Denpasar, PancarPOS | Di tengah mobilitas yang kian padat dan ritme kehidupan yang serba cepat, perempuan masa kini tidak lagi sekadar dituntut tampil stylish saat berkendara. Lebih dari itu, kesadaran, ketenangan, dan fokus menjadi kunci utama keselamatan di jalan. Menjawab tantangan tersebut, PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menggulirkan kampanye edukatif bertajuk “Zen on Wheels” dalam momentum Hari Kartini 2026.
Program ini bukan sekadar pelatihan berkendara biasa. Ia hadir sebagai gerakan reflektif yang mengajak perempuan yang kini semakin aktif dalam berbagai sektor untuk memaknai perjalanan sebagai ruang kesadaran penuh. Mengusung filosofi “Zen”, kampanye ini menekankan pentingnya ketenangan batin, fokus pikiran, dan kesadaran situasional saat menghadapi dinamika lalu lintas yang semakin kompleks.
Sejak digelar pada 13 hingga 24 April 2026, kegiatan ini menyasar 1.796 perempuan dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, pekerja, hingga komunitas. Mereka tidak hanya dibekali teori keselamatan berkendara, tetapi juga dilibatkan langsung dalam praktik melalui simulasi menggunakan Honda Riding Trainer. Pendekatan ini dirancang agar peserta mampu memahami risiko secara nyata sekaligus melatih respons yang tepat di jalan.
Di balik program ini, tersimpan pesan kuat bahwa keselamatan bukan hanya soal teknik, tetapi soal kebiasaan dan kondisi mental. Banyak kecelakaan terjadi bukan semata karena kurangnya kemampuan, melainkan akibat mental load, pikiran yang terbagi, tergesa gesa, hingga kurangnya kesadaran terhadap lingkungan sekitar. Di sinilah “Zen on Wheels” menemukan relevansinya, menjadikan ketenangan sebagai fondasi utama keselamatan.
Salah satu puncak kegiatan berlangsung pada 20 April 2026 di AHM Safety Riding Park. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pembekalan langsung dari para ahli, termasuk instruktur safety riding AHM Laras Dwi Yulia dan perwakilan Korlantas Polri, Iptu Wahyu Martono. Mereka mengupas tuntas berbagai aspek penting, mulai dari teknik membaca potensi bahaya, menjaga posisi berkendara, hingga merespons situasi darurat secara tepat.
Menariknya, pendekatan “Zen” tidak berhenti pada teori berkendara. AHM juga menghadirkan sesi khusus bersama praktisi yoga Brigitta Hardi. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami bahwa kontrol diri saat berkendara berawal dari kemampuan mengelola napas, menjaga fokus, dan menghadirkan kesadaran penuh dalam setiap momen. Sebuah pendekatan yang jarang disentuh dalam edukasi berkendara konvensional.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam membangun budaya keselamatan di Indonesia. Ia menilai perempuan memiliki peran strategis dalam membentuk perilaku berkendara yang lebih tertib dan sadar.
Perempuan kini semakin aktif dalam mobilitas sehari hari. Kami ingin memastikan mereka tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki ketenangan dan pengendalian diri saat berkendara, sehingga setiap perjalanan bisa berlangsung aman dan penuh percaya diri, ujarnya.
Lebih dari sekadar kampanye, “Zen on Wheels” menjadi simbol transformasi cara pandang. Bahwa menjadi Kartini masa kini bukan hanya tentang keberanian menembus batas, tetapi juga tentang kebijaksanaan dalam menjaga diri dan orang lain. Jalan raya bukan sekadar ruang mobilitas, melainkan ruang interaksi sosial yang membutuhkan empati, kesadaran, dan tanggung jawab.
AHM sendiri terus memperkuat komitmennya melalui dukungan lebih dari 120 instruktur safety riding, termasuk 14 instruktur perempuan yang tersebar di seluruh Indonesia. Sejak 2002, lebih dari 31 juta masyarakat telah mendapatkan edukasi keselamatan berkendara melalui berbagai program yang digagas perusahaan.
Dengan semangat Cari Aman, AHM menegaskan bahwa keselamatan bukanlah batasan, melainkan cara untuk menikmati perjalanan dengan lebih bermakna. Dalam konteks ini, perempuan tidak hanya menjadi pengendara, tetapi juga agen perubahan yang membawa budaya berkendara yang lebih sadar, tenang, dan bertanggung jawab.
Di tengah jalan yang semakin padat dan penuh risiko, pesan “Zen on Wheels” terasa sederhana namun dalam tetap tenang, tetap sadar, dan tetap fokus. Karena pada akhirnya, keselamatan adalah perjalanan itu sendiri. uni/ama






