Kamis, April 30, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaOlahraga dan PendidikanKampus Tak Lagi Cukup Teori, STIKOM Bali Buka Panggung Talenta Digital Kolaborasi...

Kampus Tak Lagi Cukup Teori, STIKOM Bali Buka Panggung Talenta Digital Kolaborasi TikTok Shop–Tokopedia

Denpasar, PancarPOS | Perkembangan industri digital yang bergerak sangat cepat menuntut dunia pendidikan untuk beradaptasi. Tidak cukup hanya mengandalkan teori di ruang kelas, mahasiswa kini dituntut memiliki keterampilan praktis yang benar-benar relevan dengan kebutuhan industri.

Melihat realitas tersebut, ITB STIKOM Bali mengambil langkah konkret dengan menggandeng TikTok Shop by Tokopedia dalam sebuah program pengembangan talenta digital bertajuk “Waktunya START Academy”.

Program ini digelar di kampus ITB STIKOM Bali di Denpasar selama lima hari, mulai 2 hingga 6 Maret 2026. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapat kesempatan belajar langsung dari para praktisi industri digital yang sehari-hari berkecimpung dalam ekosistem e-commerce dan live commerce.

Atmosfer pelatihan dibuat intensif dan aplikatif. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi di dalam kelas, tetapi juga dilatih memahami bagaimana praktik industri digital bekerja di lapangan. Mulai dari strategi membangun konten, teknik pemasaran digital, hingga kemampuan komunikasi yang dibutuhkan dalam mempromosikan produk di platform digital.

Rektor ITB STIKOM Bali, Dr. Dadang Hermawan, mengatakan kolaborasi dengan TikTok Shop by Tokopedia merupakan bagian dari strategi kampus untuk memastikan lulusannya siap menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

Menurutnya, kampus harus berani membuka ruang kolaborasi dengan industri agar mahasiswa tidak mengalami kesenjangan antara teori akademik dan kebutuhan nyata dunia profesional. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan yang langsung bisa digunakan di dunia kerja. Program ini menjadi jembatan antara dunia pendidikan dengan industri digital yang berkembang sangat pesat,” ujarnya.

Melalui program Waktunya START Academy, mahasiswa diberikan kesempatan memilih dua jalur pelatihan yang dirancang sesuai kebutuhan industri digital saat ini. Jalur pertama adalah Content Operations. Pada jalur ini mahasiswa dipersiapkan untuk bekerja di balik layar produksi konten digital. Mereka dilatih menjadi penulis naskah kreatif, videografer, hingga operator livestream yang mampu mengelola proses produksi konten secara profesional.

Sementara jalur kedua adalah Content Host, yang berfokus pada kemampuan tampil di depan kamera. Mahasiswa dilatih menjadi host atau presenter produk yang mampu membangun interaksi dengan audiens dalam sesi live commerce. Di era digital saat ini, peran host dalam penjualan online semakin penting. Tidak sedikit brand yang mengandalkan kemampuan presenter digital untuk menarik perhatian konsumen dan meningkatkan penjualan produk melalui siaran langsung.

Karena itu, pelatihan ini tidak hanya menekankan kemampuan berbicara di depan kamera, tetapi juga strategi komunikasi, teknik storytelling produk, hingga cara membangun kepercayaan audiens. Selain pelatihan intensif, peserta program juga memiliki kesempatan mendapatkan sertifikasi resmi dari TikTok Shop dan Tokopedia. Sertifikat tersebut menjadi nilai tambah bagi mahasiswa ketika memasuki dunia kerja, khususnya di sektor ekonomi digital.

Tidak berhenti di sana, mahasiswa yang berhasil melewati tahap seleksi dan ujian teori juga berpeluang masuk ke dalam Talent Pool yang berada dalam ekosistem TikTok Shop by Tokopedia. Melalui mekanisme tersebut, peserta terbaik berpotensi mendapatkan kesempatan mengikuti praktik kerja atau program pengembangan lanjutan di perusahaan-perusahaan mitra.

Untuk mahasiswa, peluang ini tentu menjadi pengalaman berharga. Mereka tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga akses langsung ke jaringan industri digital yang terus berkembang. Program ini juga menunjukkan bagaimana perguruan tinggi mulai menyesuaikan diri dengan perubahan lanskap ekonomi global.

Ekonomi digital saat ini menjadi salah satu sektor dengan pertumbuhan paling cepat di Indonesia. Aktivitas perdagangan online, produksi konten digital, hingga pemasaran berbasis livestream membuka banyak peluang kerja baru bagi generasi muda.

Namun peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan jika sumber daya manusia memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Karena itu, kolaborasi antara kampus dan pelaku industri seperti yang dilakukan ITB STIKOM Bali menjadi langkah penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan ekonomi digital. ama/ksm/kel

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img