Minggu, April 5, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaNasionalBupati Adi Arnawa Turun Langsung Pimpin Aksi Bersih Pantai Jimbaran

Bupati Adi Arnawa Turun Langsung Pimpin Aksi Bersih Pantai Jimbaran

Badung, PancarPOS | Komitmen serius Pemerintah Kabupaten Badung dalam menangani persoalan sampah kembali ditunjukkan secara nyata. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa turun langsung memimpin aksi bersih sampah melalui kegiatan korve di Pantai Jimbaran, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Kamis (5/3/2026). Aksi ini tidak sekadar simbolik, melainkan menjadi bagian dari gerakan sistematis membangun budaya bersih di Bali, khususnya di kawasan destinasi pariwisata unggulan.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua TP PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa serta jajaran pemerintah pusat dan daerah, termasuk Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq dan Gubernur Bali I Wayan Koster.

Momentum ini semakin diperkuat dengan penyerahan bantuan alat pengolah sampah berupa mesin wood chipper dari Kementerian Lingkungan Hidup kepada Pemkab Badung. Bantuan ini menjadi bagian dari strategi percepatan penanganan sampah organik, khususnya limbah ranting dan pohon yang selama ini menjadi salah satu persoalan serius di kawasan pesisir.

Dalam sambutannya, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa persoalan sampah di Bali harus segera ditangani secara kolaboratif antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menyoroti bahwa sekitar 60 persen sampah di Bali merupakan sampah organik yang sejatinya dapat diselesaikan langsung dari sumbernya.

Menurutnya, kunci utama penyelesaian persoalan sampah terletak pada perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah tangga. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mulai disiplin melakukan pemilahan sampah, sehingga beban pengolahan di hilir dapat berkurang secara signifikan.

Lebih jauh, ia juga mengakui bahwa sampah kiriman dari laut masih menjadi persoalan yang belum sepenuhnya mampu diatasi oleh pemerintah pusat. Oleh karena itu, bantuan alat seperti wood chipper diharapkan dapat menjadi stimulus sekaligus solusi konkret dalam mengelola sampah organik di daerah.

“Sampah Bali, 60 persen adalah organik. Ini seharusnya bisa selesai di sumber. Mari kita mulai dari rumah tangga. Kami juga menyampaikan permohonan maaf karena sampah kiriman dari laut masih menjadi tanggung jawab kami yang belum sepenuhnya tertangani. Bantuan alat ini adalah bagian dari kolaborasi untuk mempercepat penanganan,” ujar Hanif.

Sementara itu, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan bahwa aksi bersih ini merupakan bentuk nyata komitmen daerah dalam menjalankan arahan Presiden RI terkait pengelolaan sampah secara terpadu dan berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa sebagai daerah yang bertumpu pada sektor pariwisata, kebersihan bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban mutlak. Oleh karena itu, budaya bersih harus ditanamkan secara konsisten, mulai dari pemerintah hingga masyarakat.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri atas dukungan yang diberikan kepada Badung. Bantuan wood chipper ini sangat penting untuk mempercepat penguraian sampah, khususnya sampah kiriman berupa pohon dan ranting,” tegas Adi Arnawa.

Lebih lanjut, ia juga langsung menginstruksikan Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Badung untuk menambah jumlah mesin wood chipper guna mempercepat proses penanganan sampah di lapangan. Langkah ini menunjukkan keseriusan Pemkab Badung dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan responsif.

Kegiatan korve ini tidak hanya melibatkan jajaran pemerintah, tetapi juga berbagai elemen masyarakat, mulai dari TNI/Polri, organisasi kemasyarakatan, hingga pelajar SD dan SMP di sekitar Jimbaran. Keterlibatan lintas sektor ini menjadi simbol kuat bahwa persoalan sampah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.

Selain mengikuti aksi bersih di Pantai Jimbaran, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq juga melakukan kunjungan kerja ke Desa Bongkasa Pertiwi serta TPS 3R Pudak Mesari di Desa Darmasaba. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung implementasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Bali.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari evaluasi nasional terhadap efektivitas sistem pengelolaan sampah di daerah, khususnya dalam mendukung target pengurangan sampah nasional.

Aksi bersih di Pantai Jimbaran ini menjadi pesan tegas bahwa Bali tidak bisa lagi menunda penanganan sampah. Dengan kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan aktif masyarakat, harapan untuk mewujudkan Bali yang bersih, hijau, dan berkelanjutan bukan sekadar wacana, tetapi sebuah keniscayaan yang sedang diperjuangkan bersama. mas/ama/*

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments