Minggu, April 26, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaPolitik dan Sosial BudayaAkses Nelayan dan "Melasti Banyupinaruh" di Bunutan Ditutup

Akses Nelayan dan “Melasti Banyupinaruh” di Bunutan Ditutup

Karangasem, PancarPOS | Sejumlah nelayan dan warga dari Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Kamis (28/12/2022), mengadu ke Anggota Komisi III DPR RI, Wayan Sudirta, di Rumah Aspirasi Jl. Diponegoro, Denpasar. Mereka mengadukan dugaan penutupan akses jalan yang digunakan warga Desa Bunutan untuk Melasti, Banyupinaruh, Ngaben, Nganyud, dan upacara Purnama-Tilem dan upacara keagamaan Hindu lainnya.

1bl#ik-23/12/2022

Sudirta didampingi sejumlah advokat LBH KORdEM Demokrasi Bali, Putu Wirata Dwikora, SH, Wayan Ariawan, SH, Nyoman Sutaya, SH, Bimanda Panalaga, SH, Wayan Sukayasa, SH dan Made Rai Wirata, SH. Para nelayan yang datang ke Anggota Komisi III DPR RI itu adalah I NYOMAN JULIANTARA, I WAYAN DANA, I MADE BAWAK WIYASA, I NENGAH RETES, dan I WAYAN SUNIRTA.

1bl#ik-22/12/2022

Nelayan dan warga Bunutan yang mengadu tersebut menjelaskan, yang diduga melakukan penutupan akses jalan adalah investor selaku pihak yang membeli tanah yang berbatasan dengan Tukad Ketes, Desa Bunutan. Dalam seminggu ini sudah ada pengerjaan proyek penutupan yang mengkuatirkan para nelayan yang biasa menggunakan akses tersebut untuk ke pantai sekitarnya, dimana mereka menambatkan sekitar 150-an jukung di sekitar . Menurut nelayan dan warga yang mengadu, tanah tersebut dibeli oleh investor bernama Sures. Sebelumnya, warga sudah mengadukan permasalahannya ke Kepala Desa Bunutan, Camat Abang dan beberapa anggota DPRD Karangasem. Namun, informasinya, investor tetap berpendirian untuk menutup akses jalan ke pantai tersebut.

1bl#ik-23/12/2022

‘’Padahal, akses jalan ke pantai itu sudah lebih dari 100-an tahun, sejak saya kecil sudah melewatinya,’’ kata Wayan Dana, salah seorang nelayan yang mengadu. Akses jalan setapak itu sudah turun temurun digunakan untu ke pantai saat pelaksanaan upacara ‘’Melasti’’, “Ngaben’’, “Nganyud’’, ‘’Banyupinaruh’’, Upakara “Melukat Purnama dan Tilem’’, dan upacara keagamaan Hindu yang lainnya.

1bl#ik-22/12/2022

Bagi para nelayan, kata Dana dan Made Bawak Wiyasa, yang sudah turun temurun menghidupi keluarga dari hasil melaut, penutupan akses jalan setapak di Tukad Ketes itu akan mematikan mata pencaharian para nelayan. Kalau mata pencaharian nelayan sampai tertutup, dan mereka kehilangan mata pencaharian, bagaimana mereka menghidupai keluarganya. Belum lagi tertutupnya akses untuk umat Hindu yang ‘’Ngaben’’ dan “Nganyud’’, Melasti, Banyupinaruh, dan lain-lain, yang bisa menimbulkan suasana yang tidak nyaman bagi krama Hindu di sekitar lokasi yang memerlukan akses jalan setapak Tukad Ketes tersebut.

1bl#ik-22/12/2022

Dana dan para nelayan mengharapkan, Anggota Komisi III DPR RI, Wayan Sudirta, membantu aspirasi para nelayan maupun warga Desa Bunutan dan sekitarnya, yang selama ini menggunakan jalan setapak tersebut untuk akses ke pantai. Nelayan menggunakannya untuk aktivitas perikanan seperti menuju akses penambatan jukung, dan masyarakat umum ada yang menggunakannya untuk ‘’Ngaben’’, “Nganyud’’, “Melukat Purnama’’ atau ‘’Melukat Tilem’’, dan kegiatan keagamaan Hindu lainnya.

1bl#lm-24/12/2022

Sudirta sendiri menerima para nelayan dan siap menindaklanjuti aspirasi para nelayan tersebut. Selain siap untuk turun, LBH KORdEM Bali yang didirikan oleh mantan advokat yang kini duduk di Senayan tersebut, siap mengadvokasi aspirasi para nelayan dan warga Desa Bunutan tersebut. Sudirta menyatakan keprihatinannya mendengar keluh-kesah nelayan Bunutan tersebut, yang ternyata selain nelayan tradional yang sudah ada, mereka juga nelayan baru dari karyawan pariwisata yang terdampak PHD, lalu membeli perahu dengan meminjam uang bank sebagai bentuk UMKM (usaha menengah kecil dan mikro), terutama sejak pandemi Covid-19 tahun 2020 yang lalu. ama/ksm/yar

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img