Karangasem, PancarPOS | PT Astra Motor Bali bersama PT Astra Honda Motor (AHM) terus mempertegas komitmennya dalam penguatan pendidikan vokasi berbasis industri. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian SMK Negeri 1 Amlapura, Kabupaten Karangasem, sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) Grade A+, Senin (27/1/2025).
Penetapan ini menjadi tonggak penting dalam peningkatan kualitas lulusan SMK, khususnya pada Program Keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM), agar selaras dengan standar industri otomotif roda dua Honda. Dengan status TUK Grade A+, SMK Negeri 1 Amlapura kini memiliki kewenangan penuh untuk melaksanakan uji kompetensi berstandar industri Honda.
Peresmian tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) penetapan TUK sebagai bagian dari proses peningkatan grade dari A ke A+, sekaligus penyerahan unit sepeda motor dari PT Astra Honda Motor. Seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan langsung oleh SMK Negeri 1 Amlapura sebagai bukti kesiapan sekolah memenuhi standar industri.
Acara ini dihadiri oleh Vocational Manager PT Astra Honda Motor Gunardi, SHEP Manager sekaligus Vocational Manager Astra Motor Bali Achmad Wahyudi Irmono, Kepala Bidang SMK Provinsi Bali, Kepala SMK Negeri 1 Amlapura, jajaran kepala sekolah SMK binaan di Karangasem, perwakilan Astra Motor Bali, Autotama Mobil Motor Karangasem, komite sekolah, serta para kepala program keahlian.
Achmad Wahyudi Irmono menegaskan bahwa peresmian TUK ini merupakan bagian dari komitmen Astra melalui program Sinergi Bagi Negeri.
Menurutnya, penguatan pendidikan vokasi menjadi langkah strategis untuk menjembatani kebutuhan industri dengan kompetensi lulusan SMK.
“Kegiatan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa melalui penguatan pendidikan vokasi industri. Kurikulum TBSM Astra Honda dirancang secara berkesinambungan untuk memastikan lulusan SMK benar-benar siap masuk ke dunia kerja. Inilah wujud nyata link and match antara dunia pendidikan dan dunia usaha,” ujarnya.
Saat ini, Astra Motor Bali membina sembilan SMK di Bali yang telah menerapkan Kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda. Kesembilan sekolah tersebut yakni SMK Negeri 1 Denpasar, SMK PGRI 2 Badung, SMK Rekayasa Denpasar, SMK Negeri 1 Klungkung, SMK Negeri 1 Manggis, SMK Negeri 1 Amlapura, SMK Negeri 2 Negara, SMK Negeri 3 Singaraja, dan SMK Negeri 1 Gerokgak. Seluruhnya telah melalui proses verifikasi ketat oleh PT Astra Honda Motor melalui Main Dealer Astra Motor Bali.
Dengan status sebagai SMK TUK Grade A+, peserta didik SMK Negeri 1 Amlapura dapat mengikuti uji kompetensi berstandar industri Honda. Sertifikasi yang diperoleh menjadi bukti resmi kesiapan lulusan untuk langsung terjun ke dunia kerja, khususnya di jaringan AHASS, tanpa perlu mengikuti pelatihan tambahan.
PT Astra Honda Motor juga menyampaikan apresiasi atas konsistensi SMK Negeri 1 Amlapura dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi. Selain membuka peluang kerja yang lebih luas, lulusan SMK TUK juga berkesempatan mendapatkan pembinaan lanjutan menuju jenjang SMK Teaching Factory (TEFA) sebagai tahap penguatan berikutnya.
Kegiatan peresmian diawali dengan penampilan tari maskot sekolah yang mencerminkan kreativitas, karakter, dan identitas SMK Negeri 1 Amlapura. Hal ini menegaskan bahwa pengembangan sekolah tidak hanya berfokus pada penguasaan kompetensi teknis, tetapi juga pembentukan karakter dan budaya positif peserta didik.
Melalui peresmian TUK Grade A+ ini, SMK Negeri 1 Amlapura menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan berakselerasi menghadirkan pendidikan vokasi yang unggul, relevan, serta selaras dengan kebutuhan industri, guna mencetak generasi muda Bali yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja. uni/ama






