Minggu, April 19, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaDaerahHadiri Karya Ngenteg Linggih di Renon, Wali Kota Jaya Negara Tegaskan Spirit...

Hadiri Karya Ngenteg Linggih di Renon, Wali Kota Jaya Negara Tegaskan Spirit Gotong Royong Krama

Denpasar, PancarPOS | Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga nilai-nilai adat dan budaya Bali dengan menghadiri pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih lan Pedudusan Alit di Peryangan Ida Ratu Gede Begawan Penyarikan, Banjar Adat Tengah, Renon, Rabu (2/4/2026), bertepatan dengan Purnama Sasih Kadasa.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jaya Negara tidak hanya hadir secara seremonial, tetapi juga turut menandatangani prasasti sebagai penanda pelaksanaan karya, sekaligus menyerahkan dana hibah sebesar Rp400 juta untuk mendukung jalannya upacara yadnya.

Kehadiran orang nomor satu di Kota Denpasar ini turut didampingi sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota DPRD Provinsi Bali Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya dan Wayan Sari Galung, Anggota DPRD Kota Denpasar I Ketut Budiarta, serta tokoh masyarakat dan krama pengempon Banjar Adat Tengah Renon.

Dalam sambutannya, Wali Kota Jaya Negara menyampaikan apresiasi tinggi atas kekompakan dan semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh krama Banjar Tengah Renon. Ia menilai, keberhasilan pelaksanaan karya tidak terlepas dari soliditas masyarakat adat dalam menjaga tradisi secara kolektif.

“Pelaksanaan karya ini menunjukkan kekompakan dan semangat gotong royong krama pengempon. Ini adalah cerminan nilai luhur budaya Bali yang tetap terjaga hingga saat ini. Semoga melalui yadnya ini, seluruh warga dianugerahi kerahayuan dan kerukunan,” ujarnya.

Lebih jauh, Jaya Negara menjelaskan bahwa Karya Ngenteg Linggih memiliki makna yang sangat sakral dalam kehidupan spiritual umat Hindu di Bali. Prosesi ini merupakan upaya melinggihkan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasi-Nya di tempat suci, sekaligus memohon agar stana tersebut senantiasa memberikan perlindungan dan kesejahteraan bagi umat.

“Upacara ini adalah prosesi untuk melinggihkan Ida Sang Hyang Widhi Wasa pada stana-Nya, sekaligus sebagai wujud permohonan anugerah perlindungan, keharmonisan, dan kesejahteraan bagi seluruh umat,” tegasnya.

Sementara itu, Parwantaka karya, I Made Suwena, mengungkapkan bahwa rangkaian panjang upacara telah dimulai sejak 22 Maret 2026 dengan diawali prosesi nunas toya dan melaspas taring. Rangkaian kemudian berlanjut dengan nunas piuning pada 23 Maret, ngentegan beras (ngingsah) pada 25 Maret, mecaru pelinggih Ratu Gede dan Balai Banjar pada 29 Maret, serta melasti ke segara pada 31 Maret.

Ia menambahkan, puncak karya jatuh pada Rabu, 2 April 2026 yang bertepatan dengan Wrespati Wage Watugunung dan dipuput oleh Ida Pedanda Gede Wanasari Sanur. Setelah puncak karya, rangkaian akan dilanjutkan dengan nyinep pada 5 April dan meajar-ajar pada 12 April mendatang.

Menariknya, Karya Ngenteg Linggih lan Pedudusan Alit ini memiliki nilai historis tersendiri bagi Banjar Adat Tengah Renon. Secara ideal, karya ini dilaksanakan setiap 30 tahun sekali. Namun di pura tersebut, upacara ini sebelumnya belum pernah digelar, sehingga pelaksanaannya menjadi momentum bersejarah bagi krama setempat.

Pelaksanaan karya sepenuhnya didukung oleh swadaya masyarakat yang melibatkan sekitar 190 kepala keluarga, serta mendapat bantuan hibah dari Pemerintah Kota Denpasar. Hal ini semakin menegaskan kuatnya semangat kebersamaan dalam menjaga tradisi leluhur.

“Kami berharap seluruh rangkaian karya dapat berjalan dengan lancar, labda karya, serta memberikan kerahayuan dan kerahajengan bagi seluruh krama Banjar Adat Tengah Renon,” pungkas I Made Suwena.

Dengan terselenggaranya karya ini, diharapkan nilai-nilai adat, budaya, dan spiritualitas Bali tetap terjaga di tengah arus modernisasi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bukti bahwa kekuatan budaya Bali bertumpu pada solidaritas dan gotong royong masyarakat adatnya. mas/ama/*

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img