Samakan Persepsi dan Perkuat SDM, LP3I Gelar Rakernas Hadapi Transformasi Industri

Badung, PancarPOS | Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi Indonesia (LP3I) menggelar Rakernas LP3I 2021 yang dilaksanakan secara offline dengan mengundang Pimpinan Nasional baik College maupun PTS di Jimbaran, Badung, Selasa (16/11/2021) dengan menerapkan protokol kesehatan. Tujuannya menyamakan persepsi dalam menghadapi tranformasi dunia pendidikan dan dunia industri. Rakernas kali ini mengusung tema The Year of Transforming LP3I Group”s Education, Quality, & Human Resources Competence” dilaksanakan 4 hari terhitung tanggal 16 sampai dengan 19 November 2021 dengan dua venue yang berbeda dengan konsep indoor dan outdoor, serta ada breakout room.

Hal itu disampaikan Ketua Yayasan LP3I Aghnia Saputra ketika membuka Rakernas LP3I yang dihadiri CEO LP3I Mahanugra Kinzana dan Keynote Speech Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VIII, Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si “Transformasi dan Akselerasi Pendidikan Vokasi di Era Industri 4.0 dan Society 5.0” Menurut Aghnia Saputra, acara itu merupakan agenda tahunan LP3I dari 22 provinsi se-Indonesia. Oleh karena pandemi, acara itu sempat tertunda. Untuk itu, pertemuan itu kembali memberikan penyegaran visi misi, program kerja dan rencana kerja LP3I kepada seluruh jajaran. Upaya itu dalam memastikan sumber daya manusia (SDM) yang dicetak dapat terserap dunia kerja sesuai kebutuhannya.

LP3I mengedepankan pendidikan vokasi yang sesuai kebutuhan dunia kerja. Hal itu memang menjadi komitmen para founder LP3I. “Saat ini memang terjadi perubahan besar-besaran akibat teknologi, ditambah lagi dengan pandemi Covid-19,” ujarnya. Sistem pembelajaran pihaknya sudah siap secara online, sisi lain kebutuhan tatap muka masih tetap diinginkan para student (hybrid). Kebijakan itu akan tetap dievaluasi sesuai dengan kebijakan pemerintah dan efektivitas pembelajaran demi menciptakan SDM yang berkualitas dan berdaya saing. LP3I pun memberikan perhatian serius pola kerja Work From Home (WFH), karena hal itu akan mempengaruhi day serap lulusannya.

Disamping itu, pihaknya pun juga menerapkan kebijakan WFH selama pandemi berlangsung. “Saya akan tetap komitmen agar lulusan LP3I bisa diserap industri, saat ini telah memiliki kerjasama 3000 perusahaan,” ungkpanya. Sementara itu, Ketua LLDikti Wilayah VIII, Prof Dasi Astawa menyambut baik acara itu dalam menyamakan perserpsi jajaran LP3I. “Bila sudah ada satu energi, kesamaan dan kebersamaan akan lebih mudah maju,” ujarnya. Ia pun mengajak LP3I agar lulusannya dapat menggarap potensi dalam negeri lebih maksimal sehingga lebih cepat terwujud Indonesia Maju dengan generasi emas 2045. Upaya itu juga dalam meningkatakan daya tawar Indonesia dengan negara lain, bila punya SDM yang kuat dan tangguh di dalam negeri.

“Perkuat SDM untuk dalam negeri, Jangan sampai kita hanya jadi buruh untuk negara lain,” tegasnya. Sepatutnya Indoneisa bisa meniru negara-negara yang mandiri seperti China, Jepang maupun India yang mengoptimalkan pengelolaan potensi dala negeri sebelum ekspansi ke luar negeri. Diharapkan pula, LP3I agar tetap unggul mencetak SDM vokasi dan sebagai lembaga serfivikasi. aya/ksm









