Sabtu, April 18, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaNasionalWagub Giri Prasta Dampingi Kepala Staf Kepresidenan RI Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat

Wagub Giri Prasta Dampingi Kepala Staf Kepresidenan RI Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat

Karangasem, PancarPOS | Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, mendampingi Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Muhammad Qodari, dalam peninjauan pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Bali yang berlokasi di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Senin (6/4/2026).

Program strategis nasional tersebut saat ini mencatat progres realisasi pembangunan sebesar 19,41 persen berdasarkan laporan minggu ke-15 pelaksanaan proyek yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025–2026 dengan nilai kontrak mencapai Rp255,5 miliar.

Dalam peninjauan tersebut, Kepala Staf Kepresidenan RI Muhammad Qodari menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat harus mengedepankan kualitas, fungsi, dan estetika secara seimbang.

“Bangunan ini harus memiliki kekuatan, memberikan fungsi, dan estetika. Jadi, ketiga variabel tersebut harus dijalankan dengan baik,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya percepatan penyelesaian proyek agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Bali, terutama bagi kelompok masyarakat kurang mampu.

Qodari menjelaskan bahwa kunjungannya ke lapangan bertujuan untuk memastikan langsung implementasi program prioritas pemerintah pusat, termasuk sinkronisasi data penerima manfaat pendidikan afirmasi dari kelompok desil 1 (sangat miskin) dan desil 2 (miskin).

Ia juga menyinggung adanya sejumlah isu teknis di lapangan, termasuk skema pengelolaan sekolah berasrama serta kesiapan siswa dan orang tua dalam sistem pendidikan berbasis asrama. Seluruh masukan tersebut, menurutnya, akan dibawa ke kementerian terkait untuk dicarikan solusi terbaik.

“Kami akan menyampaikan seluruh masukan ini ke kementerian agar ada kebijakan yang tepat dan tidak memberatkan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga meminta dukungan pemerintah daerah, termasuk Gubernur, Wakil Gubernur, serta bupati/wali kota di Bali untuk melakukan pendataan calon siswa yang memenuhi kriteria program Sekolah Rakyat, khususnya dari keluarga tidak mampu.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat sangat penting dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di Bali, khususnya di Kabupaten Karangasem.

Menurutnya, fasilitas yang disiapkan dalam program ini sudah sangat memadai, termasuk sarana digital seperti laptop dan akses internet yang akan menunjang proses pembelajaran modern.

“Program ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Sarana dan prasarana juga sangat lengkap. Ini harus dikomunikasikan dengan baik kepada orang tua dan siswa agar berjalan optimal,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa program ini harus benar-benar tepat sasaran dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan kualitas pendidikan.

Selain itu, aspirasi masyarakat Desa Tulamben yang menginginkan keterlibatan tenaga kerja lokal dalam operasional Sekolah Rakyat juga mendapat perhatian. Pemerintah akan mengkaji kemungkinan pelibatan masyarakat setempat sesuai kualifikasi yang dibutuhkan.

Sebelumnya, pihak Kementerian PUPR melalui Direktur Infrastruktur Dukungan Pendidikan, Jonny, melaporkan bahwa progres pembangunan hingga minggu ke-15 baru mencapai 19,41 persen.

Pembangunan Sekolah Rakyat di Karangasem ini mencakup berbagai fasilitas terpadu, mulai dari gedung SD, SMP, SMA, asrama putra dan putri, rumah guru, kantin, gedung ibadah, pura, gedung serbaguna, fasilitas pendukung, hingga kawasan penunjang lainnya yang dirancang sebagai lingkungan pendidikan berasrama terpadu. mas/ama/*

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img