Menurutnya, penghargaan ini bisa diraih oleh Bank BPD Bali setelah melalui proses seleksi yang ketat. Uniknya, juga ada wawancara sebelum pandemi Covid-19 melanda oleh tim penilai dan ahli dari pihak independen. Tentunya, perusahaan atau badan usaha yang bisa lolos dalam Paritrana Award ini adalah yang ikut dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan. “Ini menjadi kado istimewa bagi Bank BPD Bali, apalagi kami terpilih dari sekian banyak perusahan bonafit di seluruh Indonesia,” tegasnya. Sudharma, seraya menjelaskan beberapa kriteria yang menjadi penilaian dalam Paritrana Award ini. Mulai dari aspek layanan administrasi, ketetapan laporan pemenuhan kewajiban, kepedulian sosial, termasuk di dalamnya mekanisme ke depan dalam hal kontribusi BPD Bali dalam sumbangsih membangun negeri.

Sudharma juga menyebutkan saat ini jumlah total karyawan BPD Bali di seluruh kantor totalnya 1.400 orang. Disebutkan gaji seluruh karyawan di atas UMK atau UMP. Sebagai bentuk kepedulian perusahaan pada karyawannya. Untuk itu, ia berharap penghargaan ini menjadi pemantik agar seluruh jajaran BPD Bali kian semangat dalam bekerja dan membangun Bali. Serta membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan dari perbankan. Ia melihat selain BPD Bali, ada beberapa nama yang juga mendapat penghargaan yakni Pelindo dan Yamaha. “Jadi kami terpilih dari sekitar 600an perusahaan besar yang ikut seleksi,” katanya. Bahkan BPD Bali,menjadi satu-satunya perbankan yang lolos dan mendapatkan penghargaan Paritrana Award ini di seluruh Indonesia.






