Ekonomi dan Bisnis

Berkat KUR Bank BRI, Usaha Minyak NiO Kembali Bangkit

Kini Berani Ajak Konsumen Bergabung Jadi Reseller dan Distributor


Gianyar, PancarPOS | Mungkin belum banyak yang mendengar tentang Minyak NiO yang diracik dari warisan pengobatan leluhur Bali yang sangat berkasiat tanpa efek samping. Ternyata obat tradisional itu, adalah hasil dari ide kreatif salah satu penekun spiritual asal Desa Bona, Gianyar, I Gusti Ngurah Ambaraoka sebagai penemu minyak Nirmala Oil atau NiO yang terbukti ampuh mengatasi dan menyembuhkan berbagai macam penyakit. Bahkan, menurut pengakuan langsung dari para konsumen Minyak NiO bisa menyembuhkan sejumlah penyakit kronis, seperti luka diabetes, kesemutan, stroke, vertigo, maag, sakit gigi dan jerawat serta flek hitam di wajah. Caranya juga sangat mudah, karena minyak NiO hanya cukup dibalurkan ke seluruh tubuh dan diminum langsung. Pasalnya, minyak NiO sendiri berbahan alami rempah – rempah, tanpa adanya campuran bahan kimia.

Namun dibalik cerita itu, ternyata usaha produksi minyak pengobatan tradisional yang masih tergolong UMKM tersebut sempat jatuh bangun di masa pandemi Covid-19, terutama di Bali yang terdampak akibat terpuruknya di sektor pariwisata. Bahkan berbagai upaya telah dilakukan oleh Jro Ambaraoka sapaan akrabnya pengusaha berusia 56 tahun itu untuk tetap bertahan. Namun karena keampuhan Minyak NiO ini yang terus digunakan oleh banyak pelanggannya, sehingga akhirnya sekitar tahun 2022 usahanya kembali bangkit setelah mendapat dukungan Kredit Usaha Rakyat dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (KUR Bank BRI) yang datang langsung melihat tempat usahanya di Banjar Bona Kelod, Jalan Krisna No.3, Desa Bona, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, atau sekitar 23 km dari Kota Denpasar. Bahkan sudah difaslitasi sebanyak tiga kali KUR Mikro Bank BRI dari pertama awalnya Rp10 juta, selanjutnya sebesar Rp25 juta hingga Rp50 juta. “Sudah tiga kali mendapatkan KUR dari Bank BRI, dan saat ini sedang ditawarkan KUR sebesar Rp100 juta. Astungkara (syukurnya, red) sampai detik ini pembayaran KUR lancar dan nama Nirmal Oil ini masih bersih di mata Bank BRI. Dan ditawarkan lagi KUR Rp100 juta lagi,” bebernya, saat ditemui di Gianyar, pada Jumat sore (1/3/2024)

Dikatakan BRI datang langsung memberi pinjaman untuk mengembangkan usahanya, terutama untuk bantuan modal usaha. Selain itu, setiap ada ajang pameran baik lokal maupun nasional juga diundangan dan didukung terus oleh BRI, karena selain pengunjung pameran, juga banyak karyawan BRI yang juga belanja produk Nirmala Oil. “Meskipun bawa stok banyak, tapi bisa sampai habis terjual. Bahkan ada pimpinan BRI pusat yang datang ke Bali juga belanja Nirmal Oil ini. Karena mereka sangat tertarik dengan produk kami,” kenang Jro Ambaraoka, seraya mengisahkan dirinya sebelum mememukan Minyak NiO hanya sebagai pekerja pariwisata di salah satu hotel di Kuta, Badung. Hanya saja harus selalu direpotkan dengan terus mengantar istri berobat ke dokter. Karena harus rutin bolak-balik ke dokter, sehingga merasa lelah dan jenuh, dan akhirnya Jro Ambaraoka berinisiatif membuat usaha dari minyak VCO dan terus dikembangkan dengan menambahkan rempah-rempah untuk mengobati istrinya tersebut. Seiring berjalannya waktu istrinya berangsur-angsur berhasil disembuhkan, dan malah banyak yang membeli minyak tersebut. Salah satunya wisatawan asing yang mengalami sakit batuk menahun, dan dari sanalah dirinya tertarik untuk mengembangkan Minyak NiO ini.

Lalu, sebelum berniat untuk mempatenkan produknya, juga melakukan survei kepada konsumen untuk mengetahui aroma apa yang paling diminati. “Pertama kali saya buat Minyak NiO adalah yang natural. Lalu saya kembangkan lagi maka jadilah minyak NiO beroma mawar dan green tea, dan diawal saya langsung buat tiga aroma,” ujarnya, sembari mengungkapkan Minyak NiO saat ini sudah memiliki ijin lengkap. “Produksi kami sudah dilengkapi dengan ijin BPOM, Sertifikat Halal, dan hak paten,” ucapnya, seraya mengatakan membuat kemasan Minyak NiO dari 20ml, 60ml, 100ml dan roll on untuk memudahkan dibawa, saat mencegah penyakit mendadak seperti gatal – gatal, masuk angin, dan batuk ringan serta alergi. Jro Ambaraoka merinci Minyak NiO ini, merupakan suatu obat yang paling murah sebab bisa menyembuhkan banyak penyakit. Contoh kecilnya bisa menghilangkan sakit nyeri pada gigi hanya cukup dengan dikumur saja pada bagian gigi yang sakit selama dua menit. Sedangkan pada sariawan cukup dioles saja pada bagian yang sakit. Sementara itu, untuk sakit asam lambung ataupun maag kronis dengan cara meminum satu sendok makan dicampur dengan air hangat. Sebab bahan Minak NiO menggunakan bahan alami, dengan bahan andalan bunga tunjung (teratai), buah manggis, rempah-rempah, serta kelapa.

Diakui Ambaraoka, bila masyarakat ingin membeli Minyak NiO bisa dicari di beberapa apotik herbal di seputaran Gianyar, atau Apotik Sehat. Dalam sebulan bisa mendapatkan untung belasan juta Rupiah. Oleh karena itu, ia juga membuka peluang bagi para konsumen untuk menjadi reseller dan distributor. Dibukanya peluang reseller dan distributor karena dirinya kekurangan pemasaran. “Kalau ingin menjadi reseller dan distributor bisa datang langsung. Kami juga ada FB dengan akun Nio Nirmala Oil, email, nionirmalaoil@gmail.com, IG nionirmalaoil, Tiktok nionirmalaoil, web www.nio-nirmala-oil.com,” bebernya. Dikatakan saat ini, juga mengeluarkan produk terbaru yang diberi nama Bayu Pawana atas permintaan teman lamanya, dengan banyak tambahan yang tokcer. Di mana Minyak NiO Bayu Pawana yang berati Energi Alam, mempunyai keunggulan lebih banyak menyembuhkan penyakit, serta rasa hangat dari minyak tersebut mampu bertahan sampai 24 jam, sehingga bisa mempelancar peredaran darah. “Minyak NiO Bayu Pawana juga minyak murni herbal 100% dan minyak NiO Bayu Pawana ini banyak diminati untuk keperkasaan kaum pria,” pungkasnya

Salah satu konsumen setia Minyak NiO, Ni Kadek Wirayanti mengakui kasiat minyak tersebut terbukti ampuh menyembuhkan penyakit yang sempat dirasakan selama ini. Ibu rumah tangga asal Desa Getasan, Gianyar itu, sengaja datang langsung membeli Minyak NiO setelah membaca berita terkait keampuhan minyak yang diproduksi oleh Jro Ambaraoka di salah satu media online. Perempuan berusia 39 tahun ini, menuturkan sempat menderita penyakit susah buang air besar atau BAB, sehingga harus berobat ke rumah sakit hingga diarahkan untuk melakukan operasi. Selain itu, juga sering mengalami susah tidur akibat sakit vertigo. Namun setelah mencoba beberapa kali mengkonsumsi Minyak NiO berangsur-angsung semua penyakit yang mengganggu hidupnya selama ini mulai tidak kambuh kembali. “Saya sempat menderika BAB sampai disarankan harus operasi. Bahkan sering mengalami sakit vertigo dan sudah tidur. Tapi karena telah membaca berita tentang kasiat minyak ini terus saya coba. Dan hasilnya penyakit saya hilang sekarang. Karena itu saya mulai langganan minyak ini, dan saya tawarkan juga kepada ibu-ibu yang lain karena banyak yang ingin membelinya,” katanya.

Secara terpisah, Pemimpin Cabang BRI Gianyar, Kadek Arik Sundra Dewi menegaskan selalu berupa maksimal membantu para nasabahnya, salah satunya melalui penyalurkan KUR yang diberikan untuk mendukung pengembangan usaha Minyak Nirmala Oil. “Kita harap bisa membantu usaha nasabah Bank BRI, karena sebagai strategi yang akan dijalankan BRI untuk meraih target KUR 2024,” ujarnya. Selain fokus pada UMKM, dikatakan Bank BRI juga akan tetap menyalurkan KUR untuk sektor Tani dan Ritel, namun porsinya tidak sebesar di segmen Mikro. Apalagi KUR BRI 2024 menawarkan bunga flat yang cukup kompetitif, mulai dari 3% hingga 9% per tahun tergantung jenis KUR dan besaran pinjaman. “Plafon pinjaman juga beragam, mulai dari Rp1 juta hingga Rp500 juta,” jelasnya. Diharapkan program KUR 2024 BRI dapat semakin berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional melalui pemberdayaan pelaku UMKM dan peningkatan inklusi keuangan.

Besaran KUR untuk tahun 2024 ini dipatok sebesar Rp300 triliun. Dari angka tersebut, Bank BRI mendapatkan alokasi KUR terbesar yakni senilai Rp165 triliun atau tercatat lebih rendah dibandingkan target 2023 sebesar Rp194,4 triliun. Adapun, secara total, realisasi penyaluran KUR tahun 2023 hingga Desember 2023 berdasarkan data Sistem Infromasi Kredit Program (SIKP) sebesar Rp232,16 triliun atau sebesar 78,17% dari target sebesar Rp297 triliun kepada 4,15 juta debitur.

Syarat dan Cara Pengajuan KUR BRI 2024

Bank BRI menetapkan beberapa syarat berbeda untuk setiap jenis kelompok yang ditetapkan. Syarat untuk KUR Mikro, BRI menetapkan syarat usaha yang dijalankan perorangan adalah usaha yang produktif dan layak, usaha minimal telah aktif selama 6 bulan, tidak sedang menerima kredit dari perbankan kecuali kredit konsumtif berupa, KPR, KKB, dan Kartu Kredit, dan wajib memiliki KTP, KK, dan surat Izin usaha. Syarat untuk KUR Mikro memiliki kesamaan syarat dengan syarat KUR Kecil. Namun, untuk KUR Kecil ada satu syarat tambahan yaitu memiliki Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau surat izin lainnya yang dapat dipersamakan. Sementara itu, untuk syarat KUR TKI, pengaju harus memiliki KTP, KK, perjanjian kerja dengan pengguna jasa, perjanjian penempatan, paspor, visa, dan persyaratan lain sesuai ketentuan.

Setelah memahami persyaratan yang ditetapkan BRI, berikut adalah cara pengajuan KUR BRI yang berlaku saat ini:

-Pastikan bidang usaha yang akan Anda ajukan untuk mendapat KUR adalah usaha yang produktif dan berprospek.

-Siapkan kelengkapan dokumen pengajuan. Dokumen tersebut antara lain kartu identitas (KTP, kartu keluarga, keterangan domisili), legalitas usaha (akta pendirian usaha), izin usaha (SIUP, TDP), laporan keuangan, proposal usaha, dan persyaratan lainnya.

-Setelah dokumen lengkap, datangi kantor bank penyalur yang masuk dalam daftar pemerintah. Ikuti prosedur yang diterapkan di bank tersebut. Biasanya, bank akan melakukan survey atau wawancara untuk menganalisis kelayakan peminjam.

-Tunggu hasil pengumuman dari bank penyalur apakah pengajuan Anda akan cair atau tidak. ama/ksm

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan


Back to top button