Minggu, April 19, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaNasionalBali Patut Berbangga, Gede Bagus Nararya Dananjaya Pemain Termuda Orkestra Gita Bahana...

Bali Patut Berbangga, Gede Bagus Nararya Dananjaya Pemain Termuda Orkestra Gita Bahana Nusantara di HUT ke-79 Kemerdekaan RI Istana Negara

Jakarta, PancarPOS | Bali patut berbangga, karena putra terbaiknya lolos sebagai salah satu tim orkestra Gita Bahana Nusantara (GBN) untuk acara HUT ke-79 Kemerdekaan RI di Istana Negara, Jakarta. Gita Bahana Nusantara (GBN) adalah pergelaran orkestra yang dikolaborasikan dengan instrumen musik nasional yang terdiri dari gabungan pemusik dan vokalis muda terbaik yang dipilih melalui audisi dari seluruh provinsi di Indonesia. Peserta audisi berusia 16-23 tahun. Gita Bahana Nusantara adalah suatu wadah generasi muda dari seluruh Indonesia dalam bidang musik, yang dibentuk khusus untuk mengisi acara kenegaraan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

1bl#ik-031.1/8/2024

Tujuan pembentukan Gita Bahana Nusantara adalah untuk membangun karakter dan jati diri bangsa, memupuk rasa kebersamaan dan nasionalisme serta meningkatkan apresiasi seni di kalangan generasi muda. Salah satu drummer asal Bali yang lolos adalah Gede Bagus Nararya Dananjaya atau akrab dipanggil Naya. Ia berhasil lolos setelah mengikuti audisi Orkestra Gita Bahana Nusantara tahap 1 dan 2. Uniknya, dari 70 peserta drummer yang ikut audisi, Naya merupakan peserta termuda yaitu baru genap berusia 17 tahun sedangkan yang lainnya semua sudah mahasiswa. “Naya paling muda. Lainnya mahasiswa,” ungkap dr.Gede Bagus Darmayasa, M.M., M.Repro., selaku paman Naya melalui aplikasi pesan singkat, pada Sabtu tengah malam (10/8/2024).

Dirut Rumah Sakit Puri Raharja, Denpasar ini menceritakan Naya masih bersekolah sebagai siswa kelas 3 SMA 1 Denpasar yang saat ini sedang mengikuti pelatihan dengan karantina yang sangat ketat. “Sudah seminggu di sana, orchestra untuk 17 Agustus besok. Nanti tanggal 17 main di Istana Negara. Ini naya gak bisa ditelpon, karena anak-anak ini ketat karantinanya, bangun jam 5 pagi dan selesai latihan jam 11 malam,” beber Direktur Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM) periode tahun 2018-2020 yang dilantik pada Selasa, 3 Juli 2018 oleh Gubernur Bali, Dr.Ir. Wayan Koster, MM., saat itu. Orkestra dan paduan suara Gita Bahana Nusantara ini, dikarantina selama 2 minggu sebelum tampil dalam peringatan Hari Jadi Indonesia 17 Agustus mendatang.

1th#ik-030.1/8/2024

Perlu diketahui sebelumnya, Naya sempat dikonfirmasi mengaku bangga bisa bergabung dalam group orkestra dan paduan suara tersebut. Terlebih peserta yang lolos merupakan perwakilan masing – masing propinsi di Indonesia yang akan menyanyikan sejumlah lagu – lagu nasional maupun lagu daerah saat peringatan HUT ke-79 RI, pada Sabtu, 17 Agustus 2024. Naya mengungkapkan, sebelum dinyatakan lolos mewakili Bali, Ia harus melalui seleksi sebanyak 2 kali baik daring maupun luring. “Untuk kesiapan, yang pasti telah saya siapkan secara matang mengingat akan tampil di Istana negara, jadi sebelum sah dinyatakan lolos ada dua tahap seleksi yang harus dilalui yaitu secara onlen dan offline. Habis 17 Agustus akan menghadap pak Pj Gubernur. Sapa tahu dapat bonus,” ucapnya.

Selain dimeriahkan dengan paduan suara Gita Bahana Nusantara, acara Kenegaraan tersebut juga menghadirkan sejumlah artis Nasional. “Yang pasti akan membawa lagu kebangsaan Indonesia, beberapa lagu tradisional Indonesia dan pop Indonesia, untuk artis Indonesia yang akan mengisi kegiatan nanti ada Tulus dan Soegi Bornean,” paparnya. Drummer muda berprestasi asal Bali, Gede Bagus Nararya Dananjaya asal asli Klungkung ini, juga sempat memenangkan World Champion 2021 Drum Of Global untuk kategori Intermediate. Kendati usia masih belia, namun prestasi yang diraih Naya sangat luar biasa untuk mengharumkan nama Bali di kancah musik internasional, karena mampu mengguli kurang lebih 70 peserta dari seluruh dunia dalam kompetisi yang berlangsung dalam jaringan itu.

1bl#ik-029.1/7/2024

Naya menuturkan, ketertarikan dalam memainkan alat musik jenis ritmis modern ini, sejak usianya dua tahun. Dia mendaku kedua orang tuanya sangat mendukung, dan les drum di beberapa tempat untuk lebih mengasah kemampuannya. “Saya terinspirasi dengan drummer Blink 182, Travis Barker, sehingga permainan drum saya mengarah rock, pop rock, dan folks,” tutur remaja kelahiran Denpasar, 6 Juni 2007 ini. Perjuangan panjang dan latihan yang dia lakukan pun membuahkan hasil. Masih teringat dibenaknya, tatkala dia duduk di kelas VI SD, Nara berhasil meraih juara dan menduduki posisi puncak di Pulau Dewata, yakni, 1st Winner Bali Drum Competition 2018. Bahkan, di tahun 2018 itu, putra dari fotografer Bayu Guna Darma ini hattrick.

Selain juara satu, juga menduduki Big 10 Tama Groove Session 2018, dan Big 6 Hammer Drum Competition 2018. Tak berhenti sampai disitu, setahun kemudian di tahun 2019, Naya juga menduduki Big 3 Drum off Singapore 2019, dan di tahun yang sama berhasil meraih 2nd Java Multitalent Drum Competition 2019. Kemudian capaian berikutnya Best Drummer D’youth Festival 2021, selanjutnya 1st Winner Hammer Drum Competition 2021, dan World Champion Drum off Global 2021. “Kemarin di tahun 2022, saya berhasil meraih Drummer Terbaik ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’,” ungkap Naya, seraya mengaku, di tahun 2023 dirinya tengah mempersiapkan diri untuk membuat album instrumen sendiri.

1bl#bn-026.12/5/2024

“Sekarang sedang tahap rekaman. Selain unsur drum, juga akan ada unsur alat musik lainnya seperti guitar, bass, hingga unsur etnik Bali. Judul albumnya masih rahasia, nanti saat akan rilis akan saya sampaikan,” pungkasnya. tim/ama/ksm

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img