Ekonomi dan Bisnis

Tutup HUT ke-47, IWAPI Business Matching Sesama Anggota se-Bali

Tini Gorda: Kolaborasi "Harga Mati, Bukan Basa-Basi"


Denpasar, PancarPOS | Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia ( IWAPI) Provinsi Bali, Dr. AAA Ngurah Tini Rusmini Gorda, SH., MM., MH., yang akrab dipanggil Tini Gorda, secara resmi menutup acara kegiatan hari ulang tahun (HUT) ke-47 IWAPI dengan tema “Dengan Semangat Inovasi, Inklusif, Kolaboratif, Mendorong Perempuan Pengusaha dalam Peulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju” bertempat di Hotel Puri Dalem, Denpasar, pada Jumat (11/2/2022) sore. Dimana acara pembukaan HUT tersebut, juga dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Provinsi Bali yang juga sekaligus menjadi Ketua Dewan Pembina IWAPI Provinsi Bali, Ny. Putri Koster pada Kamis (10/2/2022). Kegiatan kali ini, diakhiri IWAPI Bali dengan melakukan business matching sesama anggota IWAPI se-Bali untuk mendukung kebangkitan ekonomi yang terpuruk akibat pandemi Covid -19. Inovasi itu, dikatakan Tini Gorda sebagai bentuk kolaborasi nyata untuk saling menguatkan ekonomi lokal Bali dalam tekanan dampak pandemi. Dengan konsep itu diyakini mampu membangun optimisme dan menggairahkan kembali ekonomi Bali yang mengandalkan sektor pariwisata.

1th#ik-18/1/2022

Tini Gorda yang juga Presiden Rotary Club Bali Bersinar mengaku akan terus membangun sinergi kepada semua komponen dalam memajukan pengusaha wanita menuju Indonesia maju. Sinergi itu sepatutnya saling mengutungkan (Pang Pade Payu), bergandengan tangan dengan penuh optimis dalam memajukan ekonomi Bali. Selanjutnya, IWAPI se-Bali akan diajak bersinergi dengan program pembuatan toilet di tempat umum (ibadah) Rotary Club Bali Bersinar. Diharapkan, pengurus IWAPI masing – masing daerah bersiap menjadi tuan rumah dalam menyukseskan program toilet Rotary Club Bali Bersinar dalam membantu pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena, perhatian terhadap dunia kesehatan semakin difokuskan di tengah pandemi, disamping roda ekonomi tetap digerakkan. Kolaborasi itu, diharapkan benar-benar terwujud dan terbukti. Selain itu, Tini Gorda sebagai Ketua Koperasi Perempuan Ramah Keluarga (KPRK) juga getol mengajak sinergi IWAPI Bali.

Untuk itu, pihaknya akan mengimplementasikan pada ajang RAT ke-6 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke7 KPRK di Desa Kenderan, Gianyar pada tanggal 23 Februari mendatang. “Kita ingin benar – benar terwujud, kolaborasi harga mati bukan basa-basi,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Komisi Tetap Organisasi IWAPI Bali Dewi Sinaryati SE menambahkan, acara HUT itu semua Pengurus DPC IWAPI se-Bali mengambil kamar Hotel Puri Dalem. Depan kamar mereka sekaligus berpameran produk-produknya masing-masing. Upaya itu cukup efektif dan menarik perhatian, sekaligus dapat menjaga jarak antar peserta sehingga tidak timbulkan kerumunan. “Kan bagus jaga jarak lumaian jauh – jauh, Ibu Putri Koster pun bersempatan keliling mengujungi pameran produk IWAPI,” ujarnya. Pada kesempatan itu, ajang konsulidasi organisasi agar bisa lebih kompak dan semakin semangat dalam berwirausaha. “Setiap DPC sampaikan apa kedala-kendalanya. Momen ini langka di tengah pandemi. Berkumpul susah dalam masa pandemi,” ungkapnya.

1th#ik-1/1/2022

Sedangkan Ketua Panitia Penyelenggaraan HUT ke-47 IWAPI Ni Made Warti mengatakan penyelenggaraan acara ini sebagai salah satu rasa kebersamaan, keiklasan dan keinginan untuk terus berubah dan maju melihat peluang. IWAPI juga menjadi salah satu wadah untuk saling dukung para anggotanya dalam mengembangkan usaha. Ia pun mengatakan dalam acara yang turut juga memamerkan usaha-usaha anggota IWAPI seluruh Bali ini dilaksanakan dengan protokol Kesehatan yang ketat, guna mencegah penyebaran Covid-19. Ia juga Ketua DPC IWAPI Gianyar merasa gembira karena suskesnya program business matching IWAPI, khususnya bidang produk-produk hasil pertanian. Ada pula Pengelola Warung Satria Ayu Sri Devi akan menggunakan produk – produk Jegeg Camilan dari Batubulan Gianyar.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina IWAPI Bali, Ny. Putri Koster mengapresiasi keberadaan IWAPI, terlebih di tengah pandemi COVID-19 yang berkepanjangan dan telah melumpuhkan perekonomian Bali. Untuk itu, ia pun mengajak para anggota IWAPI untuk saling dukung dan saling mengisi dalam membantu pemerintah menggerakkan perekonomian, khususnya Bali. Selain itu, pihaknya juga mengajak IWAPI untuk terus mengasah diri, meningkatkan SDM para anggota maupaun pegawainya dalam menyambut perkembangan zaman. “Jika tidak mau ketinggalan terus asah diri, jajaki teknologi digital, pelajari marketing di media sosial, e-commerce, dll. Karena itu salah satu modal kita untuk bertahan,” jelasnya pada kesempatan yang turut juga dihadiri oleh Ketua DPD IWAPI Bali AA Tini Rusmini Gorda beserta anggota IWAPI dari seluruh Bali. Selain itu, IWAPI juga diharapkan turut dalam pemberdayaan IKM/UKM di Bali sekaligus sebagai upaya pelestarian warisan leluhur di Bali. Ia pun mencontohkan penggunaan kain bordir serta perhiasan alpaka yang meniru habis kerajinan songket Bali dan kerajinan emas/perak di Bali.

1bl#ik-21/7/2021

Menurutnya jika masyarakat memberikan tempat untuk produk seperti itu sama saja dengan gerakan bunuh diri, karena sebagaimana diketahui bahwa produksi yang dilakukan besar-besaran dengan meniru kekayaan Bali itu dilakukan di luar Bali, namun dikonsumsi oleh masyarakat Bali. “Jadi keuntungan didapat bukan oleh orang Bali, kita hanya dijadikan objek saja,” imbuhnya. Untuk itu, Ia pun membeberkan berbagai upaya dalam melindungi warisan-warisan budaya tersebut. Melalui Dekranasda, Ia mengaku telah menyelenggarakan pameran Bali Bangkit sepanjang tahun untuk memamerkan produk unggulan di Bali. Ia mengaku para peserta telah dikurasi, dipilih dan dibina agar menampilkan produk berkualitas saja. Sehingga jerih paya Dekranasda dan segenap dukungan IKM/UKM, produk-produk unggulan Bali Kembali mendapatkan tempat yang layak lagi. Bahkan Presiden Indonesia Joko Widodo pun sangat terkesan dengan pameran Bali Bangkit, sehingga tercetus ide untuk menyediakan ruang pameran bagi IKM/UKM pada perhelatan KTT G20 nanti.

Ia telah menyampaikan kepada Menko Luhut B Pandjaitan untuk menyediakan tempat pameran bagi IKM/UKM. “Bahkan pengakuan dari Orang Nomor satu di Republik ini bisa kita dapat asalkan benar-benar menampilkan produk unggulan Bali,” tegasnya. Ny. Putri Koster juga menyinggung tentang ekonomi Bali yang selama ini sangat tergantung dengan sektor pariwisata. Menurutnya sektor ini sangat rentan, hal itu sudah terbukti jika ada kejadian seperti Perang Teluk, Bom Bali I dan II, hingga erupsi Gunung Agung maka sekotr pariwisata terkena dampaknya, dan perekonomian pun turut turun. Untuk itu, Gubernur Bali Wayan Koster telah menggagas konsep perekonomian yang dikenal sebagai Ekonomi Kerthi Bali, dan telah dilauncing oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo. Dalam Konsep Ekonomi Kerthi Bali Gubernur Koster pun mentransformasi atau menggeser pariwisata; dan kembali menuju ke kekuatan yang sejak masa lalu hingga selama ini dimiliki Bali, yakni sektor 1) Pertanian dalam arti luas (organik); 2) Kelautan dan Perikanan; 3) Industri; 4) IKM, UMKM, dan Koperasi; terbaru 5) Ekonomi Kreatif dan Digital; serta sektor 6) Pariwisata sebagai bonusnya.

1bl#ik-5/3/2021

Dengan konsep Ekonomi Kerthi Bali ini ia mengatakan bahwa pembagian kue perekonomian di Bali akan seimbang, seluruh sektor akan saling mendukung, sehingga jika salah satu sektor mengalami keterpurukan, maka sektor lain masih bisa mendukung. “Maka dari itu, pandemi pun mengajarkan kita untuk jeda sejanak sembari memikirkan serta benar-benar menata Bali. Kita bekerja lagi agar kue-kue ekonomi di Bali terbagi secara proposional. Dan saya pun mengajak Ibu-Ibu IWAPI harus cerdas dan ambil kesempatan dalam hal ini,” tandasnya. aya/ama/ksm


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button