Badung, PancarPOS | Urat nadi pariwisata di Bali dan Badung tampak membaik. Belajar dari Pandemi Covid-19, diperlukan suatu strategi inovatif terutama pengelolaan pasar wisatawan domestik yang terbukti mampu menyelamatkan kondisi pariwisata. Strategi pengembangan pasar domestik di Badung harus didukung perencanaan, penganggaran dan ekseskusi – finalisasi yang terarah.

Untuk itu, Dinas Pariwisata Kabupaten Badung bekerjasama dengan PUPAR LPPM Universitas Udayana (Unud) menggelar FGD pasar domestik sebagai rangkaian kajian pemasaran kabupaten Badung pasca Pandemi, Jumat (22/7/2022) di Ruang Sapta Pesona, Dinas Pariwisata, Puspem Kabupaten Badung.
Dalam FGD terungkap peran pasar domestik tidak dapat dikesampingkan karena sangat membantu di masa pandemi lalu, ketika kunjungan Wisman zero. Harus dipikirkan dan disepakakati produk wisata di Badung, sehingga strategi pasar domestik dapat di fokuskan secara terintegrasi dan tepat.

Hadir pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Badung I Nyoman Rudiarta, S.STP., M.M., Ketua BPPD Badung yang juga Ketua PHRI Badung I Gusti Ngurah Suryawijaya, para peserta FGD dari perwakilan komponen industri pariwisata di kabupaten Badung dan OPD terkait di kabupaten Badung.
Dari Tim Peneliti Pusat Unggulan Pariwisata (PUPAR LPPM) Universitas Udayana antara lain Dr. Ida Bagus Pujastawa, M.A., Dr. Nyoman Ariana, M.Par., Made Sukana, M.Par. MBA., I Gusti Bagus Arya Yudiastina, S.TP., Wayan Agung Panca, S ST.Par. dan IGAO. Mahagangga tim/ama
Sumber: www.unud.ac.id






