanggil De Wira sebagai Ketua Umum DPD KNPI Bali.

1bl#ik-21/7/2021

Kepemimpinan Mang De digantikan oleh Choir Sarifudin sesuai Keputusan DPP KNPI Nomor: KEP. 0101/DPP KNPI/XII/2021 Tentang Pencabutan SK Karetaker DPD KNPI Provinsi Bali dan Pembentukan Kepengurusan Karetaker Baru Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Bali. Pasca terpilihnya De Wira selaku Sekretaris Karateker DPD KNPI Bali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD KNPI Bali Periode 2022-2025 yang didukung oleh 28 OKP.

Sebelumnya, kubu yang mengatasnamakan Ketua KNPI Bali yang membawa-bawa SK Menkumham KNPI menuduh Musprov XIV Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Bali yang digelar kubu Haris Pertama, Kamis (27/1/2022) bisa dikatakan sebagai “kongres abal-abal”. Pasalnya, kongres ini tidak “legitimate” tidak dihadiri oleh DPP, OKP dan kelengkapan organisasi lainnya, apalagi tidak memiliki SK dari Menkumham. Hal ini diungkapkan Nyoman Gede Antaguna atau kerap disapa Mang De yang mengaku masih menjabat sebagai Ketua KNPI Bali dalam keterangan persnya di Denpasar, Kamis, (27/1/2022) didampingi beberapa pengurus lainnya seperti Putu Indra Primantara (Wakil Ketua Bidang Hubung antar Lembaga Kemasyarakatan), Shri I Gusti Ngurah Wira Wedawitry (Sekretaris KNPI Bali), dan A.A Eka Dharma Kusumawati (Ketua Harian). aya/ama/ksm


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button