Genjot Pariwisata Bali, Kadin Bali Perkenalkan Pura Taman Ayun di Mata Delegasi B20

Badung, PancarPOS | Jajaran Kadin Bali tidak tinggal diam untuk ikut menggenjot dan memulihkan kembali perekonomian pariwisata Bali. Hal tersebut dibuktikan dengan terlibatnya Kadin Bali untuk berperan serta di event internasional B20. Salah satunya dengan memperkenalkan pariwisata budaya Taman Ayun, Kecamatan Mengwi, Badung, pada Minggu (13/11/2022) di mata istri ratusan delegasi yang mengikuti even B20 yang juga dihadiri oleh Ibu Menko Marves, bersama Ibu Pangdam IX Udayana dan Ibu Wakapolda Bali.

Pada kesempatan itu, Istri Ketua Umum Kadin Bali, Anak Agung Istri Yuli Savita Sari menjelaskan, sejatinya dalam B20 tersebut merupakan bagian dari G20 sebagai suport program dari para istri Kadin di hajatan international Summit di Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung. Untuk itu, pihaknya juga memberi support langsung dengan memperkenalkan salah satu objek wisata di Pura Taman Ayun sebagai destinasi warisan wisata budaya yang sudah diakui oleh Unesco kepada para istri delegasi yang mengikuti acara International Summit.

“B20 ini, kita rangkai sebagai support kami dalam mendukung event Intenational Summit G20, dimana para suami-suami yang mengikuti Summit di Nusa Dua dan kami para Istri Kadin mengajak para istri-istri peserta delegasi untuk memperkenalkan wisata warisan budaya yang diakui oleh Unesco yaitu Taman Ayun,” ungkapnya. Ketua Umum DPW Srikandi Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Bali itu, mengajak para istri delegasi ke Pura Taman Ayun sebagai suatu ajang promosi pariwisata berbasis budaya, sekaligus juga guna mendukung percepatan pemulihan ekonomi pariwisata di Bali. Pasalnya, objek wisata Taman Ayun sendiri, ketika masa pandemi sangat terdampak dan mengalami penurunan kunjungan wisatawan domestik maupun manca negara. “Saya berharap, dengan event B20 yang dihadiri oleh para istri delegasi kedepan dapat kembali meningkatkan ekonomi pariwisata di Kabupaten Badung,” tegasnya.

Hal yang sama dikatakan, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pemberdayaan Perempuan, Tri Hanurita. Ia mengakui peserta delegasi G20 banyak membawa pasangannya ke Bali. Untuk itulah B20 hadir sebagai side event dengan memilih Taman Ayun sebagai Unesco Heritage untuk dapat dikunjungi oleh para pasangan delegasi, sebagai bentuk pariwisata budaya di Bali. “Rata-rata kan yang ikut ke acara B20 adalah ibu-ibu CEO yang mempunyai follower banyak, sehingga pariwisata di Bali bisa kembali bangkit,” jelasnya. Tri Hanurita mengakui dalam B20 sendiri pihaknya juga melibatkan puluhan para UMKM di Bali dan perwakilan provinsi lainnya, sebagai bentuk dukungan terhadap Presiden RI, dalam pemberdayaan perempuan dan UMKM di Indonesia. “Dalam event B20, kami juga menggelar bazar dan pameran dengan melibatkan para UMKM,” imbuhnya.

Sementara itu, Penglingsir Ageng Puri Mengwi sekaligus anggota Komite III DPD RI, Anak Agung Gde Agung, mengakui pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan B20 tersebut. Hal ini sebagai bentuk dukungan dirinya terhadap event internasional di Bali dengan mengratiskan seluruh peserta B20 yang berkunjung ke Taman Ayun. Diharapkan para istri delegasi seluruh dunia, agar bisa ikut mensosialisasikan Taman Ayun di negaranya beserta dengan para UMKM yang terlibat di B20. “Kami sangat bersyukur dengan B20, sebagai ajang promosi kami, dan ini merupakan suatu bagian dari recovery kami di Taman Ayun. Dimana biasaya sebelum pandemi kunjungan wisatawan yang hadir perharinya mencapai 1.000 pengunjung, dan sekarang hanya 500 pengunjung,” jelasnya. Gde Agung menambahkan, dalam menyambut peserta B20 pihaknya menampilkan Sanggar Mangun Sancaya dengan menampilkan tarian Sekar Jepun dilanjutkan dengan pentas Barong dan Rangda dan diakhiri tarian Kecak.

“Dalam segi penyambutan ini sangat penting menjamunya. Sebab even-even internasional adalah merupakan obat pemulihan pariwisata di Bali, seperti G20 yang membahas keuangan, perdagangan dan ini sangat mendukung pemulihan Bali. Artinya, ketika pulih sentra pariwisata kan adanya di Badung dan ini akan menjadi sumber PAD untuk Badung sendiri,” ungkapnya. Sementara peserta UMKM, Leonardo Djody Jovi P, pemilik Florent jewelry sangat berharap kepada Kadin Bali agar terus menggelar event-event, sehingga ketika usai acara B20 pihaknya terus bisa mengikuti acara Kadin Bali. “Saya sangat antusias sekali dengan Kadin Bali yang sudah turut mengajaknya di even internasional B20, dan saya sangat beterimakasih kepada Kadin Bali yang sudah turut memajukan UMKM di Bali,” pungkasnya. tra/ama/ksm









