Nasional

Wayang dan Topeng Emas Majapahit Medal di Pura Jagatnatha

Memohon Agar Covid-19 Segera Somia


Denpasar, PancarPOS | Untuk pertama kalinya puluhan topeng emas dan wayang emas medal di Pura Jagatnatha Denpasar, bertepatan dengan Purnama ketiga nemu Kajeng Kliwon, Minggu (22/8/2021). Topeng dan wayang yang berbahan emas kuning dan emas putih ini merupakan warisan budaya dari jaman Kerajaan Majapahit yang saat ini masih tersimpan dengan baik. Di antara topeng itu yang utama adalah topeng emas Gajah Mada. Koleksi topeng dan wayang emas ini sebagai bukti selama 650 eksistensi keberadaannya masih nampak?” ungkap pemerhati Budaya drh. I Made Ujiana.

Inserr foto: Pemerhati Budaya drh. I Made Ujiana saat menunjukan sejumlah topeng emas.

Bahwa medalnya wayang emas dan tari wali ini, secara khusus untuk mengiringi prosesi persembahyangan bersama dari rangkaian upacara Wisudha Gumi yang disaksikan langsung Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, bersama, Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede, SH., Sekda Kota Denpasar I Made Toya, SH., MH., Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar I Dewa Gede Rai, S.Sos., M.Si., dengan protokol kesehatan yang ketat.

Insert foto: Topeng emas Gajah Mada yang merupakan panglima perang kerajaan Majapahit.

Tujuan pementasan tari topeng dan wayang emas ini, untuk menyomia butha kala agar pandemi Covid-19 segera sirna. Pengarah Upacara yang juga Ketua Forum Tenaga Penyuluh Lapangan Agama Hindu Kota Denpasar, Cokorda Putra Wisnu Wardana menegaskan Karya Wisudha Bumi yang dipuput dua sulinggih, Ida Pedanda Gede Putra Simpangan Manuaba dari Griya Gede Simpangan Pejeng, Gianyar dan Ida Pedanda Gede Jelantik Giri dari Griya Gunung Sari Peliatan Ubud, Gianyar ini, prosesinya disertai dengan upacara pokok Caru Manca Siya yang dilengkapi sengan Caru Manca Sanak Madurga. Caru ini sebagai rangkaian nyomia atau menetralisir alam semesta dari gangguan segala penyakit maupun bencana alam lainnya. Upacara caru ini harus disertai dengan pementasan wayang berbahan emas atau Wayang Samirana oleh Dalang dari Sanggar Tunjung, I Kadek Budi Setiawan yang juga disertai dengan tari topeng berbahan emas yang diawali dengan Tari Telek, Topeng Bang dan Barong Suwari sesuai dengan Lontar Siwagama.

1bl#ik-21/8/2021

“Ketika Dewi Uma dikutuk Dewa Siwa menjadi Durga dengan rasa amarah. Karena kemarahan itu, Dewa Siwa menjadi Kala Ludra. Akibat pertemuan Kala Ludra dan Durga inilah, kita sebut dengan sasab merana atau gering agung yang menghancurkan dunia. Sehingga seorang pejabat /guru wisesa wajib melaksanakan caru ini untuk nyomia perwujudan Kala Ludra dan Durga ini, agar kembali menjadi Dewa Siwa dan Dewi Uma yang maha pengasih dan memberikan perlindungan kepada alam semesta beserta isinya,” bebernya. Selain itu, melalui pementasan topeng emas dan wayang emas ini perangkat yang disakralkan ini, diharapkan menjadi penyerta pengeruwatan jagat, agar kembali wisudha atau suci dan bersih dari segala kekotoran akibat bencana atau pandemi Virus Covid-19 maupun hama penyakit dan gangguan niskala lainnya.

Di sisi lain, Wali Kota Jaya Negara mengakui Hari Purnama yang bertepatan dengan Kajeng Kliwon atau “pegat tali” ini, sebagai dewasa baik untuk upacara maparisadha bumi. Upacara ini juga sesuai masukan dari beberapa tokoh spiritual agar mementaskan topeng dan wayang emas bersamaan dengan ngaturang caru ini. “Harapan kita dengan upacara ini sebagai langkah spiritual yang kita lakukan untuk memohon agar bisa memutus rantai pandemi Covid-19. Itulah harapan kita,” tandasnya. Upacara ini dikatakan sebagai tugas pemerintah, karena pementasan topeng juga wajib ada tabuh gong, maka diatur agar seluruh yang hadir harus diswab PCR terlebih dahulu. “Kita menyiapkan ini sebagai protokol kesehatan. Kita tahu betul dilaksanakan di dalam PPKM Level IV, tapi ini merupakan kegiatan spirutual yang harus dilakukan dan belum pernah terjadi pementasan topeng emas dan wayang emas. Karena niat kita tulus agar pandemi ini cepat berlalu. Inilah sebenarnya niat murni dan tulus kita. ama/ksm

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close