Badung, PancarPOS | Berbagai gerakan yang khas dan anggun menari mengikuti iringan musik secara bergantian. Mereka silih berganti naik ke atas panggung untuk menari balet dalam acara Graduation and Performance yang dipersembahkan dan digelar oleh Ballet Royal Bali yang kali ini digelar di Lippo Mall Kuta, Kuta Selatan, Badung, pada Minggu sore (29/10/2023). Konser untuk Graduation and Performance Ballet Royal Bali ini, memang rutin dilaksanakan di tempat yang berbeda-beda setiap tahunnya. “Graduation dan Performance tahun 2023 ini, untuk Performance memang rutin kita lakukan setiap 2 bulan sekali untuk seluruh siswa. Sedangkan kalau Graduation dilakukan setiap setahun sekali. Di mana mereka sudah melakukan ujian lokal pada bulan Mei dan hari ini Graduationnya,” kata Jewell Arcia Ruslim selaku Principal sekaligus Owner Ballet Royal Bali.
[democracy id=”3″]
Kepada para awak media, ia mengakui mulai tahun 2024, karena pandemi Covid-19 sudah berakhir, maka akan kembali menggelar ujian tingkat internasional. “Pengujinya dari London dan akan langsung turun untuk menguji anak-anak kita,” ucapnya. Dikatakan mulai kelompok umur dari 5 tahun baru bisa mengikuti ujian lokal tersebut untuk mengetahui kemampuannya. Untuk Performance kali ini, diikuti sekitar 248 siswa, sedangkan yang mengikuti Graduation sekitar 145 siswa dari tingkat anak-anak hingga dewasa yang berasal dari 20 cabang Ballet Royal Bali seluruh Bali. “Kalau cabang baru kita sekarang belum ada yang bisa ikut ujian. Karena yang bisa ikut ujian, kalau sudah mencukupi syarat untuk ujian.
Dikatakan setelah mengikuti Graduation and Performance ini, mereka bisa go internasional, karena telah mengantongi sertifikat yang telah diakui dan berlaku di semua negara. “Makanya mereka bisa menjadi penari balet internasional dengan membawa sertifikat dari kita. Atau bisa juga menjadi pengajar balet,” bebernya, seraya mengatakan kelas balet tersebut terdiri dari Music & Movement/Baby Class (usia 2,5 tahun), Pre Primary Class (4-5 tahun), Primary Class (5-6 tahun), Grade I (6-7 tahun) dan seterusnya hingga kelas dewasa. “Pengelompokan usia tersebut berpatokan pada RAD (Royal Academy of Dance) London, karena kurikulum yang kami terapkan juga berdasarkan RAD London,” jelasnya.

Disinggung soal animo anak-anak di Bali untuk belajar tarian yang berasal dari Italia ini, Jewell mengatakan cukup tinggi. Terbukti, sekolah Ballet Royal Bali terus membuka cabang baru di berbagai area di Bali. Saat ini sudah terdapat 20 cabang di Bali, ditambah beberapa cabang baru di Surabaya dan Lombok. “Para orang tua sangat antusias menyekolahkan anaknya di sekolah kami, dan mereka pula yang menyarankan untuk membuka sekolah cabang,” ungkap Jewell. Perlu diketahui, sekolah Ballet Royal Bali berdiri sejak tahun 2014. Sekolah yang membuka kelas balet dari anak-anak hingga dewasa ini diajarkan oleh instruktur yang profesional dengan menerapkan kurikulum RAD London. Bahkan, setiap tahun siswanya menjalani ujian dengan mendatangkan langsung penguji dari London.
Selain itu, Ballet Royal Bali juga memberikan Scholarship (beasiswa) kepada siswa Best Score untuk melanjutkan belajar tarian balet secara singkat termasuk tampil di Malaysia. Seluruh biaya ditanggung oleh Ballet Royal Bali. Sebelumnya pada tahun 2022 lalu, juga ada siswa yang memperoleh scholarship (beasiswa) untuk mengikuti short course balet selama seminggu di Negeri Jiran, Malaysia. Kedua siswa itu adalah Celine Angela Margono dan Bianca Silalahi yang sama-sama berusia 7 tahun saat itu. ama/ksm/kel






