Minggu, April 5, 2026
BerandaNasionalGubernur Koster Gaspol Terbitkan Regulasi Strategis, dari Pariwisata Hingga Energi Bersih

Gubernur Koster Gaspol Terbitkan Regulasi Strategis, dari Pariwisata Hingga Energi Bersih

Denpasar, PancarPOS | Pemerintah Provinsi Bali di bawah kepemimpinan Wayan Koster menunjukkan agresivitas dalam menata arah pembangunan melalui kebijakan dan regulasi strategis. Sepanjang tahun 2025, puluhan aturan diterbitkan sebagai instrumen utama menjaga Bali tetap berdaulat secara budaya, kuat secara ekonomi, dan berkelanjutan secara lingkungan.

Dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 yang disampaikan di DPRD Provinsi Bali, Rabu (25/3/2026), Gubernur memaparkan bahwa pemerintah telah menerbitkan sedikitnya 10 peraturan daerah strategis, 6 peraturan gubernur, serta berbagai instruksi dan surat edaran.

Seluruh regulasi tersebut diarahkan untuk memperkuat perlindungan budaya Bali, menjaga kelestarian lingkungan, serta mengakselerasi transformasi ekonomi daerah.

Di sektor pariwisata, langkah konkret dilakukan melalui penerapan pungutan wisatawan asing yang berhasil mengumpulkan Rp369 miliar dari 2,46 juta wisatawan. Kebijakan ini tidak hanya berdampak pada pendapatan daerah, tetapi juga menjadi instrumen pengendalian kualitas pariwisata Bali.

Pemerintah juga memperketat penertiban wisatawan serta menegaskan arah pariwisata berbasis budaya yang berkualitas dan bermartabat, sebagai upaya menjaga identitas Bali di tengah arus globalisasi.

Pada sektor ekonomi riil, transformasi terus didorong melalui penguatan pertanian organik, pemberdayaan UMKM, pengembangan industri lokal, serta akselerasi ekonomi kreatif dan digital.

Sementara itu, pembangunan infrastruktur strategis juga terus berjalan. Proyek shortcut Singaraja–Mengwitani menjadi salah satu prioritas untuk mengurai ketimpangan wilayah Bali Utara dan Selatan. Selain itu, rencana pembangunan underpass Jimbaran serta pengembangan transportasi publik dan kendaraan listrik menjadi bagian dari strategi jangka panjang.

Di bidang lingkungan, langkah tegas diambil dengan menargetkan penutupan total TPA Suwung pada tahun 2026. Sebagai gantinya, pemerintah menyiapkan fasilitas pengolahan sampah berbasis energi listrik sebagai solusi berkelanjutan.

Komitmen terhadap energi bersih juga diperkuat melalui percepatan pembangunan pembangkit listrik ramah lingkungan serta pemanfaatan PLTS atap di berbagai sektor.

Tak kalah penting, pembangunan Bali sebagai pulau digital terus digenjot melalui penguatan infrastruktur teknologi, termasuk pengembangan Turyapada Tower yang diproyeksikan menjadi pusat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi baru di Bali Utara.

Seluruh langkah strategis ini, menurut Koster, merupakan implementasi nyata dari visi besar “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” yang menjadi arah pembangunan Bali secara menyeluruh.

Ia menegaskan bahwa tahun pertama kepemimpinannya menjadi fondasi krusial untuk memastikan Bali tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga tetap berakar pada nilai budaya dan kearifan lokal.

Dengan pendekatan tersebut, Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, pelestarian, dan keberlanjutan, demi masa depan Bali yang lebih kokoh dan bermartabat. mas/ama/*

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments