Denpasar, PancarPOS | Wilayah Kelurahan Serangan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar selama ini terbilang berhasil mempertahankan salah satu tradisi di Bali. Setiap tahun di Desa Adat Serangan digelar Tradisi “Memintar”. Tradisi ini dipercaya untuk menghadirkan hal yang baik kepada masyarakat dan lingkungan di Pulau Serangan. Upacara ini rutin digelar setiap tahunnya, agar Pulau Serangan tetap terlindungi dari hal yang negatif. Karena itu, tradisi ini merupakan tradisi penolak bala yang dilaksanakan setiap menjelang akhir tahun yang kali ini bertepatan dengan Tilem Kaenem, pada Selasa, 12 Desember 2023.

[democracy id=”3″]
Dalam pelaksanaan tradisi ini, semua palawatan Ida Bhatara mesolah dan keliling Desa Serangan sepanjang 7 kilometer. Ida Bhatara melancaran (keliling) di wilayah Serangan untuk menjaga keamanan wilayah dan masyarakat di sina. Oleh karena itu, PT BTID yang membawahi Kura Kura Bali mendukung kegiatan ini dengan membuka akses wilayah Kura Kura Bali. Perlu diketahui, tradisi ini bermula dari wabah muntaber yang pernah menyerang wilayah Serangan tahun 1950-an. Pada saat itu, di wilayah Serangan pernah kena wabah muntaber dan banyak warga yang meninggal dunia. Akhirnya desa adat melaksanakan ritual ini setiap tahunnya sebagai penolak bala.
[democracy id=”4″]
Selain itu, setiap Hari Purnama pelawatan Ida Bhatara berupa barong juga mesolah. Diharapkan melalui upaya yang dilakukan ini, baik sekala maupun niskala ini bisa menghindarkan masyarakat di Desa Serangan dari bahaya. Tak hanya bagi masyarakat Serangan tapi juga Denpasar, bahkan seluruh Bali. ama/ksm






